Al Irsyad Al Islamiyyah Ikut Mazhab Apa? Ini Penjelasan Lengkapnya

Table of Contents

Al Irsyad ikut mazhab apa?


RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Al Irsyad Al Islamiyyah merupakan salah satu organisasi Islam tertua di Indonesia yang berfokus pada pemurnian ajaran agama. Organisasi ini didirikan oleh Syekh Ahmad Surkati pada tahun 1914 dengan membawa semangat pembaharuan atau tajdid yang kuat.

Banyak masyarakat bertanya mengenai posisi organisasi ini dalam peta mazhab fikih yang ada di dunia Islam. Secara historis, Al Irsyad tidak mengikatkan diri secara kaku pada salah satu dari empat mazhab besar seperti Syafi'i, Maliki, Hanafi, atau Hanbali.

Prinsip Ijtihad dan Kembali kepada Al-Qur'an

Organisasi ini lebih menekankan pada penggunaan dalil yang kuat yang bersumber langsung dari Al-Qur'an dan As-Sunnah. Pendekatan ini memprioritaskan metode ijtihad dalam menentukan hukum Islam dan berupaya menjauhi praktik taqlid buta atau mengikuti tanpa dasar.

Meskipun tidak terikat secara formal pada satu mazhab, pemikiran fikih Al Irsyad banyak dipengaruhi oleh gerakan reformasi Islam Timur Tengah. Pemikiran tokoh-tokoh seperti Muhammad Abduh dan Rasyid Ridha menjadi inspirasi utama bagi pengembangan intelektual organisasi ini.

Kedekatan dengan Manhaj Salaf

Prinsip Ijtihad dan Kembali kepada Al-Qur'an

Dalam berbagai literatur, pandangan hukum Al Irsyad seringkali memiliki kemiripan dengan metodologi yang digunakan oleh mazhab Hanbali. Hal ini terjadi karena adanya kesamaan dalam memberikan bobot besar pada teks hadis dan atsar para sahabat Nabi.

Syekh Ahmad Surkati sendiri dikenal sebagai ulama yang memperkenalkan napas Salafiyah di nusantara sejak awal abad ke-20. Beliau menekankan pentingnya membersihkan ibadah dari unsur-unsur bid'ah, khurafat, dan tahayul yang tidak memiliki landasan agama.

Posisi Al Irsyad dalam Khilafiyah

Hal inilah yang membuat Al Irsyad sering dikategorikan sebagai organisasi yang mengikuti paham "Madzhabus Salaf" atau pengikut generasi awal Islam. Mereka berupaya menjalankan agama sesuai dengan cara yang dipahami dan dipraktikkan oleh para sahabat dan tabi'in.

Meski demikian, pengurus Al Irsyad senantiasa menegaskan bahwa mereka tetap menghormati keragaman pendapat dalam masalah khilafiyah. Sikap toleran tetap dijunjung tinggi selama perbedaan tersebut didasarkan pada argumentasi ilmiah yang dapat dipertanggungjawabkan.

Dakwah Melalui Jalur Pendidikan

Pendidikan menjadi sarana utama bagi Al Irsyad untuk menyebarkan pemahaman keagamaan yang moderat namun tetap teguh pada prinsip. Melalui jaringan sekolah dan pesantrennya, prinsip kembali kepada tuntunan murni terus ditanamkan kepada generasi muda.

Hingga kini, Al Irsyad tetap konsisten sebagai gerakan dakwah yang mengedepankan pemurnian akidah dan perbaikan akhlak di Indonesia. Identitas mereka tidak terletak pada fanatisme mazhab, melainkan pada komitmen mengikuti jejak Rasulullah SAW secara murni.



Pertanyaan Umum (FAQ)

Apakah Al Irsyad termasuk organisasi Salafi?

Ya, secara metodologi Al Irsyad mengikuti manhaj Salaf yang menekankan pada pemurnian ajaran Islam berdasarkan Al-Qur'an dan Sunnah.

Siapa pendiri utama Al Irsyad Al Islamiyyah?

Organisasi ini didirikan oleh Syekh Ahmad Surkati, seorang ulama asal Sudan yang menetap di Indonesia.

Bagaimana pandangan Al Irsyad terhadap mazhab Syafi'i yang mayoritas di Indonesia?

Al Irsyad menghormati mazhab Syafi'i, namun dalam pengambilan hukum mereka lebih memilih dalil yang dianggap paling kuat (rajih) tanpa terikat satu mazhab saja.



Ditulis oleh: Maya Sari

Baca Juga

Loading...