Dicky Mahardika Pimpin Pembinaan PAUD Dikmas Kuningan: Visi Pendidikan Berkualitas

Table of Contents

Dicky Mahardika Pimpin Pembinaan PAUD dan Dikmas di Disdikbud Kuningan - Kuningan Online


RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - KUNINGAN ONLINE – Dinamika birokrasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kuningan kembali bergeliat dengan pelantikan sejumlah pejabat baru. Pada Selasa, 6 Januari 2026, Bupati Kuningan Dian Rachmat Yanuar secara resmi melantik 150 pejabat di area Kebun Raya Kuningan (KRK).

Langkah ini diambil sebagai bagian dari upaya pemerintah daerah untuk terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) dan efektivitas kinerja aparatur sipil negara. Salah satu sosok yang mendapat amanah strategis dalam rotasi jabatan kali ini adalah Dicky Mahardika, S.E., M.Si.

Amanah Baru di Lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan

Dicky Mahardika kini resmi menjabat sebagai Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) dan Pendidikan Masyarakat (Dikmas) pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan. Jabatan ini menempatkannya pada posisi kunci untuk mengembangkan sektor pendidikan nonformal dan usia dini yang fundamental bagi masyarakat.

Birokrat kelahiran Kuningan, 29 Juni 1986 ini, dikenal luas karena memiliki rekam jejak pengalaman yang kaya dan lintas sektor di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Kuningan. Pengalaman tersebut menjadikannya figur yang tepat untuk mengemban amanah dalam memperkuat layanan pendidikan yang menyentuh langsung sendi-sendi kehidupan masyarakat.

Rekam Jejak Profesional dan Akademik

Sebelum menduduki posisi saat ini, Dicky Mahardika telah menorehkan jejak karier yang beragam dan signifikan. Ia pernah menjabat sebagai Kepala Sub Bidang Data dan Evaluasi di Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Kuningan, yang memberinya pemahaman mendalam tentang perencanaan strategis dan analisis data.

Selain itu, Dicky juga pernah dipercaya sebagai Kepala Bidang Perencanaan, Pelayanan dan Pengendalian pada Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Kabupaten Kuningan. Latar belakang ini membekalinya dengan keahlian manajerial dan pengelolaan program yang berbasis perencanaan serta evaluasi berkelanjutan, sangat relevan untuk tugas barunya di PAUD dan Dikmas.

Dari sisi akademik, Dicky menunjukkan kombinasi keilmuan yang kuat. Ia merupakan lulusan S1 Bisnis Manajemen dari Universitas Widyatama Bandung dan melanjutkan studi S2 Ilmu Pemerintahan di Universitas 17 Agustus 1945 Cirebon, dengan pangkat Penata Tingkat I (III/d).

Kombinasi keilmuan antara manajemen bisnis dan ilmu pemerintahan ini memberinya landasan kuat dalam merumuskan pendekatan kebijakan yang berbasis kinerja dan pelayanan publik yang efektif. Pengetahuan ini sangat berharga dalam mengelola program pendidikan yang berorientasi pada hasil dan manfaat langsung bagi masyarakat.

Visi dan Komitmen untuk Pendidikan yang Inklusif

Dalam keterangannya kepada KuninganOnline.com pada Rabu, 7 Januari 2026, Dicky Mahardika menegaskan bahwa PAUD dan pendidikan masyarakat memegang peran fundamental. Kedua sektor ini krusial dalam membentuk karakter dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia sejak dini, menjadi fondasi utama pembangunan daerah.

Baca Juga: Ucapan Hari Ibu dari Anak TK: Penuh Kasih, Sederhana, dan Menyentuh Hati

“Pendidikan anak usia dini dan pendidikan masyarakat adalah fondasi utama pembangunan. Jika pondasinya kuat, maka kualitas generasi ke depan akan semakin baik,” ujar Dicky dengan keyakinan. Ia menekankan bahwa pembinaan PAUD dan Dikmas harus dilakukan secara terencana, kolaboratif, dan berkelanjutan untuk mencapai dampak maksimal.

Dicky juga menggarisbawahi pentingnya sinergi antara berbagai pihak untuk menciptakan ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkualitas. Menurutnya, pemerintah daerah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan penuh dari pendidik, organisasi masyarakat, dan terutama orang tua.

“Kami tidak bisa bekerja sendiri. Perlu dukungan semua pihak, mulai dari pendidik, pengelola lembaga PAUD, tokoh masyarakat, hingga orang tua, agar layanan pendidikan benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” tambahnya. Ini menunjukkan pendekatan yang holistik dan partisipatif dalam kepemimpinannya.

Aktivitas Sosial dan Keluarga

Selain menjalankan tugas sebagai seorang Aparatur Sipil Negara (ASN), Dicky Mahardika juga aktif di berbagai organisasi kepemudaan dan olahraga. Keterlibatannya ini menunjukkan dedikasi yang luas terhadap kemajuan masyarakat di luar lingkup pekerjaan formalnya.

Ia menjabat sebagai Ketua Harian Cabor Kickboxing Indonesia Kabupaten Kuningan, Sekretaris Jenderal Siliwangi Fighting Camp Kodim 0615 Kuningan, Bendahara II GP Ansor Kabupaten Kuningan, serta Kepala Bidang Humas Satkorcab Banser Kabupaten Kuningan. Keaktifannya di berbagai organisasi ini mencerminkan jiwa kepemimpinan dan kepedulian sosial yang tinggi.

Dalam kehidupan keluarga, Dicky didampingi oleh istrinya, Ditarani Esafia, A.Md.Kep, yang selalu memberikan dukungan penuh. Pasangan ini dikaruniai tiga orang anak yang menjadi inspirasi, yaitu Dhia Rifani Azhaar, Jeehan Azarine, dan Cintami Paradina.

Harapan untuk Masa Depan Pendidikan Kuningan

Menutup keterangannya, Dicky Mahardika menyampaikan harapannya agar pembinaan PAUD dan Dikmas di Kabupaten Kuningan ke depan dapat semakin merata dan berkualitas. Ia memiliki visi besar untuk memastikan bahwa setiap warga Kuningan memiliki akses yang sama terhadap pendidikan.

“Harapan kami, seluruh anak usia dini dan masyarakat Kuningan, tanpa terkecuali, mendapatkan akses pendidikan yang layak dan bermutu sebagai bekal masa depan,” pungkasnya. Komitmen ini menunjukkan dedikasinya untuk membangun generasi Kuningan yang cerdas dan berdaya saing melalui pendidikan yang kuat dari usia dini hingga dewasa. (OM)

Baca Juga

Loading...