Ipsos 2025: UMKM dan Brand Lokal Bertumbuh di E-Commerce

Table of Contents

Riset Ipsos 2025 Beberkan Perkembangan UMKM dan Brand Lokal di Tengah Persaingan E-Commerce


Persaingan di dunia e-commerce Indonesia semakin ketat. Platform-platform besar seperti Shopee, TikTok Shop, Tokopedia, dan Lazada tidak hanya bersaing untuk mendapatkan pangsa pasar terbesar, tetapi juga berlomba-lomba untuk memberikan kontribusi nyata bagi pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) serta brand lokal.

UMKM dan brand lokal adalah tulang punggung perekonomian Indonesia, dan peran mereka di era digital semakin krusial.

Peran E-commerce dalam Mendukung UMKM

E-commerce memberikan peluang besar bagi UMKM dan brand lokal untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan efisiensi operasional, dan menjangkau konsumen di seluruh dunia. Dalam lanskap e-commerce yang kompetitif, keberpihakan pada UMKM dan brand lokal menjadi faktor pembeda yang penting.

Bukan hanya tentang menjadi yang terbesar, tetapi tentang memberikan dampak positif yang paling besar.

Riset terbaru dari Ipsos Indonesia, yaitu E-Commerce Seller Satisfaction 2025, mencoba menjawab pertanyaan tentang platform e-commerce mana yang paling dipercaya, paling berdampak, dan paling efektif dalam mendukung UMKM dan brand lokal di Indonesia.

Riset ini memberikan gambaran yang jelas tentang persaingan di dunia e-commerce dan menyoroti platform yang berhasil membangun hubungan yang kuat dengan para pelaku usaha di Indonesia.

Andi Sukma, Executive Director Ipsos Indonesia, menjelaskan bahwa platform-platform e-commerce tidak hanya bersaing untuk mendapatkan transaksi, tetapi juga berusaha untuk menunjukkan peran mereka dalam mendukung pertumbuhan UMKM dan brand lokal.

Temuan Utama Riset Ipsos 2025

Riset Ipsos melibatkan 350 responden UMKM dan brand lokal di seluruh Indonesia, menggunakan metode Online Panel. Hasil riset menunjukkan bahwa mayoritas penjual (66%) menyebut Shopee sebagai platform pertama yang terlintas dalam benak mereka (Top of Mind).

Selain itu, 70% penjual menjadikan Shopee sebagai platform utama yang paling sering digunakan untuk menjalankan usaha mereka (Brand Used Most Often). Loyalitas pengguna juga menjadi indikator penting.

Sebanyak 77% UMKM dan brand lokal merasa yakin untuk merekomendasikan Shopee kepada pelaku usaha lainnya, diikuti oleh TikTok Shop (69%), Tokopedia (67%) dan Lazada (67%).

Ada tiga alasan utama mengapa UMKM dan brand lokal memilih platform e-commerce tertentu, yaitu: memperluas jangkauan usaha (71%), kepraktisan dan fleksibilitas (66%), serta kemudahan akses dan proses dalam marketplace (59%).

Dampak positif yang dirasakan oleh UMKM dan brand lokal saat berjualan di marketplace antara lain: pemasaran produk yang lebih luas (69%), peningkatan jumlah konsumen (67%), dan peningkatan keuntungan (65%).

Temuan ini menegaskan bahwa e-commerce bukan hanya solusi digital, tetapi juga pendorong pertumbuhan bisnis yang signifikan bagi UMKM dan brand lokal di Indonesia.

Baca Juga

Loading...