Mewujudkan Kemandirian Energi: Strategi ESDM, PLN, dan Pertamina

Table of Contents

Menteri ESDM, PLN & Pertamina Ungkap Cara Wujudkan Mandiri Energi di Sini


Kemandirian energi nasional menjadi salah satu fokus utama pemerintah dalam upaya mencapai visi Indonesia Emas 2045. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor untuk mencapai tujuan tersebut. Upaya ini melibatkan berbagai pihak, mulai dari pemerintah, perusahaan energi nasional seperti PLN dan Pertamina, hingga masyarakat umum.

Ketahanan energi kini menjadi pilar krusial dalam pembangunan nasional. Indonesia menghadapi tantangan besar dalam mewujudkan kemandirian energi, terutama karena masih bergantung pada energi fosil seperti minyak, gas, dan batu bara. Hal ini membuat negara rentan terhadap fluktuasi harga global dan gangguan pasokan energi.

Menuju Indonesia Emas 2045: Prioritaskan Ketahanan Energi

Visi Indonesia Emas 2045 menuntut transformasi fundamental di berbagai sektor, termasuk energi. Pemerintah telah menetapkan target ambisius untuk mengurangi ketergantungan pada energi fosil dan meningkatkan penggunaan energi baru dan terbarukan (EBT). Strategi ini bertujuan untuk menciptakan sistem energi yang lebih berkelanjutan, efisien, dan ramah lingkungan.

Pencapaian visi ini memerlukan sinergi yang kuat antar berbagai pemangku kepentingan. Kementerian ESDM memainkan peran sentral dalam merumuskan kebijakan dan mengkoordinasikan upaya untuk mencapai target ketahanan energi. PLN dan Pertamina, sebagai perusahaan energi negara, memiliki peran krusial dalam implementasi kebijakan dan memastikan pasokan energi yang stabil.

Tantangan dalam Mewujudkan Akses Energi Merata

Pemerataan akses energi merupakan tantangan signifikan yang harus diatasi. Wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal) masih menghadapi keterbatasan akses listrik, menghambat pembangunan dan kualitas hidup masyarakat di daerah tersebut. Pemerintah terus berupaya mengatasi kesenjangan ini melalui berbagai program.

Program-program seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) 100 GW Desa dan Merdeka dari Kegelapan terus diupayakan. Distribusi Bahan Bakar Minyak (BBM) yang merata juga menjadi fokus penting untuk memastikan seluruh pelosok negeri dapat menikmati akses energi yang memadai. Upaya ini bertujuan untuk menciptakan keadilan energi di seluruh wilayah Indonesia.

Strategi Hilirisasi dan Transisi Energi Bersih

Kementerian ESDM mendorong strategi hilirisasi sebagai kunci untuk meningkatkan nilai tambah sumber daya dan mempercepat transisi ke energi bersih. Hilirisasi melibatkan pengolahan sumber daya alam di dalam negeri untuk menghasilkan produk bernilai lebih tinggi. Strategi ini diharapkan dapat mengurangi ketergantungan impor dan meningkatkan pertumbuhan ekonomi.

Transisi ke energi bersih merupakan aspek krusial dalam mencapai kemandirian energi. Hal ini meliputi peningkatan penggunaan EBT seperti tenaga surya, angin, air, dan panas bumi. Upaya ini juga melibatkan pengurangan emisi gas rumah kaca untuk berkontribusi pada mitigasi perubahan iklim.

Baca Juga: Twibbon HUT RI ke-80 PLN: Rayakan Kemerdekaan dengan Gaya!

Peran Penting PLN dan Pertamina

Sinergi antara pemerintah, PLN, dan Pertamina sangat penting dalam mempercepat langkah menuju kemandirian energi. PLN bertanggung jawab dalam penyediaan listrik yang andal, sementara Pertamina memastikan pasokan energi yang stabil, termasuk BBM dan gas. Keduanya menjadi garda terdepan dalam menjaga pasokan energi domestik.

PLN dan Pertamina juga memiliki peran penting dalam pengembangan EBT. Keduanya berinvestasi dalam proyek-proyek energi terbarukan dan infrastruktur pendukungnya. Melalui kolaborasi yang erat, kedua perusahaan ini berkontribusi pada pencapaian target transisi energi bersih.

Diskusi Mendalam di detikSore On Location

Komitmen untuk mewujudkan kemandirian energi akan dibahas secara mendalam dalam acara detikSore On Location: Indonesia Langgas Berenergi. Acara ini akan digelar di Anjungan Sarinah, Jakarta Pusat, pada Selasa, 7 Oktober 2025.

Acara ini akan menghadirkan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia bersama Direktur Utama PLN Darmawan Prasodjo dan Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Mantiri. Diskusi ini akan memberikan wawasan mendalam mengenai strategi, kebijakan, dan langkah-langkah konkret yang diambil untuk mencapai kemandirian energi.

Sesi Diskusi dan Hiburan

Publik akan dapat menyimak langsung bagaimana Kementerian ESDM menjadi soko guru dalam menciptakan kemandirian energi nasional. Diskusi akan mencakup berbagai aspek, mulai dari kebijakan, kolaborasi antarlembaga, hingga arah transisi energi bersih Indonesia.

Acara ini dikemas dalam suasana santai khas detikSore, memberikan kesempatan bagi publik untuk berinteraksi dan mendapatkan informasi secara lebih santai. Pengunjung juga dapat menikmati senja Ibu Kota dan hiburan menarik di Anjungan Sarinah.

Siaran Langsung dan Dukungan

detikSore On Location Indonesia Langgas Berenergi akan disiarkan secara langsung di 20detik, memberikan akses yang lebih luas bagi masyarakat untuk mengikuti diskusi penting ini.

Acara ini dipersembahkan oleh detikcom yang berkolaborasi dengan Kementerian ESDM, serta didukung oleh PT PLN (Persero). Dukungan ini mencerminkan komitmen bersama untuk mewujudkan kemandirian energi dan mendorong pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Baca Juga

Loading...