Home / SUMATERA / SUMATERA UTARA / LANGKAT / BNN Bekuk Anggota DPRD Langkat Sindikat Narkotika Internasional
meizu

BNN Bekuk Anggota DPRD Langkat Sindikat Narkotika Internasional

LANGKAT, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Badan Narkotik Nasional (BNN) membekuk anggota DPRD Langkat dari Partai Nasdem Ibrahim Hasan alias Hongkong (45 tahun) yang menjadi sindikat narkotika Internasional. Ibrahim Hongkong tertangkap tangan memiliki tiga karung goni yang berisi sabu seberat 105 kilogram dan 30.000 pil ekstasi,

Calon legislatif dari Partai Nasional Demokrat dibekuk BNN bersama 10 tersangka lain yang diduga menjadi rekan kerja jaringan narkoba serta barang bukti dan 10 tersangka diamankan dari tiga lokasi berbeda yaitu di perairan Aceh Timur, Pangkalan Susu, dan Pangkalan Brandan pada 19 dan 20 Agustus 2018.

“Ibrahim terancam dijatuhi hukuman mati. Ini kejahatan serius, hukumannya harus berat. Itupun mereka tidak takut, yang mereka takutkan kalau barangnya tidak laku,” kata Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Arman Depari, Selasa (21/8/2018) di lokasi penangkapan.

Arman menjelaskan, Ibrahim yang saat ini masih aktif sebagai anggota DPRD Langkat sudah berstatus tersangka. Dia merekrut kurir dan menyewa speed boat untuk mengangkut narkoba dari Pulau Pinang, Malaysia. “Di lokasi tertentu, pengantar dari Malaysia akan bertemu dengan penjemput barang yang menyamar sebagai nelayan,” ucap Arman.

Sabu dan ekstasi, lanjut dia, dibawa ke darat dan disimpan di sebuah gudang penyimpanan. Rencananya, barang akan disebarkan ke beberapa wilayah seperti Aceh, Sumut, dan yang terbanyak ke Jakarta. Pengiriman kali ini adalah yang kedua kalinya.“Dari kapasitasnya, dia bandar besar. Mengaku baru dua kali, nanti akan kita lakukan penyelidikan. Yang pertama, barang buktinya sekitar 55 kilogram,” ungkap Arman.

Pengungkapan kasus ini, sambung dia, membuktikan bahwa peredaran narkoba bisa dilakukan siapa saja tanpa memandang status. Siapapun bisa terlibat. “Sangat disayangkan kalau anggota DPRD yang harusnya mengayomi malah menjadi bandar dan pengedar,” tegasnya.

Kronologi Penangkapan Arman mengungkapkan kronologi penangkan yang dilakukan petugas gabungan BNN, bea cukai dan TNI AL. Pengungkapan pertama di sebuah kapal kayu warna biru di kawasan Selat Malaka pada Minggu (19/8/2018) siang. Dari dalam kapal, petugas menangkap empat orang dan barang bukti tiga karung goni berisi sabu.  Setelah dilakukan pengembangan, petugas melakukan pengejaran ke pelabuhan Pangkalan Susu. Pemilik kapal dan Ibrahim berhasil diringkus.

Dilanjut penangkapan terhadap para kurir dan penjaga gudang. Selain barang bukti sabu di kapal, turut disita barang bukti lain berupa mobil Toyota Fortuner hitam dengan nomor polisi BK 5 IH, SIM, STNK, sepeda motor, uang sebanyak Rp 1,5 juta, ponsel, kartu ATM, dan kartu anggota DPRD Kabupaten Langkat atas nama Ibrahim.***

Reporter : Sofyan

Editor : Mawardi

Check Also

Proyek Jalan di Binjai Utara Tanpa Palang Proyek

BINJAI, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Pelaksanaanb proyek pembangunan jalan cor beton yang kini tengah berlangsung dikerjakan di Jalan Perintis …

KPK Tangkap Hakim Pengadilan Negeri Medan

MEDAN, RAKYAT MEDIA-KPK membawa sejumlah orang yang terkena operasi tangkap tangan (OTT) ke KPK. Ketua PN …