Duel Indonesia vs Irak: Update Karier Emil Audero dan Ali Jassim di Klub Eropa
Menjelang babak keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia, sorotan tertuju pada pertandingan krusial antara Timnas Indonesia dan Timnas Irak. Kedua tim, yang tergabung di Grup B bersama Arab Saudi, tengah mempersiapkan diri untuk pertarungan yang akan menentukan langkah mereka di ajang paling bergengsi sepak bola dunia.
Menariknya, di tengah persiapan ini, kabar terbaru datang dari dua pemain kunci masing-masing tim yang pernah berbagi ruang ganti di klub Serie A, Como 1907: penjaga gawang Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi, dan gelandang serang Timnas Irak, Ali Jassim.
Perjalanan karier klub mereka kini menghadapi babak baru yang kontras, menambah narasi menarik jelang pertemuan sengit di lapangan hijau.
Langkah Baru Emil Audero di Serie A
Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, kini telah menemukan pelabuhan baru untuk musim 2025/2026. Setelah berbagai spekulasi, Emil resmi bergabung dengan tim promosi Serie A, Cremonese. Kabar ini dikonfirmasi oleh jurnalis transfer kenamaan Italia, Gianluca Di Marzio, yang menyebutkan bahwa kesepakatan antara Cremonese dan Emil Audero telah tercapai.
Kepindahan ini menandai kembalinya Emil ke kasta tertinggi sepak bola Italia, tempat ia pernah bermain untuk klub-klub besar seperti Juventus, Sampdoria, dan Inter Milan.
Meskipun sempat dipinjamkan ke Palermo di Serie B pada paruh musim lalu dari Como 1907, dengan 15 penampilan, 21 kebobolan, dan tiga clean sheet, Audero kini siap menghadapi tantangan baru di Serie A.
Debutnya yang bersejarah bersama Timnas Indonesia pada Juni 2025 saat melawan China, di mana ia mencatatkan kemenangan 1-0 dan memastikan kelolosan Garuda ke putaran keempat kualifikasi, menunjukkan kapasitasnya sebagai kiper andalan.
Masa Depan Ali Jassim yang Tak Menentu
Berbeda dengan Emil Audero yang mantap dengan klub barunya, bintang muda Irak, Ali Jassim, menghadapi situasi yang belum pasti di Como 1907. Setelah didatangkan dari klub Irak, Al-Kahrbaa Club, pada musim panas tahun lalu, Jassim belum mampu menembus tim utama secara reguler.
Ia hanya mencatatkan dua penampilan bersama Como sebelum kemudian dipinjamkan ke klub Belanda, Almere City, pada Januari 2025. Di Almere City, Jassim bermain dalam 11 pertandingan dan mencetak satu gol, bahkan sempat menjadi rekan setim gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye.
Meskipun kontraknya dengan Como baru akan berakhir pada 2027, minimnya kesempatan bermain dan ketidakpastian posisinya di skuat inti mengindikasikan bahwa masa depannya di klub Italia tersebut masih abu-abu. Situasi ini tentu menjadi perhatian bagi Timnas Irak mengingat Ali Jassim adalah salah satu talenta muda paling menjanjikan mereka.
Perjalanan karier Emil Audero dan Ali Jassim di kancah klub Eropa menjadi cerminan dari dinamika sepak bola profesional yang penuh pasang surut. Saat kedua pemain ini bersiap untuk kemungkinan saling berhadapan sebagai lawan di Kualifikasi Piala Dunia 2026, kondisi klub mereka masing-masing tentu akan mempengaruhi persiapan dan mental mereka.
Pertemuan Timnas Indonesia dan Irak bukan hanya sekadar perebutan poin, melainkan juga panggung di mana kisah individu para pemain, termasuk Emil Audero dan Ali Jassim, akan turut mewarnai drama persaingan menuju pentas dunia.