Jadwal Padat Wasit Ko Hyungjin Bikin Fabio Lefundes Kebingungan

Table of Contents

Ko Hyungjin Memimpin Persita Vs Borneo FC dan Persib Vs Persija, Fabio Lefundes Bingung


RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Bola.com, Jakarta – BRI Super League 2025/2026 kembali menyuguhkan dinamika menarik, bukan hanya dari sisi pertandingan tetapi juga dari penugasan perangkat pertandingan. Wasit asal Korea Selatan, Ko Hyungjin, menjadi sorotan utama setelah mendapatkan jadwal yang sangat padat dalam waktu berdekatan.

Ia dijadwalkan memimpin dua laga krusial dalam rentang waktu yang sangat singkat, memicu beragam komentar dari pihak-pihak terkait. Situasi ini tentu saja menimbulkan pertanyaan mengenai standar penugasan wasit di liga domestik.

Jadwal Padat Sang Pengadil Lapangan

Ko Hyungjin diketahui telah memimpin pertandingan antara Persita Tangerang melawan Borneo FC Samarinda di Indomilk Arena pada Jumat (9/1/2026). Laga tersebut merupakan bagian dari lanjutan kompetisi BRI Super League yang selalu menyajikan tensi tinggi.

Namun, yang lebih mengejutkan adalah penugasan dirinya untuk pertandingan raksasa Indonesia, Persib Bandung melawan Persija Jakarta. Duel klasik ini akan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Bandung, pada Minggu (11/1/2026).

Ini berarti Ko Hyungjin hanya memiliki waktu istirahat satu hari penuh di antara kedua pertandingan tersebut. Sebuah jadwal yang sangat ketat dan jarang terjadi di level profesional sepak bola.

Reaksi Fabio Lefundes: Sebuah Kejanggalan

Penugasan jadwal wasit yang begitu mepet ini sontak memicu kebingungan, terutama dari kubu Borneo FC Samarinda. Pelatih mereka, Fabio Lefundes, secara terbuka menyampaikan keheranannya dalam sesi konferensi pers usai laga di Indomilk Arena.

Lefundes menyebut situasi ini sebagai sesuatu yang aneh, mengingat betapa padatnya jadwal tersebut untuk seorang wasit. Ia bahkan membandingkan kejadian ini dengan standar di turnamen sekelas Piala Dunia, yang menurutnya tidak pernah memberlakukan jadwal sepadat itu untuk wasit.

“Ini sesuatu yang aneh juga hari ini dia memimpin laga kami tapi Minggu dia memimpin Persib Vs Persija. Di Piala Dunia pun tidak pernah terjadi seperti ini,” ungkap Fabio Lefundes dengan nada heran. Pernyataan ini menunjukkan keprihatinannya terhadap kondisi yang ada.

Koneksi Fabio Lefundes dengan Ko Hyungjin

Menariknya, Fabio Lefundes bukanlah sosok asing bagi Ko Hyungjin, dan sebaliknya. Pelatih asal Brasil ini memiliki rekam jejak yang panjang di kancah sepak bola Korea Selatan, tempat asal sang wasit.

Lefundes pernah menghabiskan waktu bertahun-tahun berkarier di Negeri Ginseng, termasuk menjadi bagian dari staf pelatih klub raksasa Jeonbuk Hyundai Motors. Ia menjadi bagian dari Jeonbuk dalam dua periode berbeda, yakni pada musim 2011-2012 dan kembali pada 2013-2017.

Baca Juga: Luciano Guaycochea: Persib Tim Besar Siap Taklukkan Lion City di AFC Cup 2

Pengalaman panjang tersebut membuatnya sangat akrab dengan sepak bola Korea, termasuk gaya kepemimpinan wasit-wasit di sana. “Wasit ini pernah memimpin pertandingan saya juga waktu di Korea saya tahu bagaimana cara dia memimpin,” jelas Lefundes, menunjukkan bahwa ia memiliki pemahaman mendalam tentang karakter Ko Hyungjin.

Implikasi pada Perebutan Juara Paruh Musim BRI Super League

Pertandingan antara Persib Bandung dan Persija Jakarta sendiri memiliki bobot yang sangat besar dalam konteks perebutan posisi juara paruh musim BRI Super League 2025/2026. Laga ini kerap disebut sebagai El Clasico-nya Indonesia, selalu menyedot perhatian besar.

Hasil dari duel ini berpotensi besar untuk menggusur Borneo FC Samarinda dari puncak klasemen sementara. Saat ini, Borneo FC berada di posisi strategis, namun ancaman datang dari berbagai arah.

Selain Persib dan Persija, Malut United juga memiliki peluang mengejutkan untuk naik ke puncak klasemen. Syaratnya, mereka harus berhasil meraih kemenangan di kandang Persebaya pada Sabtu (10/1/2026).

Sebuah skenario menarik lainnya adalah jika laga Persib kontra Persija berakhir tanpa pemenang. Hasil imbang akan membuat persaingan di puncak klasemen semakin ketat dan tidak terduga, membuka kesempatan bagi tim lain untuk menyodok.

Tantangan dan Standar Penugasan Wasit

Penugasan wasit dengan jadwal yang begitu rapat seperti ini tentu menimbulkan pertanyaan serius mengenai standar pengelolaan liga. Kelelahan fisik dan mental wasit dapat memengaruhi kualitas pengambilan keputusan di lapangan.

Di level sepak bola profesional dan internasional, wasit biasanya diberikan waktu istirahat yang cukup untuk memulihkan diri. Hal ini bertujuan untuk memastikan objektivitas dan performa maksimal saat memimpin pertandingan penting.

Pernyataan Fabio Lefundes yang membandingkannya dengan Piala Dunia menyoroti perbedaan standar yang mungkin diterapkan. Kualitas wasit adalah salah satu elemen krusial dalam menjaga integritas dan sportivitas sebuah kompetisi.

Bagi Ko Hyungjin sendiri, ini akan menjadi ujian berat untuk menjaga konsistensi dan fokusnya di dua pertandingan berintensitas tinggi. Bagaimana manajemen BRI Super League mempertimbangkan faktor-faktor ini akan selalu menjadi perdebatan menarik.

Meskipun demikian, harapan tetap ada agar wasit Ko Hyungjin dapat menjalankan tugasnya dengan profesionalisme tinggi. Semoga pertandingan-pertandingan krusial ini dapat berjalan lancar tanpa kontroversi yang tidak perlu.

Baca Juga

Loading...