Gempa Banyuwangi: 40 Rumah di Situbondo Rusak, BPBD Lakukan Pendataan

Table of Contents

40 Rumah di Situbondo Rusak Akibat Gempa M 5,7 Banyuwangi


Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 5,7 yang mengguncang wilayah Banyuwangi pada akhir September 2025 lalu menyisakan dampak yang cukup signifikan. Getaran gempa turut dirasakan di wilayah Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, mengakibatkan kerusakan pada sejumlah rumah warga.

Berdasarkan data yang dihimpun, tercatat sebanyak 40 rumah di Situbondo mengalami kerusakan akibat guncangan gempa tersebut. Pihak berwenang setempat, dalam hal ini Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Situbondo, telah melakukan upaya pendataan untuk memastikan jumlah kerusakan yang akurat.

Lokasi dan Tingkat Kerusakan Rumah

Mayoritas rumah yang mengalami kerusakan berlokasi di tiga desa yang berada di Kecamatan Banyuputih, Situbondo. Desa-desa tersebut adalah Desa Sumberanyar, Sumberwaru, dan Wonorejo. Ketiga desa ini berdekatan secara geografis dengan wilayah Kabupaten Banyuwangi, sehingga dampak gempa terasa cukup kuat di wilayah tersebut.

Rincian kerusakan yang terjadi di masing-masing desa adalah sebagai berikut: Desa Sumberanyar mencatat 14 rumah rusak, Desa Sumberwaru mengalami kerusakan pada 20 rumah, dan Desa Wonorejo mencatat 6 rumah yang mengalami kerusakan. Kerusakan yang terjadi bervariasi, mulai dari retakan pada dinding hingga atap rumah yang ambrol bahkan roboh total.

Detail Kerusakan di Tiap Desa

Di Desa Sumberanyar, kerusakan yang terjadi meliputi retakan pada dinding bangunan, kerusakan pada atap, serta beberapa kerusakan struktural lainnya. Sementara itu, di Desa Sumberwaru, kerusakan dilaporkan lebih parah, dengan beberapa rumah mengalami roboh sebagian atau bahkan roboh total. Desa Wonorejo juga mengalami dampak, meskipun dengan skala kerusakan yang relatif lebih kecil.

Upaya Penanggulangan Bencana oleh BPBD Situbondo

Kepala Pelaksana BPBD Situbondo, Bapak Sruwi Hartanto, mengungkapkan bahwa pihaknya terus melakukan pendataan untuk memastikan data kerusakan yang valid dan akurat. Pendataan dilakukan secara cermat untuk mendapatkan gambaran yang jelas mengenai dampak gempa terhadap permukiman warga.

BPBD juga telah mengirimkan tim ke lokasi terdampak untuk memantau kondisi secara langsung dan memberikan bantuan darurat kepada warga yang membutuhkan. Tim BPBD juga bersiaga di sejumlah titik untuk mengantisipasi adanya laporan tambahan terkait kerusakan atau kebutuhan mendesak lainnya.

Langkah-Langkah yang Diambil BPBD

Langkah pertama yang dilakukan BPBD adalah melakukan asesmen cepat untuk mengidentifikasi tingkat kerusakan dan kebutuhan mendesak warga. Setelah itu, BPBD berkoordinasi dengan instansi terkait untuk menyalurkan bantuan logistik, seperti tenda pengungsian, makanan, dan kebutuhan dasar lainnya.

Baca Juga: Kisah Inspiratif Petani Muda Banyuwangi: Sukses dengan Hidroponik Selada

BPBD juga terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan pemerintah daerah serta instansi terkait untuk melakukan penanganan lebih lanjut, termasuk perencanaan rehabilitasi dan rekonstruksi pasca-bencana.

Kesiapsiagaan dan Antisipasi Bencana Gempa

Peristiwa gempa bumi ini menjadi pengingat pentingnya kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana alam. Pemerintah daerah dan BPBD terus berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat tentang mitigasi bencana, termasuk melalui sosialisasi dan pelatihan.

Masyarakat diimbau untuk selalu waspada dan mengikuti informasi resmi dari BPBD dan instansi terkait. Penting juga untuk memastikan bahwa bangunan tempat tinggal memenuhi standar keamanan dan memiliki struktur yang tahan terhadap guncangan gempa.

Pentingnya Mitigasi Bencana

Mitigasi bencana merupakan upaya yang sangat penting untuk mengurangi risiko dan dampak yang ditimbulkan oleh bencana alam. Hal ini meliputi upaya pencegahan, pengurangan risiko, kesiapsiagaan, serta tanggap darurat dan pemulihan pasca-bencana.

Dengan meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan, diharapkan masyarakat dapat lebih siap menghadapi bencana alam dan meminimalkan dampak negatif yang ditimbulkan, serta mempercepat proses pemulihan setelah bencana terjadi.

Penutup

Gempa bumi yang terjadi di Banyuwangi dan berdampak pada Situbondo ini menjadi pelajaran berharga bagi semua pihak. Kerja sama dan koordinasi yang baik antara pemerintah, BPBD, dan masyarakat sangat penting dalam upaya penanggulangan bencana. Semoga warga yang terdampak diberikan ketabahan dan kekuatan dalam menghadapi musibah ini.

BPBD Situbondo terus berupaya memberikan yang terbaik untuk membantu warga yang terdampak. Pihak berwenang akan terus melakukan pemantauan dan memberikan informasi terbaru terkait penanganan pasca-gempa.

Baca Juga

Loading...