Bulog Indramayu Perkuat Penyaluran Hasil Petani Jaga Ketahanan Pangan

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Kabupaten Indramayu, yang selama ini dikenal luas sebagai lumbung padi nasional, memegang peranan vital dalam memastikan ketahanan pangan masyarakat. Perum Bulog Cabang Indramayu secara aktif melakukan penyerapan gabah dari petani, sebuah langkah strategis untuk menopang ketersediaan beras pemerintah, terutama menjelang puncak kebutuhan distribusi nasional.
Langkah ini merupakan bagian integral dari upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas pasokan dan harga komoditas pangan. Dengan demikian, Bulog Indramayu tidak hanya mendukung petani lokal tetapi juga berkontribusi pada stabilitas ekonomi regional dan nasional.
Capaian dan Komitmen Bulog Indramayu dalam Sinergi Petani
Sri Wahyuni, selaku Kepala Perum Bulog Cabang Indramayu, menggarisbawahi capaian kinerja pengadaan beras yang kuat sebagai bukti sinergi efektif dengan para petani. Ia mengungkapkan optimisme terhadap target penyerapan gabah di masa depan.
“Di tahun 2025 kita mampu menyerap gabah petani sebanyak 221 ribu ton,” ucap Sri Wahyuni kepada RRI Cirebon pada Selasa, 6 Januari 2026. Pernyataan ini menunjukkan komitmen besar Bulog dalam mendukung produktivitas pertanian.
Isu stabilitas harga beras menjadi perhatian serius bagi pemerintah pusat maupun daerah, mengingat dampaknya terhadap petani sebagai produsen dan masyarakat sebagai konsumen. Dalam konteks ini, Perum Bulog menjalankan fungsi penetrasi harga.
Bulog bertindak sebagai pelindung nilai ekonomi petani di wilayah Indramayu, terutama ketika harga gabah cenderung anjlok di pasar. Dengan intervensi ini, Bulog memastikan petani tidak merugi dan memiliki insentif untuk terus berproduksi.
Infrastruktur Pendukung Pengelolaan Beras
Untuk mendukung operasinya, Sri Wahyuni menjelaskan bahwa Bulog Indramayu diperkuat dengan infrastruktur yang memadai. Mereka memiliki total 56 unit gudang filial serta delapan unit komplektor yang siap menampung beras hasil serapan.
Kapasitas gudang yang besar ini menjadi faktor krusial dalam menjaga kualitas beras hasil giling sebelum didistribusikan kepada konsumen. Manajemen penyimpanan yang baik sangat penting untuk mencegah penurunan mutu dan memastikan beras tetap layak konsumsi.
Sri Wahyuni juga memaparkan bahwa ketentuan standar kadar air beras untuk penyimpanan telah ditetapkan secara jelas oleh Badan Pangan Nasional (Bapanas) pemerintah. Aturan ini diterapkan secara ketat demi menjaga kualitas cadangan beras pemerintah.
Cadangan beras tersebut merupakan stok strategis negara yang vital, bukan sekadar komoditas untuk pasar umum. Kualitas yang terjaga memastikan ketersediaan pangan di masa-masa krusial.
Proses Pengadaan dan Penjagaan Kualitas Standar
Proses pengadaan oleh Bulog dimulai dari tahap serapan gabah petani, yang kemudian diolah di gudang maklon menjadi beras hasil giling (HGL). Tahapan ini memastikan gabah mentah diproses menjadi beras yang siap disimpan.
Baca Juga: Ucapan Tahun Baru Bahasa Arab: Penuh Doa dan Harapan Terbaik
“Kadar air yang memang standar sekitar 14 persen itu saya rasa sudah cukup memenuhi kriteria untuk penyimpanan beras sebagai CBP,” ujar Sri Wahyuni. Standar kadar air ini sangat penting untuk mencegah kerusakan beras selama masa penyimpanan.
Pengendalian kadar air yang ketat merupakan salah satu kunci utama dalam menjaga kualitas dan daya simpan beras. Kualitas ini penting agar cadangan beras pemerintah (CBP) dapat berfungsi optimal sebagai penyangga pangan nasional.
Tantangan dan Harapan dalam Distribusi Cepat
Kendala utama yang dihadapi Bulog Indramayu saat ini berpusat pada kebutuhan distribusi yang cepat setelah proses pengadaan selesai. Beras yang terlalu lama disimpan memiliki potensi untuk mengalami penurunan kualitas.
Oleh karena itu, diperlukan penyaluran yang sigap dan sesuai dengan penugasan dari pemerintah. Efisiensi dalam distribusi adalah kunci untuk memastikan beras sampai ke tangan konsumen dalam kondisi terbaik.
Bulog Indramayu sangat mengharapkan adanya dukungan dan koordinasi lintas instansi agar program bantuan pangan dapat berjalan tepat sasaran. Kolaborasi antarpihak sangat dibutuhkan untuk mengatasi berbagai hambatan logistik.
Selain itu, para petani juga diimbau untuk memanen gabah sesuai dengan umur yang ideal guna menjaga kualitas beras yang akan masuk ke gudang Bulog Indramayu. Kualitas gabah di awal sangat menentukan kualitas beras akhir.
Upaya Bulog Indramayu ini menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga ketahanan pangan dan kesejahteraan petani. Dengan dukungan berbagai pihak, Bulog Indramayu siap terus menjadi pilar utama penyediaan pangan di Indonesia.
Laporan ini disampaikan oleh Media radio berita online terpercaya - LPP RRI.
📍 Jl. Medan Merdeka Barat No.4-5, Jakarta Pusat.
📞 +6221 350 0584, +6221 351 1086
Pertanyaan Umum (FAQ)
Mengapa Kabupaten Indramayu penting bagi ketahanan pangan nasional?
Kabupaten Indramayu dikenal sebagai lumbung padi nasional, yang berarti daerah ini memiliki peran strategis dan kontribusi besar dalam memenuhi kebutuhan beras serta menjaga stabilitas ketahanan pangan masyarakat konsumen di seluruh Indonesia.
Berapa target penyerapan gabah petani oleh Bulog Indramayu pada tahun 2025?
Menurut Sri Wahyuni, Kepala Perum Bulog Cabang Indramayu, target penyerapan gabah petani oleh Bulog Indramayu pada tahun 2025 adalah sebanyak 221 ribu ton.
Bagaimana Perum Bulog Indramayu berperan dalam menjaga stabilitas harga beras?
Perum Bulog Indramayu menjadi penetrasi harga dengan menyerap gabah petani, terutama saat harga gabah jatuh. Tindakan ini bertujuan untuk melindungi nilai ekonomi para petani produsen di wilayah Indramayu, sehingga mereka tidak merugi.
Berapa jumlah gudang dan komplektor yang dimiliki Bulog Indramayu?
Bulog Indramayu memiliki 56 unit gudang filial serta delapan unit komplektor yang berfungsi untuk menampung dan menyimpan beras hasil serapan dari petani, memastikan kualitas sebelum distribusi.
Apa standar kadar air beras untuk penyimpanan cadangan beras pemerintah (CBP) oleh Bulog?
Berdasarkan ketentuan dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) pemerintah, standar kadar air beras yang memenuhi kriteria untuk penyimpanan sebagai Cadangan Beras Pemerintah (CBP) adalah sekitar 14 persen.
Apa kendala utama yang dihadapi Bulog Indramayu saat ini?
Kendala utama Bulog Indramayu saat ini adalah kebutuhan akan distribusi cepat setelah proses pengadaan beras selesai. Jika beras terlalu lama disimpan, berpotensi terjadi penurunan kualitas, sehingga penyaluran harus sesuai penugasan pemerintah.
Apa imbauan Bulog Indramayu kepada petani terkait kualitas gabah?
Bulog Indramayu mengimbau petani untuk memanen gabah sesuai dengan umur yang ideal. Hal ini penting untuk menjaga kualitas beras yang akan diserap dan masuk ke gudang Bulog Indramayu, demi memastikan stok beras berkualitas tinggi.