Warga Inginkan Evi Fatmawati, Jabat Kuwu Leuwigede Dua Periode

Table of Contents
Evi Fatmawati Kuwu Leuwigede

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Masyarakat Desa Leuwigede , Kecamatan Widasari Kabupaten Indramayu Jawa Barat (Jabar), tidak lama lagi bakal menggelar pesta demokrasi Pemilihan Kuwu (Pilwu) periode 2026– 2034. 

Untuk diketahui, Pilwu di Desa Leuwigede akan dihelat pada 10 Desember 2025 mendatang dengan diikuti lima calon termasuk kandidat petahana, Evi Fatmawati

Sedang 4 calon lainnya masing-masing ; Saripudin S.Pd, Tarsiman, Nani Rosiany, dan Kasdurih. Sedang alat peraga kampanye sudah mulai bertebaran baik itu sticker, spanduk maupun media medsos.

Menurut Radijah yang mengaku dari kubu petahana, sebenarnya masyarakat Desa Leuwigede seperti halnya tokoh masyarakat, para tokoh pemuda, tokoh agama di desa ini masih berharap agar Kuwu Evi Fatmawati kembali mencalonkan diri untuk meneruskan jabatannya periode 2026-2034.

“Kami bersyukur beliau bersedia maju lagi ikut Pilwu dari petahana untuk periode 2026 -2034. Tentu harus memenuhi tahapan prosedur sebagai persyaratan sehingga ditetapkan sebagai calon Pilwu. Kami yakin warga masih menginginkan beliau,” kata Radijah.

Masih kata Radijah, alasan warga Leuwigede agar Kuwu Evi mencalonkan kembali sebagai kandidat dari petahana, dikarenakan saat menjabat Kuwu 2018 -2026 pembangunan di desa cukup maju. 

Evi memiliki karakteristik sederhana, merakyat, jujur, amanah, mau menerima masukan dari bawahan dan para tokoh agama serta masyarakat.

Selain itu, lanjut Radijah, semasa kepemimpinan Kuwu Evi, manajemen pemerintahan dilaksanakan secara proporsional dan bertanggungjawab sesuai dengan undang-undang dan peraturan-peraturan yang berlaku.

Faktanya, pembangunan infrastruktur di beberapa kewilayahan dusun dan RT berjalan baik meliputi kegiatan saluran, sarana pendidikan/olahraga, program PKK, sosial Rutilahu, bantuan langsung tunai (BLT), sosial keagamaan, santunan yatim piatu dan segudang kegiatan positif lainnya dilampaui serta direalisasikan secara bertahap tanpa adanya korupsi dan diskriminasi.

“Untuk diketahui, aspek keuangan berupa dana desa, anggaran dana desa, bantuan Pemkab dialokasikan secara baik sesuai Juklak dan Juknis,” urai Radijah.

Begitupun Evi Fatmawati selalu ada dan hadir dalam keistiadatan acara hajatan, acara keagamaan maulid dan meluangkan waktunya untuk mendatangi masyarakat yang sakit maupun yang meninggal dunia.

Menilik pelayanan masyarakat di Desa Leuwigede bukan pula terpaku pada jam kantor, melainkan dibuka hingga di luar hari dan jam kantor pada hari libur Sabtu, Minggu pelayanan tetap dibuka.

“Pokoknya, dari hari Senin sampai ketemu Senin dan begitu selanjutnya sehingga kepentingan masyarakat baik pengurusan KTP, KK, hajat pernikahan dan lainnya dilayani kapan waktu. Disinilah sosok pamong desa yang ada pada diri Evi Fatmawati,” ujar Radijah bernada kampanye.

Oleh karena itu masyarakat harus cerdas memilih secara proporsional, sportif, jujur dan adil dalam menilai dan menempatkan pilihan mengapa harus ganti Kuwu. 

Sebab, selama kepemimpinan beliau, Desa Leuwigede lebih maju. Warga masyarakatnya telah diperlakukan sebagai raja yang dilayani dengan baik, arif dan bijaksana.*** (Bung Jebred)

Baca Juga

Loading...