Home / SUMATERA / SUMATERA UTARA / LANGKAT / DPD LSM Pekan Sumut Cium Indikasi Korupsi di Disprindag Langkat
meizu

DPD LSM Pekan Sumut Cium Indikasi Korupsi di Disprindag Langkat

LANGKAT, RMNEWS.CO.ID-DPD LSM Perjuangan Keadilan Provinsi Sumatera Utara meminta BPK -RI dan Pansus DPRD Kabupaten Langkat tergadap LKPJ Bupati Langkat, untuk mempertanyakan keberadaan mobil Tera Meter Ulang milik Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Langkat sejumlah dua unit.

Permintaan itu disampaikan Agustinus Riza Kaban SE, selaku Ketua DPD LSM Perjuangan Keadilan Sumut Kamis (12/4/2018). Diungkapkam Riza, seharusnya terhitung sejak tanggal 31 Desember 2017 dua unit mobil tersebut sudah berada di kantor dinas. Dan sejak bulan Januari 2018 harusnya sudah beroperasi. Namun kenyataannya sampai saat ini mobil itu tak kunjung beroperasi.

“Berdasarkan pantauan kami, mobil tersebut seharusnya sudah berada di kantor Disprindag Kabupaten Langkat. Namun hingga sampai saat ini saya belum lihat keberadaan mobil yang pembelian melalui pengadaan,” uangkap anggota DPRD Langkat tersebut.

Riza menduga adanya penyalahgunaan jabatan yang mengarah kepada tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh pejabat pada Dinas Perindustrian dan perdagangan Kabupaten Langkat. Sebab dua mobil keberadaan tidak jelas. Bahkan politisi Partai Hanura ini juga mencium adanya penyimpangan dalam proses pengadaan kedua unit mobil tersebut dengan total kurang lebih Rp 1,2 miliar.”Berdasarkan data yang diperoleh dari BPKAD Kabupaten Langkat bahwa untuk kedua unit mobil tersebut sudah dilakukan pembayarannya.Tetapi ada kejanggalan pada data di BPKAD yang saya peroleh bahwa mobil tersebut sudah dibayar secara lunas tapi unitnya tidak jelas keberadaannya,” kesal Riza.

“Yang lebih mengherankan lagi ketika saya melakukan pemantauan terhadap proses pengadaan melalui LPSE Kabupaten Langkat, seharusnya untuk pengadaan kenderaan itu langsung kepada distributor merek kenderaan tersebut melalui sistem ULP. Tapi ini kok malah proses tender,” tutur Riza.

Paling mengherankan, sambung Riza, perusahaan pemenang tender pangadaan bukan perusahaan distributor pemilik merek kenderaan. Akan tetapi perusahaan yang beralamat kantor di dusun yang berada di Kecamatan Padang Tualang, Kabupaten Langkat.”Kami akan segera melayangkan surat kepada pihak yang berwajib karena adanya dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan mibil ini,” pungkasnya. ( rm/supriadi).

 

EDITOR : MUHAMMAD IKHSAN

 

Check Also

Proyek Jalan di Binjai Utara Tanpa Palang Proyek

BINJAI, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Pelaksanaanb proyek pembangunan jalan cor beton yang kini tengah berlangsung dikerjakan di Jalan Perintis …

KPK Tangkap Hakim Pengadilan Negeri Medan

MEDAN, RAKYAT MEDIA-KPK membawa sejumlah orang yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) ke KPK. Ketua PN …