Derby D'Indonesia: Dua Pahlawan Kemenangan Persib Musim Lalu Tak Lagi Berseragam Maung Bandung

Table of Contents

BRI Super League: 2 Pencetak Gol Kemenangan Persib atas Persija Musim Lalu Sudah Tak Lagi Membela Maung Bandung


RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Persib Bandung bersiap untuk menghadapi salah satu pertandingan paling ditunggu di kancah sepak bola nasional, Derby D'Indonesia, melawan rival abadi mereka, Persija Jakarta. Pertandingan sarat gengsi pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026 ini dijadwalkan akan berlangsung di markas Maung Bandung, Stadion Gelora Bandung Lautan Api, pada hari Minggu, 11 Januari 2026, sore WIB.

Laga klasik ini tidak hanya mempertaruhkan tiga poin berharga, tetapi juga gengsi, kehormatan, dan posisi di papan atas klasemen, sehingga setiap detail kecil akan sangat krusial dalam menentukan arah persaingan musim ini. Atmosfer persaingan yang panas dan antusiasme tinggi dari para suporter sudah mulai terasa, jauh sebelum peluit kick-off dibunyikan.

Kenangan Manis Kemenangan Musim Lalu yang Penuh Perubahan

Penggemar Persib Bandung tentu masih teringat jelas kemenangan impresif 2-0 atas Persija Jakarta pada BRI Liga 1 2024/2025 lalu. Momen bersejarah tersebut terjadi di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung, pada tanggal 23 September 2024, di mana Maung Bandung berhasil mendominasi pertandingan.

Namun, ada sebuah ironi menarik yang menyelimuti kemenangan tersebut; dua pahlawan yang mencetak gol krusial pada laga itu kini sudah tak lagi menjadi bagian dari skuad Persib di musim BRI Super League 2025/2026 ini, menandai era baru bagi tim.

Dimas Drajad dan Ryan Kurnia: Pahlawan yang Telah Berpindah Pelabuhan

Dua nama yang menjadi sorotan adalah penyerang cepat Dimas Drajad dan winger lincah Ryan Kurnia, yang kontribusinya sangat vital dalam meruntuhkan pertahanan Macan Kemayoran. Kepergian mereka meninggalkan jejak gol yang sulit dilupakan oleh Bobotoh.

Dimas Drajad adalah sosok pertama yang memecah kebuntuan, mencetak gol pembuka pada menit ke-38 melalui tendangan voli indah yang tidak mampu dibendung kiper lawan. Gol tersebut bukan hanya sekadar angka, melainkan pelecut semangat bagi seluruh punggawa Persib.

Berselang kemudian, Ryan Kurnia memperlebar keunggulan Persib dengan golnya di menit ke-83, yang secara efektif mengunci kemenangan dan mengubur harapan Persija untuk bangkit. Mereka berdua menjadi bintang di pertandingan tersebut, mengukir namanya dalam sejarah rivalitas.

Namun, roda transfer terus berputar; kini Ryan Kurnia telah melanjutkan karirnya bersama Bhayangkara FC, sebuah langkah yang mengejutkan banyak pihak. Sementara itu, Dimas Drajad dipinjamkan Persib Bandung ke Malut United, mencari pengalaman dan menit bermain lebih banyak di luar kota kembang.

Tantangan dan Harapan Baru bagi Maung Bandung

Absennya Dimas Drajad dan Ryan Kurnia tentu menghadirkan tantangan baru bagi tim pelatih Persib Bandung. Mereka harus menemukan formula baru untuk meracik lini serang yang tetap tajam dan produktif, mengingat pentingnya setiap gol dalam persaingan ketat liga.

Ini juga menjadi kesempatan bagi pemain-pemain lain untuk membuktikan kualitas mereka dan mengambil peran sebagai mesin gol tim, menunjukkan kedalaman skuad Maung Bandung yang selalu siap bersaing di level tertinggi sepak bola Indonesia.

Gelandang andalan Persib, Luciano Guaycochea, telah menegaskan tekad bulat tim untuk meraih tiga poin penuh di kandang sendiri saat menghadapi Persija. Baginya, kemenangan ini adalah harga mati untuk menjaga momentum tim dalam persaingan gelar.

Baca Juga: Persib Bandung vs Selangor FC: Klok Minta Dukungan Penuh Bobotoh di GBLA

Guaycochea juga menekankan betapa krusialnya dukungan penuh dari Bobotoh yang memadati Stadion Gelora Bandung Lautan Api, meyakini bahwa riuh rendah suporter dapat menjadi energi tambahan yang mengobarkan semangat juang para pemain di lapangan.

Pemain Kunci Potensial dari Kedua Kubu

Pertemuan kali ini diprediksi akan menampilkan banyak wajah baru dari kedua belah pihak, mengingat adanya pergerakan signifikan di bursa transfer. Dinamika ini membuka peluang lebar bagi munculnya pahlawan tak terduga yang siap mencetak sejarah.

Di kubu Persib Bandung, sorotan tertuju pada beberapa individu yang memiliki potensi besar untuk menjadi pembeda di laga krusial ini. Penyerang tajam Uilliam Barros, yang sedang dalam performa puncaknya, diprediksi akan menjadi momok menakutkan bagi lini pertahanan lawan.

Selain Barros, kehadiran gelandang cerdas Thom Haye juga patut dikedepankan, dengan visi bermain dan kemampuan menciptakan peluang yang bisa menjadi kunci keberhasilan Maung Bandung dalam membongkar pertahanan Macan Kemayoran.

Sementara itu, Persija Jakarta juga tidak datang dengan tangan kosong; mereka memiliki senjata ampuh yang siap mengancam gawang Persib. Striker asing mereka, Maxwell, yang tengah panas dan menunjukkan ketajaman luar biasa di musim ini, akan menjadi target utama perhatian.

Derby D'Indonesia: Lebih dari Sekadar Pertandingan

Persib Bandung, yang dikenal dengan julukan Maung Bandung, adalah representasi kebanggaan sepak bola dari Kota Kembang dengan basis suporter yang militan dan penuh semangat. Pertandingan kontra Persija selalu memiliki makna lebih dari sekadar tiga poin biasa, ini adalah pertempuran harga diri.

Di sisi lain, Persija Jakarta, yang berdiri sejak 28 November 1928, adalah Macan Kemayoran, klub kebanggaan ibu kota yang juga memiliki sejarah panjang dan deretan prestasi mengagumkan. Rivalitas mereka adalah nadi bagi denyut sepak bola nasional, selalu dinantikan dengan antusiasme tinggi.

Selain gengsi, laga ini juga akan memiliki dampak signifikan terhadap posisi kedua tim di papan klasemen BRI Super League 2025/2026. Kemenangan akan menjadi modal penting untuk terus menempel ketat atau bahkan merebut puncak klasemen dari para pesaing.

Melihat semua faktor yang terlibat — dari sejarah rivalitas, perubahan skuad, hingga tekad para pemain — Derby D'Indonesia dipastikan akan menyuguhkan tontonan yang mendebarkan dan penuh drama. Pertarungan strategi antar pelatih juga akan menjadi bumbu menarik yang patut disimak.

Meskipun dua pahlawan gol Persib musim lalu tidak lagi memperkuat tim, atmosfer pertandingan ini akan tetap membara, siap melahirkan cerita baru dan pahlawan-pahlawan anyar yang akan dikenang oleh sejarah sepak bola Indonesia. Siapakah yang akan bersinar kali ini?

Baca Juga

Loading...