Pramono Anung Dorong MRT Jakarta-Banten: Solusi Atasi Kemacetan, Impian Terwujud!

Table of Contents

Pramono Ingin Rute MRT Tembus Banten: Saya Sampaikan ke Dirut, Gimana Caranya, Cari Akal Supaya Disambungkan


RAKYATMEDIAPERS.CO.ID - Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menyampaikan keinginannya yang kuat untuk memperpanjang rute Mass Rapid Transit (MRT) hingga wilayah Banten. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan konektivitas transportasi dan menjadi solusi krusial dalam mengatasi masalah kemacetan yang kronis di wilayah Jabodetabek.

Rencana Ambisius: MRT Menuju Banten

Keinginan ini disampaikan langsung oleh Pramono saat ditemui di Jakarta Selatan pada Selasa, 9 September. Pramono mengungkapkan bahwa cita-citanya bersama Gubernur Banten, Andra Soni, adalah agar MRT segera dapat menjangkau Banten. “Makanya, berkali-kali saya sampaikan kepada Dirut MRT, gimana caranya, cari akal supaya disambungkan,” ujar Pramono seperti yang dilansir oleh Antara.

Kerja Sama Transportasi: Pondasi Awal

Saat ini, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan Pemerintah Provinsi Banten telah menjalin kerja sama dalam bidang transportasi melalui program Transjabodetabek. Pramono mengenang kembali awal mula kerja sama ini, dimulai dengan rute Transjabodetabek dari Alam Sutera ke Blok M. Ia mengakui bahwa pada awalnya, program ini mungkin dipandang sebelah mata, tetapi esensinya adalah untuk mengurangi kemacetan yang terjadi.

Manfaat Perpanjangan MRT: Mengurai Kemacetan dan Tingkatkan Mobilitas

Pramono menekankan pentingnya kerja sama antara Jakarta dan wilayah penyangga dalam mengatasi masalah kemacetan. Ia membayangkan, dalam kurun waktu empat sampai lima tahun ke depan, rute MRT sudah dapat terhubung dari Pondok Labu hingga Banten, baik itu Tangerang maupun Tangerang Selatan.

Target Waktu dan Realisasi

Berdasarkan rencana, pembangunan MRT saat ini ditargetkan akan sampai di Kota pada tahun 2027 dan mencapai Ancol pada tahun 2029. Namun, sebelum proyek ke Ancol selesai, Pramono berkeinginan untuk segera memulai pembangunan rute MRT menuju Banten. Ia optimis bahwa hal ini akan menjadi kemajuan signifikan dalam sistem transportasi di Jakarta.

Dampak Positif bagi Masyarakat

Perpanjangan rute MRT ke Banten diharapkan akan memberikan dampak positif yang luas. Pertama, mengurangi kemacetan lalu lintas, yang akan menghemat waktu dan energi masyarakat. Kedua, meningkatkan mobilitas warga, memudahkan mereka untuk bepergian antara Jakarta dan Banten dengan lebih efisien. Ketiga, mendorong pertumbuhan ekonomi di kedua wilayah, karena aksesibilitas yang lebih baik akan menarik investasi dan aktivitas bisnis.

Meningkatkan Peringkat Transportasi Publik

Sebagai informasi tambahan, Pramono juga mengungkapkan kebanggaannya atas pencapaian transportasi publik Jakarta yang masuk dalam peringkat ke-17 dunia, bahkan lebih baik dari Kuala Lumpur dan Bangkok. Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah dalam mengembangkan sistem transportasi yang modern dan handal.

Kesimpulan: Mewujudkan Impian Transportasi Terpadu

Usulan Pramono Anung untuk memperpanjang rute MRT hingga Banten adalah langkah strategis yang sangat penting. Dengan dukungan dan kerja sama dari berbagai pihak, impian untuk menciptakan sistem transportasi terpadu dan efisien di wilayah Jabodetabek akan segera terwujud. Hal ini akan membawa dampak positif bagi masyarakat, mulai dari pengurangan kemacetan hingga peningkatan kualitas hidup secara keseluruhan.

Baca Juga

Loading...