Home / NASIONAL / Ketua Dewan Pers Yosef Adi Prasetyo : Dewan Pers Rampungkan Verifikasi Media Pada Akhir Tahun 2018
meizu

Ketua Dewan Pers Yosef Adi Prasetyo : Dewan Pers Rampungkan Verifikasi Media Pada Akhir Tahun 2018

PADANG, RMNEWS.CO.ID-Saat ini sebanyak 47.000 jumlah media massa di Indonesia. Dari jumlah tersebut sebanyak 2.000 adalah media cetak, 674 radio, 523 televisi baik nasional maupun lokal dan selebihnya media online. Hal ini dijelaskan Ketua Dewan Pers Yosep Adi Prasetryo, pada puncak peringatan Hari Pers Nasional 2018 Jumat (9/2/2018) di Kota Padang.

Menurut  Yosep, Indonesia menjadi negara yang paling banyak memiliki media massa di dunia. Dengan jumlahnya yang mencapai 47.000 terbagi media cetak, radio, televisi dan mediaonline. Dari jumlah tersebut, kata Yosep, masih banyak media yang tidak memenuhi syarat tetapi masih tetap eksis karena dibantu APBD.

Selain itu, wartawan yang tidak memiliki kompetensi dan tidak memiliki pengetahuan jurnalistik yang cukup serta tidak pernah mengikuti pelatihan jurnalistik juga masih banyak. Hingga saat ini, kata Yosep, baru ada 14 ribu wartawan yang terdaftar memiliki kompetensi.

Oleh karena itu, kata Yosep, pihaknya mendorong perusahaan media segera mengirimkan berkas dan mengajukan permintaan verifikasi faktual ke tim Dewan Pers. Target Dewan Pers merampungkan pekerjaan verifikasi perusahaan media di Indonesia pada 2018.”Target kami pada akhir 2018, kami sudah menyelesaikan pekerjaan verifikasi. Jadi bukan kami yang secara aktif mendatangi perusahaan, tapi merupakan inisiatif dari setiap perusahaan pers, karena itu jadi kebutuhan,” ujarnya

Yosep menjelaskan, sepanjang tahun 2017 tercatat 950 perusahaan pers terverifikasi administrasi di Dewan Pers. Adapun yang telah lolos verifikasi administrasi dan faktual berjumlah 171 perusahaan, terdiri dari 101 media cetak, 22 media televisi, 8 media radio, dan 40 media online. Untuk media online (daring), estimasi Dewan Pers ada sekitar 40.000 media.”Kami berharap 2018, kami bisa mendekati angka yang agak riil dengan media yang ada di Indonesia,” katanya.

Namun, dia mengatakan untuk media daring akan menghadapi tantangan karena jumlahnya mencapai puluhan ribu di Indonesia.”Ada puluhan ribu media online di Indonesia dan itu akan sulit dijangkau, sebagian dari mereka memang bukan dari perusahaan pers,” ujarnya.

Dia menambahkan untuk verifikasi ini Dewan Pers juga akan menunggu kebijakan dari pemerintah, terutama terkait urgensi verifikasi perusahaan media jelang momentum Pemilihan Kepala Daerah dan Pemilihan Umum.”Kami di dewan pers akan terus melakukan verifikasi perusahaan pers,” ujarnya.

Dewan Pers juga berupaya mendorong uji kompetensi wartawan.Hingga saat ini, Dewan Pers telah mengeluarkan 11.811 nomor id sertifikat kompetensi wartawan. Adapun pada 2017, Dewan Pers telah memberikan pengesahan 2.551 Sertifikat Kompetensi Wartawan. Jumlah estimasi total wartawan yang aktif bekerja saat ini mencapai 80.000 orang.

Yosep mengatakan uji kompetensi wartawan juga menjadi penting ke depannya terkait akses.”Kami minta para wartaawan terus ikut uji kompetensi karena nanti pasca 2018, akan ada peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan mengenai diberikannya hak pada setiap instansi untuk tidak melayani wartawan yang tidak punya kompetensi,” jelasnya.(rm/mawardi).

Komentar

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Check Also

Pengalaman 3 Hari Mengikuti UKW di LPDS Jakarta

Pengalaman mengikuti Uji Kompetensi (UKW) jenjang wartawan utama di Lembaga Pers Dr. Soetomo Lantai III …

Wakil Ketua Dewan Pers Ahmad Djauhar : Polisi Tak Boleh Sembarang Panggil Wartawan

JAKARTA, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Menyikapi adanya penangkapan dan pemanggilan oleh Polisi terkait kasus pemberitaan seperti kasus dua wartawan …