Pelaku Penjarahan di Jakarta Terdeteksi, Polda Metro Siap Bertindak!

Polda Metro Jaya menunjukkan keseriusannya dalam menindaklanjuti kasus perusakan dan penjarahan yang terjadi di Jakarta beberapa waktu lalu. Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri, menyatakan bahwa pihaknya telah mendeteksi keberadaan terduga pelaku dan akan segera melakukan penangkapan. Pernyataan ini disampaikan di Balai Kota Jakarta pada Senin, 1 September 2025, menegaskan komitmen kepolisian dalam menjaga keamanan dan ketertiban ibu kota.
"Yang untuk melakukan aksi perusakan atau penjarahan kami sudah mendeteksi, sudah tinggal tunggu saja kita akan melakukan upaya tindakan tegas, penangkapan, mohon doanya semuanya bisa berjalan baik," ujar Irjen Asep kepada awak media. Beliau menambahkan bahwa informasi lebih detail mengenai jumlah pelaku akan disampaikan kemudian, mengingat tim kepolisian masih terus bekerja di lapangan. Prioritas utama saat ini adalah memastikan situasi tetap kondusif.
Tindak Tegas Atas Instruksi Presiden dan Kapolri
Irjen Asep menegaskan bahwa tindakan tegas dan terukur akan diambil terhadap segala bentuk aksi anarkis dan perusakan fasilitas umum. Instruksi ini datang langsung dari Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, menunjukkan perhatian serius pemerintah terhadap isu keamanan di Jakarta. Kepolisian berkomitmen untuk membedakan antara penyampaian pendapat secara damai, yang dilindungi undang-undang, dengan tindakan anarkis yang merugikan masyarakat.
Massa Aksi dan Upaya Pengamanan
Sejak tanggal 25 Agustus 2025, Jakarta telah menjadi pusat konsentrasi massa dari berbagai elemen. Hingga saat ini, sebanyak 1.240 orang dari luar Jakarta telah ditangkap terkait kericuhan yang terjadi. "Sekitar 1.240 ya yang mana mereka berasal dari wilayah luar Jakarta, ada yang dari Jawa Barat ada yang dari Jawa dari Banten," jelas Irjen Asep.
Pangdam Jaya Mayjen Deddy Surya menambahkan bahwa massa yang turun ke jalan belakangan ini didominasi oleh pelajar SMA dan STM. Pihaknya juga menegaskan bahwa pelaku tindakan anarkis akan ditindak tegas. "Perlu kami sampaikan bahwa masa ini adalah sekarang lebih ke banyak anak-anak SMA maupun STM dan ini juga bagian dari pada yang harus saling jaga bersama warga. Ketika beberapa hari mohon maaf atas ketidaknyamanan juga beberapa hari ini kita ini tentu yang saya lakukan, kami lakukan bersama Polri juga untuk menjaga keamanan dan kenyamanan dan apapun sekarang yang melakukan tindakan anarkis akan ditindak tegas," ucap Mayjen Deddy Surya.
Kepolisian dan TNI terus berkoordinasi untuk menjaga keamanan dan ketertiban di Jakarta. Upaya preventif dan penegakan hukum akan terus dilakukan untuk memastikan kota Jakarta tetap aman dan kondusif bagi seluruh warganya. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh isu-isu yang tidak bertanggung jawab.
Tonton juga video "Sri Mulyani Angkat Bicara Setelah Rumahnya Dijarah" di sini: [Link Video - Placeholder, karena tidak ada link yang diberikan]