Nilai Pasar Bundesliga: Michael Olise Menggila, Adeyemi Masuk 5 Besar
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Bundesliga, sebagai salah satu liga sepak bola top dunia, kembali menghadirkan pembaruan nilai pasar pemain yang menarik perhatian. Sebanyak 148 pemain yang berkompetisi di divisi teratas Jerman mengalami penyesuaian nilai pasar sebagai bagian dari proses ini.
Perubahan ini tidak hanya mencerminkan performa pemain di lapangan, tetapi juga potensi dan daya tarik mereka di mata klub-klub Eropa. Pembaruan ini memberikan gambaran jelas tentang siapa yang sedang naik daun dan siapa yang mungkin mengalami penurunan nilai.
Michael Olise: Meroketnya Bintang Prancis di Bundesliga
Sorotan utama dalam pembaruan nilai pasar kali ini adalah peningkatan signifikan yang dialami oleh Michael Olise. Pemain sayap asal Prancis ini berhasil menunjukkan performa yang luar biasa, sehingga nilai pasarnya melambung tinggi.
Olise mengalami peningkatan nilai pasar sebesar €30 juta, dari €100 juta menjadi €130 juta. Kenaikan ini mengukuhkan posisinya sebagai pemain termahal kedua di Bundesliga, menunjukkan kualitas dan potensi yang luar biasa.
Tobias Kröger, Koordinator Nilai Pasar Transfermarkt Jerman, memberikan pandangannya mengenai peningkatan nilai Olise. Ia menyatakan bahwa nilai pasar Olise mencerminkan statusnya sebagai salah satu pemain terbaik di dunia saat ini.
Performa konsisten Olise di Bundesliga, Liga Champions, dan tim nasional menjadi faktor utama kenaikan nilai pasarnya. Selain itu, minat dari klub-klub top Inggris juga turut memengaruhi penilaian terhadap pemain berusia 24 tahun ini.
Jamal Musiala: Masih Mempertahankan Puncak
Di tengah perubahan nilai pasar, Jamal Musiala dari Bayern Munich tetap kokoh di puncak. Nilai pasar Musiala tidak mengalami perubahan dan tetap berada di angka €140 juta.
Musiala menunjukkan konsistensi dalam performa dan tetap menjadi aset berharga bagi Bayern Munich. Ia juga menjadi salah satu pemain muda paling menjanjikan di dunia sepak bola.
Pemenang Besar Lainnya: Upamecano dan Karl
Selain Olise, ada beberapa pemain lain yang mengalami peningkatan nilai pasar signifikan. Dayot Upamecano dari Bayern Munich mengalami kenaikan sebesar 20%, dari €50 juta menjadi €60 juta.
Kenaikan nilai pasar Upamecano mencerminkan kontribusinya yang penting di lini pertahanan Bayern Munich. Kinerja yang solid dan minim kesalahan menjadi faktor utama peningkatan nilai ini.
Pemenang terbesar berdasarkan persentase di Bayern adalah Lennart Karl. Pemain muda berusia 17 tahun ini mengalami peningkatan nilai pasar sebesar 1233,3%, dari €1,5 juta menjadi €20 juta.
Kröger memuji Karl sebagai salah satu talenta terbesar di Bayern dalam beberapa tahun terakhir. Kemampuan teknik dan penguasaan bola yang luar biasa membuat Karl menjadi aset berharga bagi klub.
Karim Adeyemi: Tembus Lima Besar, Dortmund Bersinar
Performa gemilang Karim Adeyemi membuatnya masuk dalam jajaran lima besar pemain dengan nilai pasar tertinggi di Bundesliga. Pemain Borussia Dortmund ini mengalami peningkatan nilai pasar sebesar €15 juta, dari €45 juta menjadi €60 juta.
Adeyemi menunjukkan peningkatan performa yang signifikan, terutama sejak musim lalu. Ia juga menarik minat dari klub-klub di luar Jerman, yang semakin meningkatkan nilai jualnya.
Kröger menekankan pentingnya konsistensi bagi Adeyemi untuk terus berkembang dan memainkan peran yang lebih besar di tim nasional. Jika terus menunjukkan performa terbaiknya, potensi kenaikan nilai pasar Adeyemi di masa depan sangat besar.
Baca Juga: Erik ten Hag: Kabar Terbaru, Gagal di Leverkusen & Masa Depan Pelatihan
Pemain Dortmund Lainnya yang Bersinar
Selain Adeyemi, beberapa pemain Dortmund lainnya juga mengalami peningkatan nilai pasar. Felix Nmecha, Maximilian Beier, Jobe Bellingham, Fábio Silva, Daniel Svensson, dan Carney Chukwuemeka turut merasakan dampak positif dari peningkatan performa tim.
Performa Dortmund yang semakin membaik menjadi faktor utama peningkatan nilai pasar para pemainnya. Tim ini menunjukkan potensi besar untuk bersaing meraih gelar juara Bundesliga.
Eintracht Frankfurt dan Bayer Leverkusen: Bintang Muda Bersinar
Di Eintracht Frankfurt, dua pemain muda menunjukkan potensi luar biasa dengan peningkatan nilai pasar yang signifikan. Can Uzun mengalami peningkatan nilai pasar sebesar 150%, dari €18 juta menjadi €45 juta.
Uzun dianggap sebagai salah satu pemain muda paling menjanjikan di Eropa saat ini. Kemampuan mencetak gol dan menciptakan peluang menjadikannya komoditas panas di bursa transfer.
Nathaniel Brown juga mengalami peningkatan nilai pasar, dari €22 juta menjadi €30 juta. Ia mendapatkan panggilan ke tim nasional Jerman, yang semakin meningkatkan nilai jualnya.
Sementara itu, Bayer Leverkusen juga memiliki pemain yang nilai pasarnya meningkat. Malik Tillman dan Jarell Quansah, yang baru direkrut, mengalami penyesuaian nilai pasar yang mencerminkan biaya transfer mereka.
Noahkai Banks dan Yan Diomande: Pemain Potensial yang Menggemparkan
Di Augsburg, Noahkai Banks menunjukkan potensi besar di bawah asuhan pelatih baru. Pemain berusia 18 tahun ini mengalami peningkatan nilai pasar sebesar 66,7%, dari €6 juta menjadi €10 juta.
Banks menarik perhatian dengan performanya di lapangan dan juga telah dipanggil ke tim nasional Amerika Serikat. Ia memiliki potensi besar untuk terus berkembang di masa depan.
Di RB Leipzig, Yan Diomande menjadi pemain dengan peningkatan nilai pasar terbesar berdasarkan persentase. Nilai pasar Diomande meningkat sebesar 1233,3%, dari €1,5 juta menjadi €20 juta.
Diomande bergabung dengan Leipzig setelah menunjukkan potensi di LaLiga, dan transfernya menunjukkan bahwa pemain dengan tipe permainannya sangat diminati. Beberapa pertandingan pertamanya di Bundesliga cukup menjanjikan.
Penurunan Nilai Pasar: Sorotan pada Victor Boniface
Tidak semua pemain mengalami peningkatan nilai pasar. Beberapa pemain penting mengalami penurunan nilai, termasuk Victor Boniface.
Setelah transfernya yang gagal ke Arab Saudi dan kegagalan tes medis di AC Milan, nilai pasar Boniface turun €20 juta, dari €40 juta menjadi €20 juta. Penurunan ini mencerminkan situasi yang kurang menguntungkan bagi sang pemain.
Pemain lain yang mengalami penurunan nilai pasar termasuk Yussuf Poulsen dan Jesper Lindstrøm. Performa yang kurang memuaskan menjadi penyebab utama penurunan nilai mereka.
Metodologi Penilaian Transfermarkt
Nilai pasar Transfermarkt dihitung dengan mempertimbangkan berbagai faktor, termasuk diskusi dan evaluasi oleh komunitas Transfermarkt. Tujuannya adalah untuk mencerminkan nilai yang diharapkan dari seorang pemain di pasar bebas, bukan harga transfer yang pasti.
Modalitas transfer, kondisi situasional, dan performa pemain adalah beberapa faktor yang memengaruhi penilaian. Transfermarkt tidak menggunakan algoritma untuk menentukan nilai pasar.