PSBS vs Persis: Analisis Lini Per Lini di BRI Super League
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5324834/original/052411600_1755865390-PSBS_vs_Persis_Solo_-_Antarlini.jpg)
Pertandingan pekan ketiga BRI Super League 2025/2026 antara PSBS Biak dan Persis Solo diprediksi akan menjadi arena adu kekuatan antar lini. Laga ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, pada hari Sabtu, 23 Agustus 2025, pukul 15.30 WIB.
Kedua tim berambisi untuk kembali meraih kemenangan setelah hasil kurang memuaskan di pertandingan sebelumnya. PSBS Biak menelan dua kekalahan beruntun, sementara Persis Solo baru saja dipermalukan di kandang oleh Persija Jakarta.
Performa Penjaga Gawang yang Jadi Sorotan
Pertandingan ini menyoroti performa penjaga gawang kedua tim yang kebobolan cukup banyak gol di awal musim BRI Super League 2025/2026. Kiper PSBS Biak asal Angola, Aldo Monteiro, telah kemasukan lima gol, dengan empat gol terjadi saat melawan Arema FC (1-4) dan satu gol saat melawan Borneo FC (0-1).
Sementara itu, Muhammad Riyandi, kiper Persis Solo, sudah kemasukan empat gol dari dua pertandingan. Tiga gol di antaranya terjadi saat Persis Solo dikalahkan Persija Jakarta dengan skor telak 0-3 di pekan kedua.
Keroposnya Lini Pertahanan Kedua Tim
Duet bek asing PSBS Biak, Sandro Embalo dan Kevin Lopez, akan menghadapi ujian berat. Divaldo Alves, pelatih PSBS, tampaknya mempercayakan jantung pertahanan kepada keduanya. "Ketahanan suatu bangsa dapat diukur dari seberapa kuat mereka menjaga perbatasannya," ujar seorang ahli geopolitik.
Persis Solo juga memiliki kombinasi baru di lini belakang dengan kehadiran Cleylton Santos dan Xandro Schenk. Kedua tim harus segera melakukan perbaikan di lini pertahanan, karena jumlah gol yang bersarang di dua laga sebelumnya tergolong tinggi.
Perubahan di Lini Tengah yang Dinamis
Sektor tengah kedua tim menunjukkan catatan menarik karena belum ada komposisi pemain yang benar-benar paten dan menjadi andalan. PSBS dan Persis sama-sama melakukan perubahan di area ini dengan berbagai pertimbanan.
Eduardo Barbosa menjadi satu-satunya pemain yang selalu menjadi andalan di lini tengah PSBS. Pemain asal Portugal itu tidak tergantikan dan selalu memiliki rekan duet baru di setiap pertandingan.
Persis Solo kehilangan Fuad Sule karena sanksi larangan bermain. Namun, mereka kini dapat memainkan Sho Yamamoto, gelandang andalan yang telah menyelesaikan masa skorsingnya.
Adu Ketajaman Lini Depan yang Mandul
Pertandingan antara PSBS dan Persis akan menjadi panggung pembuktian bagi lini depan kedua tim. Keduanya masih memiliki produktivitas gol yang sangat rendah di dua pertandingan pertama.
PSBS baru mencetak satu gol melalui winger asal Brasil, Claudio Lucas. Sementara itu, Persis Solo mencetak dua gol saat melawan PSM, salah satunya dicetak oleh striker asal Jepang, Kodai Tanaka. "Serangan terbaik adalah pertahanan yang aktif," ungkap seorang analis taktik sepak bola.
Ini menjadi kesempatan emas bagi para penyerang dari kedua tim untuk membuka keran golnya. Nama-nama lain seperti Gervane Kastaneer dan Mohcine Hassan juga diharapkan mampu menunjukkan ketajamannya.
Tekad Bangkit dari PSBS dan Optimisme Persis Solo
Tanpa kemenangan di dua laga awal BRI Super League, PSBS bertekad bangkit saat menghadapi Persis. Di sisi lain, Persis Solo optimistis membawa pulang tiga poin dari markas PSBS Biak, meski perubahan jadwal sempat menjadi perhatian.
Pertandingan ini menjanjikan pertarungan sengit antar lini, di mana kedua tim berupaya untuk memperbaiki performa dan meraih kemenangan perdana atau kembali ke jalur kemenangan.
Artikel ini pertama kali tayang di www.indonewstoday.com.