Prabowo Ziarah & Kecam Kematian Ojol Affan: Tragedi Demo Jakarta 2025
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/medias/5332435/original/044178000_1756480248-WhatsApp_Image_2025-08-29_at_22.06.42_9e0bc1cb.jpg)
Jakarta, Indonesia – Duka mendalam menyelimuti keluarga pengemudi ojek online (ojol) Affan Kurniawan. Pria tersebut menjadi korban dalam kericuhan demonstrasi yang terjadi pada 28 Agustus 2025 di Pejompongan, Jakarta. Affan Kurniawan tewas setelah terlindas oleh mobil rantis (kendaraan taktis) milik Brimob. Kabar duka ini menggugah perhatian publik dan memicu reaksi dari berbagai pihak, termasuk Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto.
Prabowo Nyatakan Duka Mendalam dan Perintah Usut Tuntas
Presiden Prabowo Subianto tidak tinggal diam atas tragedi yang merenggut nyawa Affan Kurniawan. Pada Jumat malam, 29 Agustus 2025, Prabowo secara langsung menyambangi rumah duka untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban. Kehadiran Prabowo menunjukkan rasa empati dan komitmen pemerintah dalam menangani kasus ini. Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menyampaikan rasa kaget dan kecewanya atas tindakan berlebihan yang dilakukan oleh petugas Brimob saat mengamankan jalannya demonstrasi.
Presiden Prabowo menegaskan bahwa ia telah memerintahkan jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk melakukan penyelidikan secara tuntas dan transparan. Ia menekankan pentingnya penegakan hukum dan meminta agar seluruh petugas yang terlibat dalam insiden tersebut bertanggung jawab atas perbuatannya. "Petugas-petugas yang terlibat harus bertanggung jawab. Seandainya diketemukan mereka berbuat di luar kepatutan dan ketentuan yang berlaku. Kita ambil tindakan sekeras-kerasnya sesuai hukum yang berlaku," tegas Prabowo.
Kunjungan ke Rumah Duka dan Dukungan Pemerintah
Kunjungan Presiden Prabowo ke rumah duka Affan Kurniawan bukan hanya sekadar bentuk belasungkawa, tetapi juga sebagai wujud nyata dukungan pemerintah kepada keluarga korban. Dalam kunjungan tersebut, Prabowo didampingi oleh sejumlah menteri, di antaranya Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi, Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Pratikno, dan Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya. Kehadiran para pejabat tinggi negara ini menunjukkan keseriusan pemerintah dalam menangani kasus ini.
Presiden Prabowo juga menyampaikan komitmen pemerintah untuk menjamin kehidupan keluarga Affan Kurniawan. "Pemerintah akan menjamin kehidupan keluarganya dan akan memberi perhatian khusus kepada baik orang tuanya dan adik-adik dan kakak-kakaknya," ujar Prabowo. Janji ini memberikan harapan dan ketenangan bagi keluarga korban di tengah duka yang mendalam.
Imbauan Prabowo: Tenang dan Waspada Provokasi
Selain menyampaikan belasungkawa dan komitmen untuk mengusut tuntas kasus ini, Presiden Prabowo juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan waspada terhadap potensi provokasi yang dapat memperkeruh situasi. Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh gerakan-gerakan yang mengarah pada kerusuhan. "Kita harus waspada, kita harus tenang dan kita tidak boleh mengizinkan kelompok-kelompok yang ingin membuat huru-hara dan kerusuhan," kata Prabowo.
Presiden Prabowo juga menegaskan bahwa pemerintah akan berupaya semaksimal mungkin untuk melindungi dan menyejahterakan rakyat. Ia berjanji akan mencatat dan menindaklanjuti semua keluhan masyarakat. "Pemerintah yang saya pimpin akan berbuat yang terbaik untuk rakyat kita. Semua keluhan-keluhan masyarakat akan kami catat. Dan akan kami tidak lanjuti," imbuh Prabowo.
Reaksi Masyarakat dan Langkah Selanjutnya
Tragedi yang menimpa Affan Kurniawan telah memicu berbagai reaksi dari masyarakat. Beberapa kelompok masyarakat, termasuk sesama pengemudi ojol, melakukan aksi solidaritas dan menuntut keadilan. Massa aksi di Malang bahkan menyerukan tuntutan yang sama. Beberapa tokoh publik juga menyampaikan ungkapan duka melalui media sosial.
Pemerintah, melalui Polri, telah melakukan penyelidikan untuk mengungkap fakta-fakta di balik insiden ini. Hasil penyelidikan diharapkan dapat memberikan kejelasan dan keadilan bagi keluarga korban serta masyarakat luas. Kasus ini menjadi pengingat pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban dalam setiap kegiatan, serta perlunya penegakan hukum yang tegas dan transparan.
Insiden ini juga diharapkan menjadi pelajaran bagi semua pihak, terutama aparat keamanan, untuk lebih mengedepankan pendekatan yang humanis dan proporsional dalam menghadapi demonstrasi. Kematian Affan Kurniawan adalah tragedi yang tidak boleh terulang kembali.