Viral Bobibos: BBM Lokal Diklaim Unggul, Izin ESDM Belum Dikantongi

RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Bahan bakar minyak (BBM) dengan nama unik, Bobibos, tengah menjadi perbincangan hangat di media sosial. Namun, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) memberikan klarifikasi penting terkait status perizinan BBM yang diklaim sebagai produk inovasi anak bangsa ini.
Pada tanggal 9 November 2025, Digivestasi melaporkan bahwa Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM, Laode Sulaeman, menegaskan bahwa Bobibos belum mengantongi sertifikasi resmi dari pemerintah. Pernyataan ini penting untuk menghindari kesalahpahaman di tengah masyarakat.
Proses Pengujian dan Sertifikasi BBM
Laode menjelaskan bahwa saat ini, Bobibos masih dalam tahap pengujian di laboratorium Balai Besar Pengujian Minyak dan Gas Bumi (Lemigas). Meski diklaim memiliki angka oktan (RON) 98, hasil pengujian tersebut bersifat rahasia dan tidak bisa dipublikasikan.
“Kalau yang dilakukan itu hanya uji, maka hasilnya adalah laporan pengujian, bukan sertifikasi,” tegas Laode kepada wartawan di kantor Kementerian ESDM, Jumat (7 November 2025). Ia menambahkan bahwa pengujian laboratorium tidak serta merta membuat Bobibos boleh dijual bebas ke masyarakat.
Tahapan Panjang Sertifikasi BBM
Proses sertifikasi BBM agar dapat beredar di pasaran melibatkan tahapan yang panjang dan ketat. Uji kelayakan membutuhkan waktu minimal delapan bulan untuk memastikan keamanan dan kualitas produk.
Laode Sulaeman menekankan bahwa pemerintah tidak bermaksud menghambat inovasi. Namun, ia mengimbau agar seluruh pihak mengikuti prosedur hukum dan teknis yang berlaku dalam memasarkan produk bahan bakar baru.
Klaim Keunggulan Bobibos dan Respon ESDM
Berdasarkan informasi dari akun Instagram resminya, Bobibos adalah singkatan dari Bahan Bakar Original Buatan Indonesia Bos. BBM ini diklaim terbuat dari tanaman lokal, ramah lingkungan, dan mampu menempuh jarak lebih jauh dibandingkan bahan bakar konvensional.
Baca Juga: Transformasi Pendidikan Tinggi Indonesia: Mempersiapkan Generasi Unggul
Pihak pengembang bahkan mengklaim bahwa Bobibos telah melalui proses uji sertifikasi oleh lembaga resmi di bawah Kementerian ESDM. Mereka juga menyatakan kesiapan untuk mengembangkan produk ini lebih luas melalui kerjasama lintas sektor.
Menanggapi klaim tersebut, Laode Sulaeman kembali menegaskan bahwa Bobibos belum memiliki sertifikasi resmi. Ia menjelaskan bahwa tahapan hukum harus dilalui agar sebuah BBM diakui dan disahkan secara resmi oleh pemerintah.
Kementerian ESDM mendukung inovasi di bidang energi, namun keselamatan dan kualitas produk tetap menjadi prioritas utama. Masyarakat diimbau untuk bijak dalam menerima informasi dan menunggu hasil sertifikasi resmi sebelum menggunakan produk BBM baru.
Pengembangan energi alternatif menjadi semakin penting di tengah isu perubahan iklim dan kebutuhan energi yang terus meningkat. Inovasi seperti Bobibos patut diapresiasi, namun kepatuhan terhadap regulasi dan standar keamanan tidak boleh diabaikan.
Sebagai konsumen, kita perlu cerdas dalam memilih produk yang aman dan berkualitas. Pastikan produk yang kita gunakan telah melalui uji kelayakan dan memiliki izin resmi dari pemerintah.
Pantau terus informasi terkini seputar perkembangan Bobibos dan energi alternatif lainnya di Digivestasi. Jangan lupa ikuti akun media sosial Digivestasi untuk mendapatkan update terbaru seputar ekonomi, keuangan, teknologi digital, dan investasi aset digital.
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa itu BBM Bobibos?
Bobibos adalah bahan bakar minyak (BBM) yang dikembangkan dan diklaim sebagai produk inovasi buatan Indonesia.
Apakah Bobibos sudah memiliki izin resmi dari pemerintah?
Hingga saat ini (9 November 2025), Bobibos belum memiliki sertifikasi resmi dari Kementerian ESDM.
Apa saja klaim keunggulan Bobibos?
Bobibos diklaim terbuat dari tanaman lokal, ramah lingkungan, memiliki angka oktan 98, dan mampu menempuh jarak lebih jauh dibandingkan BBM konvensional.
Apa saja tahapan yang harus dilalui agar BBM mendapatkan sertifikasi resmi?
Proses sertifikasi BBM meliputi pengujian laboratorium, uji kelayakan, dan memerlukan waktu minimal delapan bulan untuk memastikan keamanan dan kualitas produk.
Di mana saya bisa mendapatkan informasi terbaru mengenai Bobibos?
Anda bisa mengikuti informasi terkini di Digivestasi dan akun media sosialnya.