Home / KEPRI / Seorang Warga Lingga Tewas Diterkam Buaya
meizu

Seorang Warga Lingga Tewas Diterkam Buaya

LINGGA,RMNEWS.CO.ID “Mujur dak dapat diraih malang Tak Dapat Di Tolak,”Geruh Tak Berbunyi ,Malang Tak Berbau”Mungkin itulah kumpulan kata dalam bentuk pribahasa,  yang tepat untuk di ucapkan atas Musibah yang menimpa Azman(Alm) dan keluarga. Suasana Duka  masih menyelimuti seluruh keluarga  almarhum Azman.mereka telah kehilangan anggota keluarga, yang selama ini  menjadi tulang punggung ekonomi keluargs

Azman (alm) harus meregang nyawanya setelah di terkam raja sungai /buaya , tepatnya di belakang rumah nya sendiri. Peristiwa naas tersebut ,yang terjadi pekan lalu, pada sabtu malam (12/5/2018) sekitar pukul 22.30 WIB, di Desa Mepar, Kecamatan Lingga,kabupat Lingga. Menurut keterangan saksi mata, yang tidak lain adalah istri korban sendiri, ketika di sambangi Rakyat Media di kediamannya, istri almarhum dengan raut wajahnya yang  sedih menceritakan kronologis  atau peristiwa naas yang menimpa almarhum suaminya.

Dari keterangan istri korban ,pada malam naas  tersebut suaminya mau memperbaiki jaringan pipa  rusak dan sekaligus ingin menampung air di belakang rumah. Hanya dalam waktu hitungan menit suami(korban) berada di belakang rumah,istri korban mendengar  suara orang minta tolong dari arah belakang rumahnya,istri korban spontan panik dan bergegas menuju  kebelakang rumah, untuk melihat apa yang sedang di alami suaminya.

Namun istri korban kaget, karena tidak menemukan belahan jiwanya (suami)dibelakang rumah,dalam keheningan dan kegelapan malam istri korban tidak bisa berbuat banyak, mengingat jarak pandang pada malam hari sangat terbatas,istri korban hanya bisa pasrah terhadap nasib suaminya.

Dalam kondisi cemas serta panik istri korban mencoba meminta bantuan keluarga dan warga sekitar untuk mencari keberadaan suaminya,namun sayang,upaya pencairan Korban yang dilakukan warga desa setempat belum membuahkan hasil. Kepala desa Mepar, Kamran melalui  salah seorang warganya  meminta untuk membuat Laporan Polisi(LP) ke Polisi sektor Daik-Lingga atas  kejadian orang hilang.

Setelah menerima laporan dari warga, terkait orang hilang di desa Mepar,pihak kepolisian langsung turun kelokasi untuk melakukan upaya pencarian.Upaya pencarian korban yang hilang yang diduga diterkam buaya tersebut, di pimpin langsung  oleh kepala polisi sektor (Kapolsek)Daik-Lingga IPTU Sugianto dan di dampingi Kapala unit kriminal(Kanitres)IPDA Suwondo.

Dilokasi yang sama sejumlah aparat  TNI -AD.AL.Camat Lingga,TIM SAR  , Sat pol PP  dan sejumlah warga turut membantu melakukan upaya pencarian korban,setelah hampir tiga hari melakukan penyisiran ditepi suangai,Tim gabungan menemukan pakaian/baju korban yang di kenakan pada malam kejadian.

Setelah mendapatkan bukti petunjuk awal dari hasil penyisiran yaitu berupa pakaian korban, tim gabungan langsung melajutkan pencarian dengan cara menyisir tepi pantai,lagi-lagi tim gabungan menemukan beberapa organ tubuh manusia seperti usus yang sudah terburai dan sejumlah organ tubuh lainya, di duga kuat milik korban

Sejumlah organ tubuh yang mereka temukan ,  dapat dipastikan oleh para ahli organ tubuh tersebut  adalah organ tubuh manusia yang tak lain adalah,Azman(alm). Ternyata spekulasi atau kabar yang beredar di tengah masyarakat bahwa Azman tewas di terkam buaya memang tidak terbantahkan sesuai dengan kronologis kejadian dan  bukti-bukti yang di temukan pada saat pencarian korban.

Selanjutnya seluruh organ tubuh diserahkan oleh tim gabungan yang terdiri dari aparat kepolisian,TNI AD,AL,Camat Lingga,Tim SAR dan Satpol PP.kepada keluarga atau ahli waris Azman (alm) untuk di kebumikan secara layak dan Lazimnya yang di lakukan atas jenazah.Dari informasi yang berhasil di himpun Rakyat Media, dari berbagai sumber yang layak dipercaya bahwa, buaya sudah begitu ganas menyerang manusia di kabupaten Lingga  Oleh karena itu masyarakat berharap kepada pemerintah atau instansi terkait agar segera mengambil langkah -langkah untuk mengeksekusi permasalahan yang meresahkan masyarakat tersebut.*

Penulis : Taufik Safira

Editor : Muhammad Ikhsan

 

Komentar

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Check Also

Pengelola Bintan Agro Kerjakan Puluhan Tenaga Asing Ilegal, Aparat Berwenang Tak Mampu Bertindak?

BINTAN, RMNEWS.CO.ID-Meski kunjungan wisatawan manca negara (wisman) asal Tiongkok ke Tanjungpinang dan pulau Bintan setiap …

Polres Lingga Buat 8 Pos Pengamanan Mudik Lebaran

LINGGA, RMNEWS.CO.ID-Polres Lingga menyiapkan delapan pos pengamanan dan pelayanan arus mudik lebaran yang ditempatkan di …