Pemain Arsenal yang Dulu Dibuang, Sekarang Jadi Bintang!

Table of Contents

Eberechi Eze & 6 Pemain Lain yang Dulu Dilepas Arsenal, Sulit Dipercaya!


Diperbarui: 25 Agustus 2025, 13:00 WIB. Diterbitkan: 25 Agustus 2025, 12:55 WIB. Akademi Arsenal, yang telah lama dikenal, adalah pabrik penghasil pemain-pemain muda berbakat di Inggris. Banyak pesepak bola belia yang tumbuh di sana sebelum akhirnya menembus level senior.

Akan tetapi, tidak semua pemain mampu bertahan lama di klub tersebut. Ada beberapa yang dilepas terlalu cepat, bahkan sebelum mereka memiliki kesempatan untuk menunjukkan potensi terbaiknya. Sejumlah nama yang dulunya dianggap kurang mumpuni, kini justru bersinar gemilang. Mereka berubah menjadi pemain bintang di berbagai kompetisi sepak bola teratas Eropa.

Keputusan Arsenal yang Disayangkan

Fakta ini tentu menimbulkan pertanyaan besar tentang keputusan Arsenal di masa lampau. Klub sekaliber The Gunners pun bisa keliru dalam menilai bakat pemain. Berikut ini adalah tujuh pemain yang pernah dilepas Arsenal dan kini terbukti menjadi sosok penting di klub masing-masing. Arsenal mungkin menyesal telah melepas Eberechi Eze saat masih belia.

Saat itu, di usia 13 tahun, ia dianggap belum cukup bagus untuk bertahan di akademi klub. Eze tidak menyerah dan berkelana melalui Fulham, Reading, serta Millwall sebelum akhirnya bersinar di QPR. Dukungan kuat dari para penggemar QPR membuat namanya meroket dan membuka jalan menuju level tertinggi. Kini, cerita berbalik dengan cara yang sangat dramatis. Dari sosok yang pernah ditolak, Eze kembali ke Arsenal dengan status sebagai salah satu pemain termahal, dengan nilai mencapai 67,5 juta pounds.

Harry Kane dan Penyesalan Arsenal

Arsenal pernah melepas Harry Kane karena dianggap tidak cukup menjanjikan secara fisik. Tidak ada yang menyangka bahwa anak pendiam ini akan menjadi mesin gol kelas dunia. Roy Massey, mantan kepala akademi Arsenal, secara terbuka mengakui penyesalannya atas keputusan tersebut. Menurutnya, klub saat itu salah dalam membaca potensi Kane. Pada akhirnya, Tottenham lah yang beruntung mendapatkan jasanya. Kane membalas semua keraguan dengan torehan 455 gol sejak debut profesionalnya pada 2010.

Nasib Pemain Lain yang Dibuang

Nathan Tella sempat menimba ilmu di akademi Arsenal, tetapi dilepas ketika usianya 17 tahun. Momen tersebut menjadi pengalaman pahit pertamanya merasakan penolakan dalam dunia sepak bola. Ia merasa sudah selangkah lagi untuk mewujudkan impiannya bermain untuk klub yang didukungnya sejak kecil. Kekecewaan itu meninggalkan bekas mendalam pada perjalanan karier mudanya. Tella kemudian bergabung dengan Southampton dan mengembangkan bakatnya selama enam tahun berikutnya. Kesuksesannya saat dipinjamkan ke Burnley membuat Bayer Leverkusen memboyongnya dengan mahar 20 juta pounds.

Michael Olise sempat menimba ilmu di akademi Arsenal, Chelsea, dan Man City saat masih muda. Perkembangan terbaiknya baru muncul ketika ia bergabung dengan Reading pada 2017. Mehmet Ali, mantan manajer Arsenal U21, menyoroti peran besar akademi Reading dalam karier Olise. Semua staf Reading dianggap berjasa besar dalam membimbingnya hingga menjadi pemain berkualitas. Saat ini, Olise dianggap sebagai playmaker top dunia dan tengah menjalani karier di Bayern Munchen. Banyak pihak yakin Arsenal menyesal melepasnya begitu saja pada masa remaja.

Pemain Lainnya yang Tak Beruntung di Arsenal

Donyell Malenn sebenarnya tidak dilepas secara resmi oleh Arsenal, namun dijual ke PSV pada 2017 dengan harga yang relatif kecil. Langkah ini menjadi awal perjalanan profesionalnya di Eropa. Pemain asal Belanda itu mengenang masa-masanya di akademi dan menyinggung komentar staf Arsenal tentang berat badannya. Menurutnya, saat itu ia belum fit sepenuhnya sehingga komentar itu terasa tidak tepat. Karier Malen terus menanjak setelah meninggalkan Arsenal. Ia kemudian bergabung dengan Borussia Dortmund dan Aston Villa dengan total transfer senilai 45 juta pounds.

Arsenal melepas Dwight Gayle dari akademi ketika usianya baru 12 tahun, salah satu alasannya karena tinggi badannya. Kejadian ini menjadi awal perjalanan panjangnya di dunia sepak bola. Gayle memang tidak sampai ke level elit, namun potensinya tetap terlihat. Setelah dilepas, ia meniti karier melalui sepak bola semi profesional hingga bergabung dengan Dagenham & Redbridge pada 2011. Kariernya terus menanjak, Gayle menjadi striker produktif di Championship. Hingga kini, ia juga telah tampil sebanyak 145 kali di Premier League.

Will Lankshear, Sang Striker Muda

Karier Will Lankshear masih terbilang muda, tetapi masa depan striker ini cukup menarik. Arsenal mungkin menyesal melepasnya saat masih di akademi. Setelah pergi dari Arsenal, Lankshear sempat bermain untuk Sheffield United sebelum pindah ke akademi Tottenham pada 2022. Di level usia muda, ia dikenal memiliki kemampuan mencetak gol yang luar biasa. Saat ini, Lankshear dipinjamkan ke Oxford United di Championship. Banyak pengamat sepak bola menilai ia layak menjadi pemain yang pantas diikuti perkembangannya.

Baca Juga

Loading...