Geger Kalimalang: Mayat Pria Ditemukan Mengambang, Polisi Ungkap Identitas dan Penyebab

Warga Jakarta Timur dikejutkan dengan penemuan mayat pria di aliran Kalimalang. Peristiwa ini sontak membuat geger warga sekitar dan menjadi perhatian pihak kepolisian untuk mengungkap identitas serta penyebab kematian korban.
Kronologi Penemuan Mayat di Kalimalang
Peristiwa penemuan mayat ini terjadi pada Sabtu sore, 6 September 2025. Lokasi kejadian tepatnya di Jalan Raya Kalimalang, Cipinang Muara, Jakarta Timur.
Warga yang melintas di sekitar lokasi kejadian langsung melaporkan penemuan tersebut kepada pihak berwajib.
Penemuan mayat ini sontak menarik perhatian warga sekitar yang langsung memadati tempat kejadian perkara (TKP).
Saksi Mata Ungkap Penemuan Awal
Seorang saksi mata bernama Suhendi, yang kebetulan melintas di jembatan kecil sungai Kalimalang, menjadi orang pertama yang menemukan jasad tersebut.
Suhendi menceritakan bahwa awalnya ia mengira benda mengambang itu adalah patung. Namun, setelah didekati dan diselidiki lebih lanjut, ia menyadari bahwa itu adalah mayat seorang pria.
"Sekitar setengah dua saya melintas, saya lihat ada yang mengambang, saya kira patung, saya cari (kayu), saya sogok-sogok tapi mengkerut kulitnya, ternyata mayatnya laki-laki," ujar Suhendi.
Identitas Korban Terungkap
Pihak kepolisian dari Polsek Jatinegara segera melakukan penyelidikan setelah menerima laporan penemuan mayat tersebut.
Kapolsek Jatinegara, Kompol Samsono, kemudian mengungkapkan identitas korban. Korban diketahui berinisial AR, seorang pria kelahiran tahun 1994, yang berarti berusia 31 tahun pada saat kejadian.
Informasi ini disampaikan oleh Kompol Samsono, sebagaimana dilansir dari Antara pada Senin, 8 September 2025.
Penyebab Kematian: Diduga Hanyut
Berdasarkan hasil penyelidikan awal dan pemeriksaan terhadap jasad korban, polisi tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan.
Kompol Samsono menegaskan bahwa korban diduga tewas karena hanyut terbawa arus sungai Kalimalang.
"Tidak ditemukan ada tanda-tanda kekerasan pada mayat pria tersebut, karena hanyut," tegas Kompol Samsono.
Korban Telah Diserahkan kepada Keluarga
Setelah proses identifikasi dan penyelidikan selesai, pihak kepolisian kemudian menyerahkan jenazah korban kepada pihak keluarga.
Keluarga korban diketahui berdomisili di kawasan Pondok Bambu, Duren Sawit, Jakarta Timur. Proses penyerahan jenazah ini dilakukan setelah pihak keluarga memastikan identitas korban.
"Sudah dikembalikan ke keluarganya, karena ada keluarganya asal Pondok Bambu, Duren Sawit," jelas Kompol Samsono.
Imbauan Kepada Masyarakat
Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada, terutama saat berada di dekat aliran sungai atau tempat-tempat yang berpotensi membahayakan keselamatan.
Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk segera melapor jika menemukan kejadian serupa atau memiliki informasi terkait insiden ini.
Sumber: https://news.detik.com/