Ranking FIFA Indonesia vs Chinese Taipei: Garuda di Atas Angin Jelang FIFA Matchday
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5334172/original/048312600_1756709099-1000207596.jpg)
Tim Nasional (Timnas) Indonesia akan kembali berlaga dalam ajang FIFA Matchday September 2025. Namun, rencana awal untuk beruji coba melawan Kuwait harus kandas setelah federasi sepak bola Kuwait secara mendadak membatalkan partisipasi mereka melalui surat resmi yang diterima PSSI pada 21 Agustus 2025.
Sebagai gantinya, skuad Garuda akan berhadapan dengan Chinese Taipei dan Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo (GBT), Surabaya. Duel seru kontra Chinese Taipei dijadwalkan pada 5 September 2025, sementara laga melawan Lebanon akan digelar pada 9 September 2025. Pertandingan ini menjadi krusial karena berkaitan erat dengan persiapan menuju putaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, di mana Indonesia akan bersaing dengan Arab Saudi dan Irak.
Perjalanan dan Performa Timnas Indonesia
Di bawah asuhan Patrick Kluivert, Timnas Indonesia berupaya keras untuk mengamankan tiket ke Piala Dunia 2026. Program naturalisasi pemain keturunan yang tersebar di Eropa juga menjadi sorotan utama dalam upaya meningkatkan kekuatan tim. Performa gemilang telah ditunjukkan dalam kurun waktu empat tahun terakhir, baik di era Shin Tae-yong maupun di bawah komando Kluivert.
Prestasi membanggakan seperti penampilan apik di Piala Asia hingga nyaris lolos ke Olimpiade 2024 menjadi bukti konkret kemajuan sepak bola Indonesia. Tentu saja, tantangan berat sudah menanti di bulan Oktober, ketika skuad Garuda harus berjuang keras menghadapi Arab Saudi dan Irak dalam persaingan menuju putaran final Piala Dunia 2026.
Fase Naik-Turun dan Peringkat FIFA
Perjalanan Timnas Indonesia sepanjang tahun 2025 mengalami pasang surut yang signifikan. Empat laga penting di bawah arahan Kluivert menghasilkan hasil yang beragam, termasuk kekalahan 1-5 dari Australia, kemenangan tipis 1-0 atas Bahrain dan China, serta kekalahan telak 0-6 dari Jepang pada Juni 2025.
Posisi Indonesia dalam daftar ranking FIFA per Agustus 2025 berada di peringkat ke-118. Meski demikian, skuad Garuda berhasil naik lima peringkat dari posisi sebelumnya berkat kemenangan atas China dan kekalahan dari Jepang di bulan Juni. Performa yang konsisten di level internasional menjadi kunci untuk terus memperbaiki peringkat di kancah sepak bola dunia.
Profil dan Performa Chinese Taipei
Timnas Chinese Taipei, yang kini dilatih oleh Che-Ming Huang (ditunjuk pada 1 Agustus 2025), mayoritas diisi oleh pemain-pemain yang berkompetisi di liga domestik. Skuad mereka berkekuatan 23 pemain, termasuk beberapa pemain kunci seperti Chiu-Lin Huang, Tzu-Ming Huang, Ming-Hsiu Chao, dan pemain naturalisasi Emilio Estevez.
Chinese Taipei memiliki sejarah yang membanggakan dengan dua medali emas Asian Games (1954 dan 1958) serta peringkat ketiga Piala Asia 1960. Namun, dalam beberapa waktu terakhir, mereka mengalami kesulitan bersaing di level internasional, sebagaimana tercermin dari catatan buruk mereka sepanjang tahun 2024, di mana mereka hanya meraih satu kemenangan resmi, yaitu melawan Singapura (3-2).
Catatan Pertandingan dan Ranking FIFA
Di tahun 2024, Chinese Taipei seringkali mengalami kekalahan, seperti melawan Kirgistan (0-2 dan 1-5), Oman (0-3), Malaysia (1-3), dan Kamboja (2-3). Memasuki tahun 2025, mereka berkompetisi di putaran ketiga Kualifikasi Piala Asia 2027, namun hasilnya kurang memuaskan, dengan kekalahan 1-2 dari Turkmenistan (Maret 2025) dan 1-3 dari Sri Lanka (Juni 2025).
Akibat rentetan hasil negatif tersebut, posisi Chinese Taipei dalam ranking FIFA per Juni 2025 berada di peringkat ke-172, turun enam strip dari posisi sebelumnya. Penurunan ini mencerminkan tantangan yang dihadapi tim dalam meningkatkan daya saing mereka di panggung sepak bola internasional. “Peningkatan performa akan krusial untuk memperbaiki peringkat dan meraih hasil positif di setiap pertandingan,” menurut seorang pengamat sepak bola.
Head-to-Head Indonesia vs Chinese Taipei
Dalam sejarahnya, Timnas Indonesia telah bertemu Chinese Taipei sebanyak 14 kali di berbagai ajang. Dari jumlah tersebut, Indonesia berhasil meraih 10 kemenangan dan hanya menelan empat kekalahan. Dominasi Indonesia atas Chinese Taipei juga terlihat jelas dalam produktivitas gol.
Tim Merah-Putih telah mencetak 33 gol dan hanya kebobolan 11 gol dari 12 pertandingan tersebut. Kemenangan terbesar Indonesia atas Chinese Taipei terjadi pada Merdeka Tournament 1968 dengan skor 10-1. Kemenangan teranyar adalah pada leg kedua play-off kualifikasi Piala Asia 2023, di mana Indonesia menang 3-0 (11 Oktober 2021) melalui gol Egy Maulana Vikri, Ricky Kambuaya, dan Witan Sulaeman.
Momen Bersejarah dan Dominasi Indonesia
Pertemuan-pertemuan antara kedua tim ini seringkali menyajikan laga yang menarik. Sejarah panjang perjumpaan kedua tim, yang diperkirakan sudah berlangsung lebih dari enam dekade, semakin mengukuhkan status Indonesia sebagai tim yang lebih superior. Kemenangan demi kemenangan yang diraih, menegaskan dominasi skuad Garuda di atas Chinese Taipei.
Dengan catatan yang gemilang ini, Timnas Indonesia jelas berada di atas angin menjelang pertemuan mendatang. Pertandingan FIFA Matchday ini menjadi momentum penting bagi Timnas Indonesia untuk terus mematangkan strategi dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan di kualifikasi Piala Dunia 2026, di mana persaingan akan semakin ketat. Semangat juang tinggi dan dukungan penuh dari para suporter akan menjadi faktor krusial dalam upaya meraih prestasi tertinggi.