Daya Tarik Debut Bernardo Tavares di Persebaya: Hendri Susilo Antisipasi Taktik

Table of Contents

Hendri Susilo Sebut Sosok Bernardo Tavares Jadi Daya Tarik Laga Persebaya Vs Malut United di BRI Super League


RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Laga antara Persebaya Surabaya dan Malut United di ajang BRI Super League diprediksi akan menyajikan pertarungan sengit di lapangan hijau. Pelatih Malut United, Hendri Susilo, secara terbuka mengungkapkan bahwa daya tarik utama pertandingan ini terletak pada sosok arsitek baru Persebaya, Bernardo Tavares.

Hendri Susilo tidak meremehkan tantangan yang akan dihadapi timnya, mengingat reputasi cemerlang Tavares selama menukangi PSM Makassar. Kelihaian pria berpaspor Portugal ini dalam meracik strategi dan membangkitkan performa tim menjadi perhatian utama.

Pengaruh Bernardo Tavares dan Strategi Kontra Hendri Susilo

Selama dua setengah musim terakhir, Bernardo Tavares telah membuktikan diri sebagai juru taktik piawai yang berhasil membawa PSM Makassar meraih prestasi gemilang. Pengalamannya menahkodai tim dengan taktik adaptif dan mental juara adalah bekal berharga bagi Persebaya.

Momen ini akan menjadi pertemuan taktik langsung pertama bagi Hendri Susilo dengan Bernardo Tavares di kompetisi ini. Pasalnya, saat Malut United sukses mengalahkan PSM dengan skor 1-0 di Parepare, Bernardo Tavares telah lebih dulu mengundurkan diri dari skuad Juku Eja.

Hendri Susilo memahami betul dampak kehadiran Tavares terhadap motivasi pemain Persebaya untuk tampil all out. Apalagi, laga ini akan menandai debut sang pelatih di bawah bendera Bajul Ijo, menambah tekanan sekaligus semangat berlipat bagi tim tuan rumah.

“Melawan Persebaya bukan pekerjaan mudah, kehadiran Bernardo Tavares tentu menambah motivasi pemain Persebaya tampil all out di pertandingan nanti,” ucap Hendri Susilo. Namun, dirinya menegaskan bahwa timnya sudah menyiapkan game plan yang matang untuk mengantisipasi setiap situasi yang mungkin terjadi.

Performa dan Posisi di Klasemen: Malut United Mengincar Puncak

Saat ini, Malut United tengah menunjukkan performa impresif dan menempati urutan keempat klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 34 poin. Sementara itu, Persebaya berada di peringkat ketujuh dengan raihan 25 angka, mencari momentum kebangkitan di bawah asuhan pelatih baru.

Laskar Kie Raha, julukan Malut United, berambisi besar untuk tidak menyia-nyiakan partai krusial ini. Kemenangan akan menempatkan mereka pada posisi strategis untuk menutup putaran pertama sebagai juara paruh musim, terutama setelah Borneo FC dikalahkan Persita 0-2 di Tangerang.

Baca Juga: Malut United Kena Semprot Komdis PSSI: Panen Sanksi Usai Laga Kontra Persita, Denda Menggila!

Dinamika liga juga menunjukkan persaingan ketat di papan atas, dengan Persib dan Persija yang bakal saling cakar di Stadion GBLA Bandung pada Minggu, 11 Januari 2026. Jika laga di markas Persib berakhir tanpa pemenang, maka David da Silva dkk. dari Malut United berpeluang besar menutup putaran pertama di puncak klasemen sementara.

Rekor Tak Terkalahkan dan Kekuatan Serangan Malut United

Jelang meladeni Bajul Ijo di Kota Pahlawan, Hendri Susilo memiliki kepercayaan diri tinggi berkat catatan gemilang timnya. Malut United datang dengan rekor 11 laga tak terkalahkan, meliputi sembilan kemenangan dan dua hasil imbang yang membuktikan konsistensi mereka.

Rekor luar biasa ini tentu lebih baik ketimbang milik Persebaya yang mencatat sembilan laga tanpa kekalahan, namun dengan rincian tiga kemenangan dan enam kali imbang. Statistik ini menambah keyakinan Malut United untuk bisa mencuri poin penuh.

Kekuatan Malut United juga terpancar dari produktivitas sembilan pemain mereka yang telah berhasil mencetak gol musim ini. David Da Silva menjadi ujung tombak dengan tujuh gol, disusul Ciro Alves (6), Yakob Sayuri (5), Tyronne del Pino (5), Gustavo Franca (4), serta Igor Inocencio (1), Yance Sayuri (1), Taufik Rustam (1), dan Frets Butuan (1).

“Semua pemain yang ada di sini dalam kondisi siap,” tegas Hendri Susilo, menunjukkan soliditas skuadnya. Ia berharap para pemain bisa menjalankan game plan dengan baik untuk meraih hasil maksimal, bermain tanpa beban namun tetap fokus.

Melampaui Sejarah: Fokus pada Pertandingan Mendatang

Meskipun catatan pertandingan musim lalu menunjukkan dominasi Malut United atas Persebaya dengan kemenangan 2-0 dan hasil imbang 0-0, Hendri Susilo memilih untuk tidak terlalu terpaku pada masa lalu. Baginya, setiap pertandingan adalah tantangan baru yang harus dihadapi dengan persiapan matang.

“Hasil pertemuan itu adalah masa lalu, sudah selesai dan sudah kami lupakan,” tuturnya. Hendri Susilo menegaskan bahwa fokus utama timnya adalah menatap pertandingan besok dengan persiapan yang sudah dimatangkan secara menyeluruh di Kediri.

Pertarungan taktik antara Hendri Susilo dan Bernardo Tavares, ditambah dengan ambisi kedua tim, menjadikan laga Persebaya Vs Malut United ini sangat dinanti. Momen ini bukan hanya tentang tiga poin, tetapi juga tentang pembuktian strategi dan mental juara di BRI Super League.

Baca Juga

Loading...