Home / KEPRI / Pelabuhan Dompak dan Tanjungmoco di Duga di Korupsi
meizu

Pelabuhan Dompak dan Tanjungmoco di Duga di Korupsi

TANJUNGPINANG, RMNEWS.CO.ID-Pelabuhan Dompak di Kota Tanjungpinang, Kepulauan Riau ambruk sebelum digunakan masyarakat. Diduga, proyek yang menelan dana APBN senilai Rp120 miliar itu berbau korupsi dan saat ini tengah diselidiki Polisi. Kapolres Tanjungpinang AKBP Ardiyanto Tedjo Baskoro mengakui pihaknya tengah melakukan penyelidikan dugaan korupsi proyek pembangunan pelabuhan Dompak.

Haryadi selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) proyek pembangunan pelabuhan ini telah dimintai keterangan. Bahkan, penyidik melakukan pemanggilan ulang sekaligus memintai dokumen pembangunan pelabuhan itu. Haryadi, selaku PPK Pelabuhan Dompak yang sebelumnya diperiksa oleh Polres Tanjungpinang kini nampak keluar dari pintu gerbang Kejari Tanjungpinang.

Haryadi diketahui juga telah beberapa kali diperiksa oleh Polres Tanjungpinang atas dugaan kasus korupsi pelabuhan Internasional Dompak, Tanjungpinang. Sebelumnya, penyelidikan dugaan korupsi pembangunan pelabuhan Dompak, yang menelan dana Rp120 miliar dari APBN itu, dilakukan dengan memanggil dan memeriksa pegawai Kantor Syahbandar dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Tanjungpinang, Haryadi. Dalam proyek ini, ia juga berperan selaku Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).

Selain polres, kini Kejari Tanjungpinang juga memeriksa kasus Dermaga pelabuhan Tanjungmoco. Ternyata ‎Haryadi diketahui juga PPK pada proyek pelabuhan barang Tanjungmoco, Dompak Tanjungpinang. Menurut Haryadi saat dijumpai wartawan mengakui tengah diperiksa terkait proyek pelabuhan barang Tanjungmoco.

“Ya, tadi dipanggil. Untuk (memberikan keterangan) pelabuhan Tanjungmoco,” katanya saat keluar dari Kejari Tanjungpinang sembari berjalan tergesa-gesa menuju kendaraannya.

Haryadi juga tak membantah bahwa dalam proyek pembangunan fisik tahun 2010-2015 itu, ia menjabat PPK. “Sebagai PPK waktu tahap yang pertama aja. Nanti sajalah,” katanya sembari terburu-buru. Sementara itu dari pantauan dilokasi Proyek Pelabuhan Tanjungmoco, terlihat dermaga panjang yang ukuran lebih kurang lebar 7×100 meter. Dermaga beton itu sebagian masih tersisa tiang pancang terbuat dari pipa baja yang berdiri tanpa cor beton di atasnya. Selain itu juga terlihat material bahan bangunan yang tercecer dan terbengkalai di sekitar lokasi proyek.‎

Seorang warga Dompak tak jauh dari Pelabuhan Tanjungmoco  mengatakan bahwa beberapa hari lalu, ada petugas Kejari Tanjungpinang datang untuk melakukan dokumentasi foto.”Ada beberapa hari lalu, ada datang ke dermaga. Dia jalan di sepanjang dermaga, terus ambil-ambil foto juga. Saya kebetulan di situ. Saya lihat di lenganya identitas petugas Kejaksaan Negeri Tanjungpinang,” kata warga setempat.

Sumber yang didapat dari pegawai KSOP Tanjungpinang menyebutkan bahwa ada dua proyek melalui Satker KSOP Tanjungpinang yang tengah diperiksa oleh aparat penegak hukum. Dua diantaranya pelabuhan Internasional Dompak dan Tanjungmoco.”Ada dua kasus yang kayaknya masih diperiksa sekarang. Pak Haryadi dulu PPK dua proyek itu. Ada yang diperiksa di Polres juga. Kemarin saya dapat informasi itu dari rekan kerja di sini ramai ceritakan kasus itu,” kata sumber yang dapat dipercaya. Menurut sumber, pelabuhan itu mencapai Rp 117 miliar dengan 5 tahapan anggaran sejak tahun 2010. Namun hingga kini pelabuhan hanya berdiri dermaga saja dan belum beroperasi. (rm/trb)

 

Komentar

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Check Also

ATB Nunggak Pajak Air Rp39,9 Miliar, DPRD Kepri Desak Pemrov Tagih Utang PT. ATB

TANJUNGPINANG, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Polemik masalah tunggakan pajak PT Adya Tirta Batam (ATB) dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau …

Proyek Pengaspalan Jalan Parit Tegak Senilai Rp 1,8 Miliar Asal jadi

KUNDUR, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Minimnya pengawasan Konsultan pengawas dan TP4D,membuat para kontraktor leluasa mengerjakan proyek asal jadi. Hal …