BRI Super League: Eks Pemain Persib Waspadai Trik Persija, Minta Maung Bandung Fokus
:strip_icc():watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/bola/watermark-color-landscape-new.png,598,20,0)/kly-media-production/medias/5166011/original/027437200_1742208568-20250208BL_Zaenal_Arief_7.JPG)
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Bandung akan menjadi saksi bisu pertarungan penuh gengsi antara Persib Bandung dan Persija Jakarta pada pekan ke-17 BRI Super League 2025/2026. Laga krusial ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) pada Minggu, 11 Januari 2026.
Duel klasik ini tak hanya memperebutkan tiga poin penting, tetapi juga status prestisius sebagai pemuncak klasemen paruh musim. Kemenangan akan sangat berarti bagi kedua tim untuk menjaga momentum di jalur perburuan gelar juara.
Saat ini, Persib Bandung menempati peringkat ketiga klasemen sementara BRI Super League dengan raihan 35 poin dari 16 pertandingan. Jumlah poin ini sama persis dengan Persija Jakarta yang berada di posisi kedua, namun Macan Kemayoran unggul dalam selisih gol.
Analisis Zaenal Arief: Pertarungan Sengit di GBLA
Mantan penyerang legendaris Persib, Zaenal Arief, memberikan prediksinya terkait jalannya pertandingan akbar tersebut. Pria yang akrab disapa Abo ini meyakini duel kedua tim akan berlangsung sangat sengit sejak peluit awal dibunyikan.
Menurutnya, Persija Jakarta musim ini diperkuat oleh deretan pemain berkualitas tinggi dan memiliki kedalaman skuat yang merata di setiap lini. Hal ini menjadikan Macan Kemayoran sebagai salah satu kandidat kuat pesaing Persib dalam perebutan gelar juara musim ini.
“Mereka (Persija) juga salah satu calon pesaing kita untuk merebut gelar musim ini. Dan skuat kedalamannya cukup baik,” ungkap Zaenal Arief. “Jadi saya kira pertandingan akan berjalan cukup sengit temponya cukup tinggi.”
Abo sangat berharap Persib mampu mengendalikan jalannya pertandingan dan tidak terjebak dalam perangkap strategi lawan. Dengan menjaga kendali permainan, peluang Maung Bandung untuk meraih kemenangan akan sangat terbuka lebar.
Mengenai prediksi skor, Abo secara realistis menargetkan kemenangan tipis untuk tim kesayangannya. Ia menyebut skor 2-1 sebagai hasil yang paling memungkinkan bagi Persib Bandung dalam laga tersebut.
Waspada Taktik Non-Teknis Persija dan Tekanan Bobotoh
Lebih lanjut, kakak kandung striker Persik Kediri, Yandi Sofyan ini, menyoroti aspek non-teknis yang bisa menjadi senjata rahasia Persija di lapangan. Abo melihat Macan Kemayoran berpotensi mencoba mengganggu psikologis para pemain Persib.
Salah satu trik yang mungkin digunakan adalah dengan menurunkan tempo permainan secara sengaja untuk memecah konsentrasi lawan. Hal ini bertujuan agar pemain Persib merasa terganggu dan kehilangan fokus di tengah laga.
“Saya berharap para pemain kita tidak terganggu dengan trik-trik mereka,” terang Abo. Ia menambahkan keyakinannya bahwa Persija akan memancing emosi pemain Persib agar mereka tidak bisa bermain dengan tenang.
Tekanan dari Bobotoh, suporter fanatik Persib, yang menginginkan gol cepat di menit-menit awal juga bisa dimanfaatkan Persija. Harapan besar ini dapat menjadi bumerang jika pemain Persib terlalu terburu-buru dan malah kehilangan ketenangan.
Rivalitas Abadi dan Optimisme di Bawah Bojan Hodak
Persaingan ketat antara Persib dan Persija di papan atas klasemen semakin menambah bumbu panas pada laga ini. Pemenang pertandingan ini dipastikan akan memiliki keuntungan signifikan dalam perburuan posisi tiga besar di akhir musim.
Pria kelahiran Garut ini menyatakan optimismenya terhadap pelatih Persib, Bojan Hodak. Abo sangat yakin bahwa Bojan Hodak telah mempersiapkan strategi dan gameplay terbaik untuk menghadapi tim Macan Kemayoran.
“Siapapun yang menjadi pemenang itu akan berpengaruh di posisi 3 besar yang pasti,” ujar Abo. “Saya sangat yakin dengan coach Bojan, dia sudah menyiapkan strategi atau gameplay yang disiapkan melawan Persija.”
Rivalitas Persib dan Persija, yang telah mengakar kuat dalam sejarah sepak bola Indonesia, selalu menyajikan tontonan menarik. Pertandingan ini bukan hanya soal poin, tetapi juga tentang kebanggaan dan superioritas di hadapan rival abadi.
Kondisi mental dan fokus para pemain akan menjadi kunci utama dalam pertandingan bertekanan tinggi ini. Tim yang mampu menjaga ketenangan dan menjalankan instruksi pelatih dengan baik akan lebih berpeluang meraih kemenangan.
Dukungan penuh dari Bobotoh di Stadion GBLA tentu akan menjadi motivasi ekstra bagi Maung Bandung. Namun, seperti yang diungkapkan Zaenal Arief, para pemain harus cerdas mengelola ekspektasi agar tidak menjadi beban.
Sebagai klub kebanggaan masyarakat Bandung, Persib dengan julukan Maung Bandung, memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan yang terbaik. Sementara itu, Persija, yang berdiri sejak 28 November 1928, akan datang dengan ambisi serupa sebagai klub kebanggaan Jakarta.
Laga ini dipastikan akan menjadi magnet bagi seluruh pecinta sepak bola Indonesia, menjanjikan drama, tensi tinggi, dan tontonan berkualitas. Mari nantikan siapa yang akan keluar sebagai pemenang dan menutup paruh musim sebagai penguasa klasemen sementara BRI Super League.