Home / SUMATERA / SUMATERA UTARA / LANGKAT / Video Oknum Kades Diduga Mobilisasi Warga Dukung 01 : Bawaslu Kabupaten Langkat Masih Lakukan Investigasi
meizu

Video Oknum Kades Diduga Mobilisasi Warga Dukung 01 : Bawaslu Kabupaten Langkat Masih Lakukan Investigasi

LANGKAT, RAKYAT MEDIPERS.CO.ID-Beredarnya video oknum Kades Tanjung Mulia, Subagio, akan diproses secara hukum karena diduga tidak bersikap netral dan berpolitik, mengampanyekan Calon Presiden dan Calon Wakil Presiden yang terekam video.

Dalam video berdurasi 46 detik itu, oknum Kades Tanjung Mulia Kabupaten Langkat diduga mengumpulkan dan mengajak masyarakat mengucapkan ikrar mendukung dan memilih Joko Widodo pada Pilpres 17 April 2019 mendatang. Ketua Panwas Kecamatan Hinai, Kab.Langkat, Afandi, mengatakan, saat ini pihaknysa masih melakukan proses memintai keterangan saksi-saksi yang ada di dalam video tersebut.

“Selaku Panwas di Kecamatan Hinai, kami sedang mendalami dan sedang dalam tahap memintai keterangan para saksi, baik panitia pelaksanaan juga warga yang ada di dalam video itu. Tp, kita sudah menyurati Bawaslu Kab.Langkat, tentang adanya laporan video dukungan oknuk Kades yang dinilai tidak netral,” ujarnya melalu WhatsApp, Rabu (6/2/2019) lalu.

Sementara itu, Ketua Bawaslu Kabupaten Langkat, Husni Laili, ketika dimintai komentarnya terkait beredarnya video oknum Kades yang disebut-sebut sejumlah anggota dewan di sosial media facebook, telah dengan sengaja melawan hukum dengan cara mengumpulkan serta memobilisasi warga untuk mengucapkan ikrar mendukung salah satu Paslon Capres/Cawapres Nomor Urut 01 Jokowi-Makruf, membenarkannya.

Menurut dara cantik ini, pihaknya sedang melakukan investigasi lebih lanjut, serta melakukan penelusuran dengan mengumpulkan bukti-bukti serta memintai keterangan para saksi-saksi. “Akn dilakukan investigasi lebih lanjut, juga melakukan penelusuran kronologis pelaksanaan kegiatan tersebut, mengumpulkan bukti-bukti serta memintai keterangan para saksi-saksi,” ujar Laila melalui WhatsApp menjawab konfirmasi Rakyat Media, Rabu (6/2/2019) lalu.

Saat ditanyakan kembalio tentang format sanksi yang akan diberlakukan kepada oknum Kades tersebut jika terbukti sengaja memobilisasi warga untuk berikrar mendukung Capres/Cawapre Nomor Urut 01 Jokowi-Makhruf, Laili akan mengkaji lebih lanjut dengan Sentra Gakhumdu.“ Jika terbukti telah melakukan pelanggaran hukum pemilu, khususnya untuk pelanggaran pidana pemilua, akan dikaji lebih lanjut di dalam tim Sentra Gakhumdu, yang terdiri dari Baswaslu, Kepolisian dan Kejaksaan. Jika berdasarkan hasil investigasi serta bukti dan saksi, kemudian diputuskan sebagai temuan pelanggaran pidana oleh Bawaslu Langkat, maka akan dimasukkan dalam kajian Gakhumdu,” jelasnya.

Hasil kajian, tambah wanita cantik berjilbab ini, Gakhumdu melakukan klarifikasi melalui pihak saksi, alat bukti dan pelapor maupun terlapor. “Jika diputuskan sebagai pelanggaran pidana, maka akan diteruskan ke Kepolisian dan Kejaksaan. Jadi pemberian sanksi tidak dilakukan oleh Bawaslu,” tutup Laili.

Penulis : Rudi Hartono (Redpel Koran Rakyat Media)

Check Also

Sandiaga Uno Sudah Mencium Aroma Kemenangan 17 April 2019

JAKARTA, RAKYAT MEDIA-Sejumlah alumnus sekolah menengah atas (SMA) yang berlokasi di kawasan Bulungan, Jakarta Selatan …

Bupati Langkat Resmi Membuka MTQ Ke-52

“Jadilah Generasi Bangsa, Yang Tidak Maninggalkan Nilai Al-Qur’an” lANGKAT,AKYAT MEDIPERS.CO.IDGemuru takbir bersahutan dengan syahdu dan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *