Demo DPR Memanas: Massa Kuasai Tol Dalam Kota, Barrier Terbakar, Jakarta

Table of Contents

Situasi Terkini Demo di DPR: Massa Masuk Tol Dalam Kota-Barrier Terbakar


Aksi demonstrasi di depan gedung Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) di Jakarta pada Jumat (29/8/2025) malam semakin memanas. Situasi terkini menunjukkan peningkatan eskalasi dengan massa demonstran yang memasuki Tol Dalam Kota, tepatnya di kawasan Jalan Letjen S Parman. Insiden ini menandai babak baru dalam gelombang unjuk rasa yang telah berlangsung, menciptakan kekhawatiran akan potensi eskalasi lebih lanjut.

Massa Kuasai Tol Dalam Kota: Pemandangan yang Mengejutkan

Pantauan langsung dari tim detikcom di lokasi pada pukul 23.26 WIB menunjukkan massa masih bertahan di dalam Tol Dalam Kota. Kelompok demonstran terlihat berkumpul di dekat gerbang utama DPR, namun kini pergerakan mereka meluas ke area tol. Aksi memasuki tol ini jelas menunjukkan perubahan taktik dan peningkatan intensitas dari para demonstran.

Selain berkumpul, massa juga terlihat berjalan-jalan di dalam Tol Dalam Kota. Lebih lanjut, pemandangan yang memprihatinkan terlihat dengan adanya barrier atau pembatas jalan yang terbakar. Api yang berkobar menambah kesan mencekam di lokasi. Para demonstran bahkan memarkirkan sepeda motor mereka di dalam ruas tol yang seharusnya digunakan untuk lalu lintas kendaraan.

Polisi Siaga di Dalam Gedung DPR

Di sisi lain, aparat kepolisian masih berjaga di dalam gedung DPR RI. Polisi tampak bersiaga dengan mengenakan perlengkapan lengkap, termasuk tameng dan seragam. Kendaraan taktis (rantis) juga terlihat disiagakan di dalam gedung, mengindikasikan kesiapan untuk menghadapi potensi eskalasi. Kehadiran polisi yang masif ini menunjukkan keseriusan pihak berwenang dalam mengamankan situasi.

Konfrontasi: Lemparan Botol, Petasan, dan Gas Air Mata

Situasi di lapangan semakin memanas dengan adanya konfrontasi antara massa dan polisi. Massa demonstran terus melemparkan botol dan menembakkan petasan ke arah polisi. Sebagai respons, polisi beberapa kali membalas dengan menembakkan gas air mata ke arah massa. Bentrokan ini menciptakan ketegangan yang tinggi dan berpotensi menimbulkan korban luka.

Pembakaran Gerbang Tol Pejompongan Sebelumnya

Sebelumnya, massa demonstran juga terlibat dalam pembakaran Gerbang Tol Pejompongan. Kobaran api di gerbang tol tersebut kini telah berhasil dipadamkan. Namun, insiden ini menjadi bukti nyata dari eskalasi aksi yang terjadi.

Dampak dan Analisis Situasi

Aksi demonstrasi yang semakin memanas ini tentu menimbulkan dampak signifikan bagi aktivitas masyarakat di Jakarta. Penutupan ruas tol dan potensi gangguan transportasi menjadi konsekuensi langsung dari aksi ini. Selain itu, eskalasi ini juga menimbulkan kekhawatiran akan potensi kerusuhan yang lebih luas. Analisis situasi menunjukkan bahwa eskalasi ini dipicu oleh berbagai faktor, termasuk tuntutan massa, respons aparat keamanan, dan dinamika politik yang berkembang.

Hingga berita ini diturunkan, situasi di lokasi masih terus berkembang. Pemerintah dan pihak terkait diharapkan dapat mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk meredakan situasi dan mencegah terjadinya kerusuhan yang lebih besar.

Baca Juga

Loading...