BBM Bobibos Diklaim Ramah Lingkungan, Bahan Bakunya Tak Biasa!
:quality(100)/photo/2025/11/05/motor5jpg-20251105073131.jpg)
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Gelombang inovasi di sektor energi terus bergulir. Baru-baru ini, publik dihebohkan dengan kehadiran Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis baru bernama Bobibos.
BBM ini digadang-gadang sebagai solusi energi yang lebih ramah lingkungan. Selain itu, Bobibos juga diklaim memiliki Research Octane Number (RON) yang mendekati angka 98.
Bahan Baku Bobibos yang Unik
Salah satu hal yang membuat Bobibos menarik perhatian adalah bahan baku pembuatannya yang tak lazim. Jika selama ini kita mengenal BBM yang berasal dari sumber daya fosil, Bobibos hadir dengan pendekatan yang berbeda.
PT Inti Sinergi Formula memperkenalkan Bobibos, atau Bahan Bakar Original Buatan Indonesia Bos, sebagai BBM berbasis nabati. Inovasi ini menjanjikan alternatif yang berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada sumber energi konvensional.
Jerami Sebagai Andalan
Bahan dasar Bobibos yang unik adalah jerami. Jerami merupakan limbah sisa panen padi yang seringkali terbuang percuma atau bahkan dibakar oleh para petani.
Founder Bobibos, M. Ikhlas Thamrin, menjelaskan alasan pemilihan jerami sebagai bahan baku utama. Menurutnya, pemanfaatan jerami bertujuan untuk menjaga Harga Pokok Produksi (HPP) tetap rendah.
Dengan HPP yang terkontrol, Bobibos diharapkan dapat menjadi solusi energi bersih yang terjangkau bagi masyarakat luas. Hal ini sejalan dengan visi perusahaan untuk menyediakan akses energi bersih bagi semua kalangan.
“Kami ingin masyarakat bisa menikmati BBM bersih dengan biaya murah,” ujar Ikhlas, seperti dikutip dari Kompas.com. Pernyataan ini menegaskan komitmen Bobibos dalam menghadirkan energi yang ekonomis dan berkelanjutan.
Baca Juga: Transformasi Pendidikan Tinggi Indonesia: Mempersiapkan Generasi Unggul
Manfaat Ganda Bobibos
Kehadiran Bobibos tidak hanya menawarkan solusi energi bersih. Pemanfaatan jerami sebagai bahan baku juga memberikan manfaat ganda, terutama bagi para petani.
Jerami yang selama ini dianggap sebagai limbah kini memiliki nilai ekonomis. Hal ini dapat meningkatkan pendapatan petani dan mengurangi potensi pencemaran lingkungan akibat pembakaran jerami.
Bobibos membuka peluang baru bagi pemanfaatan limbah pertanian. Inovasi ini sejalan dengan konsep ekonomi sirkular yang mendorong pemanfaatan sumber daya secara optimal dan mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan.
Tantangan dan Harapan
Meskipun menjanjikan, Bobibos tentu menghadapi berbagai tantangan. Salah satunya adalah memastikan ketersediaan pasokan jerami yang berkelanjutan.
Selain itu, perlu adanya dukungan dari pemerintah dan berbagai pihak terkait untuk mengembangkan infrastruktur dan regulasi yang mendukung produksi dan distribusi Bobibos secara luas.
Terlepas dari tantangan yang ada, kehadiran Bobibos memberikan harapan baru bagi masa depan energi Indonesia. Inovasi ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar untuk mengembangkan energi bersih yang mandiri dan berkelanjutan.
Mari kita dukung pengembangan Bobibos dan inovasi energi bersih lainnya demi masa depan yang lebih baik.
Baca Juga: 2 Bulan BBM di SPBU Shell dan Vivo Kosong, Ketua Komisi XII DPR Buka Suara
Pertanyaan Umum (FAQ)
Apa itu Bobibos?
Bobibos adalah Bahan Bakar Minyak (BBM) berbasis nabati yang diproduksi oleh PT Inti Sinergi Formula. Diklaim lebih ramah lingkungan dan memiliki RON mendekati 98.
Apa bahan baku utama pembuatan Bobibos?
Bahan baku utama Bobibos adalah jerami, yaitu limbah sisa panen padi.
Mengapa jerami dipilih sebagai bahan baku Bobibos?
Jerami dipilih karena ketersediaannya melimpah dan biayanya relatif rendah, sehingga dapat menekan Harga Pokok Produksi (HPP) Bobibos.
Apa manfaat penggunaan Bobibos?
Bobibos diklaim lebih ramah lingkungan, dapat memanfaatkan limbah pertanian (jerami), dan diharapkan lebih terjangkau bagi masyarakat.