Inter Milan Siap Lepas Davide Frattesi ke Galatasaray: Satu Syarat Krusial

Table of Contents

Report – Inter Milan To Sanction Italy Star’s Transfer To Galatasaray On One Condition


RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Raksasa Serie A, Inter Milan, dilaporkan telah membuka pintu untuk melepas gelandang yang kurang mendapatkan menit bermain, Davide Frattesi, ke klub top Turki, Galatasaray. Namun, potensi kesepakatan transfer yang dinanti-nanti ini hanya akan terwujud jika satu kondisi fundamental yang diajukan oleh Nerazzurri dapat dipenuhi oleh pihak pembeli.

Menurut laporan eksklusif dari Corriere dello Sport yang kemudian diulang oleh FCInter1908, klub asal Turki tersebut wajib memenuhi tuntutan finansial Inter Milan untuk berhasil merampungkan kepindahan ini. Masa depan Frattesi di Stadio San Siro tampaknya semakin tidak pasti, memicu spekulasi intens di jendela transfer yang sedang berlangsung.

Situasi Davide Frattesi di Inter Milan

Davide Frattesi, yang saat ini berusia 26 tahun dan merupakan bintang tim nasional Italia, dipastikan tidak akan masuk dalam skuad Nerazzurri untuk pertandingan Serie A malam ini melawan Parma. Ketidakhadirannya bukan tanpa alasan, melainkan karena ia sedang berjuang mengatasi cedera minor pada otot adduktornya.

Masalah cedera ini secara langsung memaksa pelatih Cristian Chivu untuk mencoretnya dari daftar pemain yang akan berlaga, menambah daftar panjang tantangan yang dihadapi Frattesi musim ini. Kondisi ini semakin menggarisbawahi statusnya yang terpinggirkan, di mana ia kesulitan mendapatkan tempat reguler di lini tengah yang kompetitif.

Sepanjang musim berjalan, Frattesi memang seringkali hanya menjadi pilihan kedua atau bahkan ketiga di lini tengah Inter, dengan catatan yang kurang memuaskan yaitu hanya mencatatkan satu kali penampilan sebagai starter di Serie A. Minimnya waktu bermain ini jelas menimbulkan frustrasi yang mendalam bagi seorang pemain dengan ambisi besar seperti dirinya.

Oleh karena itu, Frattesi sangat bertekad untuk segera mengembalikan performa dan mengamankan kembali jalannya karier sepak bolanya yang cemerlang, yang kemungkinan besar hanya bisa dicapai melalui kepindahan ke klub lain. Keinginan kuatnya untuk mencari tantangan baru telah menjadi faktor pendorong utama di balik pergerakan di bursa transfer kali ini.

Minat Serius dari Galatasaray

Di tengah ketidakpastian posisinya di Inter, Galatasaray dilaporkan tengah secara aktif menyusun tawaran formal dan konkret untuk mendapatkan jasa mantan bintang Sassuolo tersebut. Klub raksasa Turki ini memandang Frattesi sebagai tambahan yang sangat berharga untuk memperkuat kedalaman dan kualitas skuad mereka, terutama di paruh kedua musim.

Ambisi Galatasaray untuk membuka negosiasi langsung dengan Inter Milan semakin menguat setelah mereka menyadari keinginan kuat Frattesi untuk mencari kesempatan bermain lebih banyak dan tantangan baru. Mereka berupaya keras untuk merekrut gelandang berkualitas tinggi yang mampu memberikan dampak positif dan instan bagi tim.

Detail Negosiasi dan Tuntutan Finansial Krusial

Meskipun Frattesi sedang 'terpinggirkan', Inter Milan menegaskan bahwa mereka tidak akan menjual gelandang mereka ini dengan harga kurang dari €35 juta. Angka ini mencerminkan valuasi tinggi Nerazzurri terhadap kualitas, potensi, dan nilai pasar Frattesi, terlepas dari minimnya waktu bermain yang ia dapatkan baru-baru ini.

Baca Juga: Resmi: AC Milan Konfirmasi Transfer Permanen Yacine Adli ke Al-Shabab

Di sisi lain, Galatasaray telah menyiapkan proposal yang memiliki struktur sedikit berbeda untuk mengamankan tanda tangan Frattesi. Mereka siap menawarkan €5 juta sebagai biaya untuk kesepakatan pinjaman jangka pendek, yang akan diikuti dengan opsi pembelian permanen sebesar €30 juta di akhir masa pinjaman.

Model tawaran ini menunjukkan strategi finansial Galatasaray untuk mengamankan pemain dengan risiko awal yang lebih rendah, sembari mengevaluasi performa Frattesi dalam lingkungan baru. Namun, Inter Milan memiliki pandangan yang cukup tegas dan berbeda mengenai struktur kesepakatan pinjaman semacam ini.

Nerazzurri hanya akan menyetujui kesepakatan pinjaman jika mereka berhasil menyertakan klausul pembelian wajib di dalamnya. Klausul ini akan menjamin bahwa Frattesi akan secara otomatis dibeli secara permanen oleh Galatasaray setelah periode pinjaman berakhir, terlepas dari bagaimana performanya atau kondisi lainnya, memberikan kepastian finansial bagi Inter.

Perbedaan mendasar antara opsi pembelian dan pembelian wajib ini menjadi inti dari negosiasi. Inter menginginkan jaminan penjualan penuh, sementara Galatasaray mencoba meminimalisir komitmen finansial jangka panjang mereka di awal transfer.

Dampak Potensial bagi Inter, Frattesi, dan Bursa Transfer

Bagi Inter Milan, penjualan Frattesi dengan harga yang sesuai tuntutan akan memberikan suntikan dana segar yang signifikan, yang dapat digunakan untuk kebutuhan transfer pemain lain atau untuk menstabilkan kondisi keuangan klub. Melepas pemain yang kurang dimanfaatkan secara optimal juga bisa mengurangi beban gaji tim, memberikan fleksibilitas lebih.

Sementara itu, bagi Davide Frattesi sendiri, kepindahan ke Galatasaray berpotensi besar untuk membuka lembaran baru yang lebih cerah dalam karier sepak bolanya. Ia akan mendapatkan kesempatan bermain reguler yang sangat dibutuhkan untuk kembali ke performa terbaiknya, bahkan mungkin mengamankan kembali posisinya di tim nasional Italia asuhan Roberto Mancini.

Sebagai kilas balik penting, Davide Frattesi pernah terlihat menunjukkan performa gemilang dalam pertandingan krusial. Pada tanggal 05 November 2025, ia terlihat mengontrol bola dengan tenang saat membela FC Internazionale melawan FC Kairat Almaty di fase grup UEFA Champions League 2025/26 yang berlangsung di Stadio San Siro, Milan, Italia, sebuah momen yang diabadikan oleh fotografer ternama Marco Luzzani dari Getty Images.

Proses negosiasi antara Inter Milan dan Galatasaray diperkirakan akan berlangsung sangat sengit dan krusial dalam beberapa hari ke depan. Kedua belah pihak memiliki kepentingan yang jelas dan ambisi yang tinggi, dan mencapai titik temu akan sangat bergantung pada kemauan untuk berkompromi, terutama terkait klausul pembelian wajib yang diajukan Inter sebagai syarat mutlak.

Keputusan akhir dalam saga transfer ini tidak hanya akan mempengaruhi masa depan seorang pemain berbakat, tetapi juga strategi transfer kedua klub di masa depan. Penggemar sepak bola di seluruh dunia, khususnya pendukung Inter dan Galatasaray, akan menantikan perkembangan selanjutnya dengan penuh harap dan cemas.

Baca Juga

Loading...