PSIM Yogyakarta Bungkam Dewa United: Haljeta Cetak Brace, Laskar Mataram Perkasa
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5388729/original/014086200_1761129347-PSIM_Yogya.jpeg)
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - PSIM Yogyakarta berhasil menunjukkan dominasinya di kancah BRI Super League dengan kemenangan meyakinkan atas Dewa United. Pertandingan yang berlangsung pada Rabu, 22 Oktober 2025, di Stadion Sultan Agung, Bantul, ini menjadi panggung bagi penampilan gemilang Nermin Haljeta yang mencetak dua gol, memastikan kemenangan bagi Laskar Mataram.
Kemenangan ini tidak hanya menambah poin penting bagi PSIM Yogyakarta, tetapi juga menunjukkan kekuatan tim dalam menghadapi tantangan di liga. Dewa United, meskipun berusaha memberikan perlawanan, harus mengakui keunggulan PSIM dalam pertandingan yang berjalan sengit.
Jalannya Pertandingan: PSIM Tampil Dominan
Sejak awal pertandingan, PSIM Yogyakarta langsung menunjukkan intensi menyerang. Mereka mengambil inisiatif serangan dan berusaha keras menekan pertahanan Dewa United. Strategi ini membuahkan hasil cepat ketika Nermin Haljeta sukses mencetak gol pembuka.
Gol cepat Haljeta pada menit ketiga menjadi awal yang sempurna bagi PSIM. Umpan terobosan dari Ezequiel Vidal berhasil dimanfaatkan dengan baik oleh Haljeta, yang kemudian melepaskan tendangan kaki kanan yang tak mampu dihentikan kiper Dewa United, Sonny Stevens. Hal ini memberikan suntikan semangat bagi seluruh pemain PSIM.
Gol Cepat Membuka Keunggulan
Gol cepat ini langsung mengubah jalannya pertandingan. PSIM semakin percaya diri dan terus menggempur pertahanan Dewa United. Deri Corfe hampir menggandakan keunggulan pada menit ke-22, tetapi sayang tendangannya masih melebar tipis.
Dewa United mencoba bangkit dengan mengandalkan serangan balik. Stefano Lilipaly memiliki peluang emas pada menit ke-26, namun kiper PSIM, Cahya Supriadi, tampil gemilang dengan menepis tendangan voli Lilipaly. Skor 1-0 bertahan hingga turun minum, memberikan harapan bagi kedua tim.
Kartu Merah Ubah Situasi: Keunggulan PSIM Semakin Jelas
Paruh kedua pertandingan dimulai, PSIM Yogyakarta tetap mendominasi jalannya laga. Serangan yang dibangun oleh pemain seperti Ze Valente, Fahreza Sudin, Rakhmatsho Rakhmatzoda, dan Ezequiel Vidal terus menggempur pertahanan Dewa United.
Momentum berubah ketika Nick Kuipers dari Dewa United mendapat kartu merah pada menit ke-51. Kehilangan satu pemain membuat Dewa United semakin kesulitan menahan gempuran PSIM.
Baca Juga: BRI Super League 2025/2026: Divaldo Alves Soroti Ketatnya Persaingan
Haljeta Kembali Beraksi: Brace yang Memastikan Kemenangan
Unggul jumlah pemain, PSIM semakin gencar menyerang. Nermin Haljeta kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-61. Berawal dari umpan lambung Ezequiel Vidal, Haljeta berhasil memenangkan duel udara dan menjebol gawang Dewa United dengan tenang.
Gol kedua Haljeta semakin mengukuhkan keunggulan PSIM. Hingga peluit akhir, skor 2-0 bertahan, memastikan kemenangan bagi PSIM Yogyakarta. Haljeta layak dinobatkan sebagai pahlawan kemenangan dalam laga ini.
Analisis dan Dampak Pertandingan
Kemenangan ini membawa dampak signifikan bagi kedua tim. PSIM Yogyakarta naik ke peringkat ketiga klasemen sementara BRI Super League dengan koleksi 15 poin. Performa impresif ini menunjukkan peningkatan yang konsisten dari tim.
Bagi Dewa United, kekalahan ini menjadi pukulan yang cukup berat. Mereka kini berada di posisi ke-10 dengan 10 poin. Pelatih Dewa United mengakui kekuatan PSIM dan mengakui pentingnya evaluasi tim.
Susunan Pemain Kedua Tim
PSIM Yogyakarta (4-3-3): Cahya Supriadi; Raka Cahyana, Yusaku Yamadera, Rendra Teddy, Reva Adi; Ze Valente, Fahreza Sudin, Rakhmatsho Rakhmatzoda; Ezequiel Vidal, Nermin Haljeta, Deri Corfe.
Dewa United (4-3-3): Sonny Stevens; Rizdjar Nurviat, Brian Fatari, Nick Kuipers, Edo Febriansyah; Alexis Messidoro, Jaja, Ricky Kambuaya; Stefano Lilipaly, Alex Ferreira, Egy Vikri.
Pertandingan ini menjadi bukti bahwa strategi dan kerja keras adalah kunci meraih kemenangan di BRI Super League. PSIM Yogyakarta telah menunjukkan bahwa mereka adalah penantang serius dalam perburuan gelar musim ini.