3 Fakta Menarik: PSIM Yogyakarta Libas Dewa United, Pecah Telur di Kandang!
RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - PSIM Yogyakarta menunjukkan taringnya di BRI Super League 2025/2026 dengan kemenangan gemilang atas Dewa United. Pertandingan yang digelar di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Yogyakarta, pada Rabu (22/10/2025) sore WIB ini menjadi bukti kebangkitan Laskar Mataram.
Kemenangan ini bukan hanya sekadar tiga poin, tetapi juga menyimpan sejumlah catatan menarik yang patut untuk diulas lebih dalam. Berikut adalah tiga sorotan utama dari pertandingan yang berhasil memukau para penggemar sepak bola.
1. Pecah Telur di Kandang: Momen Manis PSIM Yogyakarta
Salah satu momen paling membahagiakan bagi PSIM Yogyakarta adalah berhasil memecah kebuntuan di kandang sendiri. Setelah beberapa pertandingan sebelumnya gagal meraih kemenangan di Stadion Sultan Agung, akhirnya Laskar Mataram menunjukkan dominasinya.
Kemenangan 2-0 atas Dewa United menjadi bukti nyata bahwa PSIM mampu tampil kuat di hadapan pendukungnya sendiri. Sebelumnya, mereka harus puas dengan hasil imbang melawan Arema FC dan Persib Bandung, serta kekalahan dari Borneo FC.
2. Nermin Haljeta: Bintang Lapangan dengan "Brace" Gemilang
Penampilan gemilang Nermin Haljeta menjadi kunci kemenangan PSIM Yogyakarta. Penyerang asal Slovenia ini menunjukkan kualitasnya dengan mencetak dua gol atau "brace" yang memastikan kemenangan bagi timnya.
Gol-gol tersebut dicetak pada menit ke-3 dan 61', menunjukkan ketajaman dan insting gol yang luar biasa dari Haljeta. Ia juga membuktikan dirinya layak menyandang gelar Man of The Match dalam pertandingan tersebut.
Keterlibatan Ezequiel Vidal
Menariknya, kedua gol Haljeta lahir berkat umpan matang dari gelandang Argentina, Ezequiel Vidal. Kolaborasi apik keduanya menjadi bukti solidnya lini tengah dan depan PSIM Yogyakarta.
Baca Juga: Skuad Impian Garudayaksa FC: Andik Vermansah Pimpin Armada Championship 2025/2026!
Vidal, mantan pemain PSM Makassar, mampu memberikan kontribusi signifikan bagi tim. Kombinasi mereka ini menjadi ancaman serius bagi pertahanan lawan.
3. PSIM Panaskan Persaingan Papan Atas BRI Super League
Kemenangan ini berdampak besar pada posisi PSIM Yogyakarta di klasemen sementara BRI Super League. Laskar Mataram berhasil naik tiga peringkat dan kini berada di posisi ketiga dengan koleksi 15 poin.
Mereka hanya terpaut satu poin dari Persita yang berada di atas mereka. Pertandingan melawan Dewa United ini membuktikan bahwa PSIM siap bersaing di papan atas liga.
Perbandingan dengan Performa Tandang
Menariknya, catatan tandang PSIM justru lebih mentereng dibandingkan performa kandang sebelumnya. Dari lima laga tandang, mereka berhasil meraih tiga kemenangan, satu kali seri, dan hanya sekali kalah.
Hal ini menjadi pekerjaan rumah bagi pelatih Jean-Paul van Gastel untuk meningkatkan performa kandang timnya di laga-laga berikutnya.
Jadwal Mendatang dan Harapan
Setelah kemenangan ini, PSIM Yogyakarta dijadwalkan menjamu Persik Kediri pada pekan ke-11 di SSA pada Jumat (31/10/2025). Pertandingan ini akan menjadi penutup perjalanan Laskar Mataram di bulan Oktober.
Para pendukung tentu berharap tren positif ini dapat terus berlanjut. Mereka sangat antusias menyaksikan bagaimana PSIM terus berjuang untuk meraih prestasi tertinggi di kancah sepak bola Indonesia.