OpenAI Tawarkan Data Residency di Inggris: Kemitraan Pemerintah Dorong Potensi AI
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - LONDON - OpenAI akan menawarkan kesempatan kepada pemerintah dan bisnis di Inggris untuk menyimpan data di negara tersebut mulai Jumat mendatang. Langkah ini bertujuan untuk membuka potensi kecerdasan buatan (AI) bagi lebih banyak perusahaan dan layanan publik, sebagaimana diumumkan oleh Wakil Perdana Menteri David Lammy pada Kamis.
Rencana ini diamankan melalui kemitraan OpenAI dengan Kementerian Kehakiman (MoJ). Kemitraan ini akan meningkatkan privasi dan keamanan, serta memperkuat ketahanan terhadap ancaman siber, menurut pernyataan pemerintah Inggris.
OpenAI: Pelopor Inovasi AI
Dipimpin oleh Sam Altman, OpenAI telah menggemparkan industri teknologi dengan peluncuran ChatGPT, chatbot AI-nya, pada akhir tahun 2022. Langkah ini menandai lompatan besar dalam kemampuan AI yang dapat diakses oleh masyarakat umum.
Pada bulan Juli, OpenAI menandatangani kemitraan dengan pemerintah Inggris untuk bekerja sama dalam penggunaan AI guna meningkatkan layanan publik. Kerja sama ini mencerminkan komitmen bersama untuk memanfaatkan potensi AI dalam berbagai sektor.
AI Meningkatkan Efisiensi di Kementerian Kehakiman
Lammy, yang akan mengumumkan kemampuan kedaulatan ini pada acara OpenAI Frontiers, menyampaikan bahwa AI telah meningkatkan efisiensi di MoJ. Hal ini menunjukkan dampak nyata dari penerapan AI dalam lingkungan pemerintahan.
Lebih dari 1.000 petugas probasi akan dilengkapi dengan Justice Transcribe, sebuah alat AI yang merekam dan mentranskripsikan percakapan dengan para pelanggar hukum. Alat ini akan menghemat waktu yang dihabiskan untuk memindahkan catatan ke sistem digital.
Mengurangi Beban Administrasi dengan AI
“Dengan mengadopsi AI, kami mengurangi beban administrasi yang berat dan memastikan staf garis depan dapat menghabiskan lebih banyak waktu untuk melakukan hal-hal yang hanya dapat dilakukan manusia – memantau pelanggar hukum dan melindungi masyarakat Inggris,” kata Lammy. Pernyataan ini menyoroti manfaat langsung dari penggunaan AI dalam meningkatkan efisiensi operasional.
Baca Juga: Amazon Prime 28 Tahun Kemudian: Masa Depan E-commerce dan Hiburan di Indonesia
Sam Altman, CEO OpenAI, mengatakan bahwa jumlah pengguna produknya di Inggris telah meningkat empat kali lipat dalam setahun terakhir. Hal ini menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dalam adopsi teknologi OpenAI di Inggris.
Data Residency di Inggris: Pilihan untuk Pelanggan
“Sangat menyenangkan melihat mereka menggunakan AI untuk menghemat waktu, meningkatkan produktivitas, dan menyelesaikan lebih banyak hal,” kata Altman. Peningkatan penggunaan AI mencerminkan kepercayaan pada kemampuannya untuk memberikan nilai tambah.
Data residency di Inggris akan menjadi opsi bagi pelanggan yang menggunakan API Platform, ChatGPT Enterprise, dan ChatGPT Edu. Pilihan ini memberikan fleksibilitas bagi bisnis dan pemerintah untuk memilih lokasi penyimpanan data yang sesuai dengan kebutuhan mereka.
Respons Positif dan Percepatan Adopsi
Matt Weaver, kepala solusi teknik EMEA OpenAI, mengatakan bahwa proyek percontohan di MoJ telah memicu minat dari departemen lain. Hal ini mengindikasikan bahwa penerapan AI di satu sektor dapat mendorong adopsi di sektor-sektor lainnya.
“Kami berharap adopsi akan meningkat sekarang kami memiliki penyebaran pertama yang sedang berlangsung,” katanya dalam sebuah wawancara. Prospek pertumbuhan yang cepat ini mencerminkan optimisme terhadap potensi AI di berbagai bidang.
ChatGPT Atlas: Inovasi Browser Berbasis AI
ChatGPT, yang bersaing dengan Anthropic, Perplexity, dan lainnya, serta perusahaan teknologi besar seperti Google dan Microsoft, pada hari Selasa mengumumkan ChatGPT Atlas, browser web bertenaga AI yang dibangun di sekitar chatbot populernya. Langkah ini menunjukkan upaya berkelanjutan OpenAI dalam berinovasi di bidang AI.
Kedatangan ChatGPT Atlas dapat mempercepat pergeseran ke pencarian berbasis AI karena pengguna mencari informasi yang disesuaikan daripada hasil berbasis kata kunci. Ini menandai perubahan signifikan dalam cara orang mencari dan mengakses informasi online.