Imbauan WFH Efektif: Lalin Gatsu-Sudirman Lancar, Warga Terkejut!

Table of Contents

Lalin Gatsu-Sudirman Lancar Usai Imbauan WFH, Warga: Kayak Bukan Jakarta


Pemandangan tak biasa terlihat di jantung ibu kota pagi ini. Kawasan Jalan Gatot Subroto (Gatsu) hingga Jalan Sudirman, yang biasanya menjadi momok bagi para komuter karena kemacetannya yang parah, kini tampak lengang. Perubahan drastis ini dirasakan oleh banyak warga Jakarta, yang terbiasa dengan hiruk pikuk lalu lintas padat setiap hari kerja, terutama di hari Senin.

Menurut pantauandetikcompada Senin, 1 September 2025, pukul 08.32 WIB, lalu lintas di Jalan Gatsu dari arah Pancoran terpantau lancar jaya. Kendaraan dapat melaju dengan kecepatan normal tanpa hambatan berarti. Kondisi ini bagaikan oase di tengah gurun pasir bagi para pengguna jalan yang setiap hari harus berjibaku dengan kemacetan Jakarta.

Keadaan serupa juga terlihat di Halte TransJakarta Tegal Parang, yang biasanya dipenuhi oleh pekerja yang hendak melanjutkan perjalanan ke berbagai lokasi di sekitar Gatsu. Pagi ini, halte tersebut tidak seramai biasanya. Hanya terlihat beberapa orang yang naik dan turun bus secara bergantian.

Pengakuan Warga: Seperti Bukan Jakarta!

Rama (38), seorang karyawan yang bekerja di salah satu gedung di kawasan Gatsu, mengungkapkan keterkejutannya. "Beda banget! Biasanya jam 7 pagi sudah macet total, suara klakson nggak berhenti dari Pancoran. Ini sudah mau jam 9, kok nggak macet sama sekali?" ujarnya saat ditemui. Rama menduga bahwa imbauan work from home (WFH) yang diterapkan oleh sejumlah perusahaan menjadi penyebab utama kelancaran lalu lintas pagi ini. "Karena orang-orang WFH. Biasanya di depan halte ini pasti sudah banyak ojek online yang menawarkan jasa antar untuk yang transit dari busway. Sekarang kosong melompong," tambahnya.

Usai memantau kondisi di Gatsu, tim detikcom melanjutkan perjalanan menggunakan TransJakarta 9D menuju Jalan Sudirman. Bus TransJakarta yang biasanya penuh sesak, kini terlihat lebih lengang dengan hanya beberapa penumpang di dalamnya. Perjalanan dari Gatsu ke Sudirman pun ditempuh tanpa kendala berarti. Bus hanya berhenti sesekali di halte dan lampu merah.

Dampak WFH: Lebih Tenang di Jalan, Tapi...

Gisca (28), seorang pekerja di kawasan Sudirman, juga merasakan perbedaan yang signifikan. "Kayak bukan Jakarta! Di busway nggak padat, sepi, nggak stres di jalan," tuturnya. Gisca sendiri tetap harus datang ke kantor karena ada pekerjaan yang tidak bisa diselesaikan dari rumah. Meski menikmati kelancaran lalu lintas, Gisca mengaku masih merasa was-was pasca aksi massa yang terjadi beberapa hari lalu. Ia berharap situasi di Jakarta akan semakin kondusif ke depannya.

"Suka lalu lintas hari ini, tapi nggak suka penyebabnya. Dari rumah, orang tua juga waswas, kitanya di jalan juga takut. Tapi bismillah, semuanya membaik, itu saja harapannya," pungkas Gisca. Kelancaran lalu lintas di kawasan Gatsu-Sudirman ini menjadi bukti nyata efektivitas imbauan WFH dalam mengurangi kepadatan lalu lintas di Jakarta. Namun, di balik kelancaran ini, terselip rasa khawatir dan harapan akan kondisi Jakarta yang lebih aman dan stabil.

Untuk melihat situasi terkini di kawasan Gedung DPR, Anda dapat menyaksikan video "Situasi Terkini di Kawasan Gedung DPR, Lalin Arah Slipi Ditutup".

Baca Juga

Loading...