BRI Super League: Persik Kediri Amankan Ezra Walian hingga 2029, Tangkal Rumor Transfer

Table of Contents

BRI Super League: Not For Sale! Persik Pagari Ezra Walian hingga 2029


RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Manajemen Persik Kediri bergerak cepat dalam memastikan masa depan salah satu bintangnya, Ezra Walian, di tengah riuhnya bursa transfer paruh musim BRI Super League. Klub berjuluk Macan Putih itu sukses memagari sang kapten dari godaan klub-klub lain yang mengincar jasanya.

Ezra Walian, yang juga merupakan mantan punggawa Timnas Indonesia, dikabarkan telah menandatangani perpanjangan kontrak fantastis hingga tahun 2029. Keputusan ini diambil meskipun musim baru BRI Super League baru saja menyelesaikan paruh pertamanya.

Ezra Walian: Komoditas Panas yang Bertahan di Kediri

Winger kiri jebolan akademi Jong Ajax Amsterdam ini memang menjadi salah satu komoditas terpanas dalam bursa transfer kedua musim ini. Performa ciamiknya membuat sejumlah klub papan atas tertarik, dengan Persija Jakarta menjadi salah satu tim yang paling santer dirumorkan ingin menggaetnya.

Namun, pemilik Persik, Arthur Irawan, secara tegas memupus segala spekulasi tersebut, memastikan idola Persikmania ini tetap akan berkarya di Kota Kediri. Hal ini dikonfirmasi dalam sebuah sesi foto bersama yang mendahului penandatanganan kontrak jangka panjang tersebut.

Melalui akun resmi klub @persikfcofficial, Persik mengumumkan kabar gembira ini dengan penuh semangat. "Stay! Ezra Walian akan terus melanjutkan perjuangannya bersama Persik Kediri hingga 2029 nanti," tulis pernyataan tersebut, menegaskan komitmen sang pemain.

Pernyataan itu menambahkan, "Komitmen dan semangat juang akan terus menjadi bagian dari perjalanan Macan Putih. Let's make history together, Capt!" Ini menjadi pesan kuat bahwa Ezra adalah bagian integral dari ambisi Persik ke depan.

Pemain keturunan berusia 28 tahun ini memang layak mendapatkan ganjaran kontrak jangka panjang berkat kontribusi signifikannya. Sejak memutuskan hijrah dari Persib Bandung dan bergabung dengan Persik, Ezra Walian telah menjadi andalan utama di sektor serang kiri tim.

Sepak terjangnya semakin mengagumkan setelah ia didaulat sebagai kapten tim, menunjukkan kualitas kepemimpinan di lapangan. Hingga jeda kompetisi di pekan ke-17, Ezra Walian telah membukukan lima gol dan tujuh assist ciamik, menjadikannya salah satu pemain paling produktif.

Catatan impresif ini bahkan menjadi yang terbaik bagi Ezra Walian sejak ia memutuskan menjadi Warga Negara Indonesia dan memulai kariernya di kompetisi domestik bersama PSM Makassar pada musim 2019/2020. Konsistensi dan peningkatannya di Persik sangat terlihat jelas.

Dinamika Pergerakan Pemain Persik di Bursa Transfer

Di sisi lain, Persik Kediri juga melakukan beberapa pergerakan di bursa transfer, termasuk melepas salah satu pemain ikoniknya. Kali ini giliran Yusuf Meilana yang harus berpisah sementara dengan klub yang telah dibelanya selama sembilan tahun terakhir.

Bek kiri sekaligus ikon lokal publik Kediri ini akan dipinjamkan ke klub lain di BRI Super League untuk mendapatkan lebih banyak jam terbang. Meskipun manajemen Persik belum secara resmi menyebutkan pelabuhan barunya, rumor yang beredar kuat mengindikasikan ia akan membela salah satu klub elite Indonesia, Bali United.

Baca Juga: Hasil BRI Liga 1 25/8: Persik Kediri 0-0 Malut United, Macan Putih Gagal Meraih Kemenangan di Laga Kandang

Manajer Tim Persik, M. Syahid Nur Ichsan, menjelaskan keputusan peminjaman Yusuf sebagai langkah strategis untuk pengembangan pemain. "Yusuf Meilana bukan hanya seorang pemain, tetapi juga simbol kerja keras, komitmen, dan loyalitas terhadap Persik," kata M. Syahid Nur Ichsan.

Ia menambahkan, “Selain jadi teladan pemain muda, dia juga selalu memberikan kontribusi besar saat mendapatkan kesempatan bermain." Ini menunjukkan apresiasi tinggi klub terhadap kontribusi Yusuf selama ini.

Pemain asli Kediri itu memang menjadi salah satu figur kunci di era kebangkitan Persik pada periode 2018-2020. Yusuf Meilana turut berperan besar dalam membawa Persik meraih gelar juara Liga 3 2018 dan Liga 2 2019.

Gelar juara kasta kedua itu sekaligus menjadi tonggak kembalinya Persik ke kasta tertinggi sepak bola Indonesia pada musim 2020. Yusuf Meilana kala itu nyaris tak tergantikan di posisi bek kiri, dengan total 125 penampilan di berbagai ajang bersama Macan Putih.

Sebelumnya, Persik juga telah meminjamkan Lucas Gama ke PSS Sleman, sementara Khurshidbek Mukhtarov diputus kontraknya. Pergerakan ini menunjukkan upaya Persik dalam merombak dan memperkuat skuad.

Sebagai pengganti di sektor pertahanan kiri yang ditinggalkan Yusuf Meilana, Persik berhasil mendapatkan pinjaman Rezaldi Hehanusa dari Persib Bandung. Di posisi ini, Persik kini juga memiliki opsi lain dengan kehadiran Yoga Adiatama dan Gavin Kwan Adsit.

Syahid Nur Ichsan menegaskan bahwa peminjaman Yusuf Meilana telah melalui pertimbangan matang dari jajaran pelatih dan manajemen. Ia optimis bahwa setelah kembali dari masa peminjaman nanti, Yusuf akan semakin berkembang dan matang.

"Ia perlu tantangan baru dan kesempatan bermain yang lebih banyak agar dapat terus berkembang sebagai pemain dan sebagai individu," ujarnya. "Kami yakin pengalaman yang ia dapatkan selama masa peminjaman akan membuatnya kembali dengan mentalitas dan kualitas yang lebih kuat."

Masa Depan Persik dan Ambisi di BRI Super League

Keputusan mempertahankan Ezra Walian dan melakukan perombakan strategis di sektor lain menunjukkan ambisi Persik Kediri untuk bersaing ketat di papan atas BRI Super League. Dengan kapten andalan yang terikat kontrak jangka panjang, stabilitas tim diharapkan dapat terjaga.

Pergerakan di bursa transfer ini mencerminkan visi Persik untuk menciptakan skuad yang lebih kompetitif dan siap menghadapi tantangan BRI Super League ke depan. Konsistensi dalam performa dan manajemen yang baik akan menjadi kunci keberhasilan Macan Putih.

Baca Juga

Loading...