DPUTR Cirebon Prioritaskan Perbaikan Jalan Pelosok, Tingkatkan Aksesibilitas Warga

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Pemerintah Kota Cirebon melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPUTR) Provinsi Jawa Barat telah menetapkan prioritas strategis untuk perbaikan infrastruktur jalan. Fokus utama akan diberikan pada sejumlah titik pelosok di daerah tersebut, dengan target penyelesaian bertahap hingga tahun 2026.
Langkah ini diambil guna secara signifikan meningkatkan aksesibilitas serta menjamin keselamatan warga yang selama ini mungkin kurang terlayani. Komitmen ini menunjukkan upaya serius pemerintah daerah dalam meratakan pembangunan infrastruktur.
Prioritas Utama: Kampung Kalilunyu dan Metode Betonisasi
Kepala DPUTR Kota Cirebon, Rachman Hidayat, pada Rabu lalu di Cirebon, secara spesifik menyebutkan salah satu ruas jalan yang menjadi perhatian utama. Ruas jalan ini berlokasi di Kampung Kalilunyu, bagian dari Kelurahan Argasunya, yang akan segera direalisasikan perbaikannya.
Ia menegaskan bahwa perbaikan untuk ruas jalan tersebut direncanakan akan dimulai pada tahun sekarang (2024). Penggunaan metode betonisasi dipilih karena keunggulannya dalam memberikan kekuatan serta daya tahan yang lebih optimal, memastikan infrastruktur jalan dapat berfungsi lebih lama.
Mengatasi Kesenjangan Infrastruktur di Wilayah Pelosok
Penanganan infrastruktur jalan di wilayah pelosok menjadi fokus utama DPUTR karena kondisi jalan di area ini relatif tertinggal. Perbandingannya jelas menunjukkan bahwa kualitas dan cakupan jalan di pinggiran kota masih jauh di bawah standar kawasan pusat kota.
Kesenjangan ini tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berpotensi memperlambat roda perekonomian lokal. Dengan memperbaiki jalan di area ini, diharapkan aktivitas ekonomi dan sosial dapat berjalan lebih lancar dan aman bagi seluruh masyarakat.
Tantangan Anggaran dan Upaya Penggalangan Dana
Selain fokus pada Argasunya, Rachman Hidayat juga mengungkapkan target ambisius DPUTR Kota Cirebon untuk menangani sekitar 40 ruas jalan di berbagai wilayah pada tahun ini. Namun, realisasi penuh target tersebut menghadapi kendala yang cukup signifikan.
Baca Juga: 5 Destinasi Wisata Ramah Anak di Cirebon: Edukatif & Menyenangkan
Keterbatasan anggaran daerah menjadi tantangan utama, sehingga DPUTR memperkirakan hanya sekitar 10 ruas jalan yang dapat diperbaiki dengan mengandalkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Cirebon. Angka ini mencerminkan kebutuhan yang besar berbanding dengan kapasitas fiskal yang ada.
Meskipun demikian, DPUTR tidak menyerah begitu saja terhadap keterbatasan anggaran lokal. Rachman Hidayat memastikan bahwa pihaknya akan secara aktif mengupayakan dukungan pendanaan tambahan dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat serta pemerintah pusat.
Langkah strategis ini ditempuh untuk memastikan bahwa program perbaikan jalan, khususnya di wilayah pelosok, tetap dapat terwujud. Dukungan dari berbagai level pemerintahan sangat krusial dalam mewujudkan pemerataan infrastruktur yang berkelanjutan.
Manfaat Jangka Panjang untuk Warga Cirebon
Perbaikan jalan di wilayah pelosok ini diharapkan akan membawa dampak positif yang luas bagi masyarakat. Peningkatan aksesibilitas akan mempermudah warga dalam melakukan aktivitas sehari-hari, seperti bekerja, sekolah, atau mengakses layanan kesehatan.
Selain itu, jalan yang mulus dan kuat juga akan meningkatkan keselamatan pengguna jalan, mengurangi risiko kecelakaan, serta memangkas waktu tempuh. Hal ini pada gilirannya dapat mendorong pertumbuhan ekonomi lokal dengan mempermudah distribusi barang dan jasa.
Komitmen DPUTR untuk Realisasi Bertahap hingga 2026
DPUTR Kota Cirebon berkomitmen penuh untuk merealisasikan perbaikan jalan-jalan prioritas, terutama di wilayah pelosok, secara bertahap hingga tahun 2026. Ini adalah bagian dari visi pembangunan jangka menengah yang ingin memastikan seluruh warga memiliki akses infrastruktur yang layak.
Upaya kolaboratif antara pemerintah daerah, provinsi, dan pusat menjadi kunci keberhasilan program ini. Dengan sinergi yang kuat, diharapkan infrastruktur jalan di Kota Cirebon dapat semakin merata dan mendukung kesejahteraan masyarakat secara keseluruhan.