Home / KEPRI / Gedung Sekolah Sungai Buluh Lingga Terbengkalai
meizu

Gedung Sekolah Sungai Buluh Lingga Terbengkalai

LINGGA, RMNEWS.CO.ID-Gedung Sekolah SDN kampung baru di Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga yang dibangun memakai anggaran dari APBD TA 2014 senilai Rp 342.165.000 hingga kini terbengkalai.

Sepertinya Dinas Pendidikan Pemkab Lingga membiarkan hal itu terjadi. Warga Kampung Baru, Desa Sungai Buluh, Kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga sangat kecewa terhadap kepala Dinas Pendidikan yang tidak memanfaatkan gedung sekolah yang sudah lama dibangun.

Anehnya lagi walau sudah sekian tahun gedung sekolah dibangun dengan tiga ruangan lengkap dengan segala fasilitas, namun proses belajar mengajar belum dimanfaatkan sebagai mana yang diharapkan warga Perkampungan Kelompok Masyarakat Terasing Kampung Baru, Desa Sungai Buluh, kecamatan Singkep Barat, Kabupaten Lingga, lebih uniknya lagi keberadaan Gedung sekolah ini seakan-akan tidak diketahaui pihak Pemkab Lingga.

Indra Kardai dan Akuang, wali murid yang anaknya sekolah di wilayah itu mengatakan, dari hari berganti bulan bahkan berganti tahun, tak pernah muncul dari Dinas Pendidikan untuk kegiatan belajar mengajar di sekolah itu.

Mereka sangat berharap gedung sekolah yang tidak jauh di tempatnya dapat dimanfaatkan, apa lagi dengan keadaan anak-anak mereka yang ingin mendapatkan ilmu di bangku sekolah.

“Selama ini anak-anak menempuh perjalanan memakan waktu 30 menit hingga 35 menit. Apa lagi mengikut jalan raya lalu lintas kederaan yang begitu banyak, terkadang kekhawatiran akan terhadap anak-anak kami dalam perjalanan,” kata Akuang, kemarin.

Tidak jauh beda dengan Akuang, Indra Kardi mengatakan, gedung sekolah SDN yang begitu indah dan jaraknya dekat dari pemukiman tempat tinggal mereka, kurang lebih dua puluhan meter, justru tidak digunakan buat anak didik yang lumayan banyak. Entah apa penyebabnya gedung sekolah dan tempat TPA yang begitu megah tidak di manfaatkan.

“Sebagai putra daerah, kami berharap kepada bapak Bupati Kabupaten Lingga Alias Wello yang sering disebut Awe sesegera mungkin dapat menanggapi keluhan kami, serta minta diaktifkan guru Taman Pendidikan Alqur’an (TPA),” Pungkasnya.

Terpisah Abdul Gani Atan Leman salah seorang anggota DPRD Kabupaten Lingga lewat via handphone kepada wartawan menjelaskan, “saya sudah kelokasi gedung sekolah PKTM, benar bang info yang disampaikan, dan permasalahan gedung sekolah yang terabaikan sekian tahun ini akan saya bahas di komisi Dewan nanti, akan saya perjuangkan semaksimalnya, agar bangunan yang sudah ada ini tidak dijadikan bangunan yang mubazir.

Lanjutnya, pembangunan gedung sekolah PKTM ini menurut keterangan warga di anggarkan langsung dari Dinas Pendidikan Propinsi dan tidak ada laporan kekabupaten, makanya kami pihak kabupaten tidak mengetahui selama ini kalau ada gedung sekolah yang tidak beraktifitas seperti ini, saya pastikan mulai awal tahun 2018 gedung sekolah ini akan diaktifkan, tegas Abdul Gani Atan Leman. (rm/Taufik)

Komentar

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Check Also

ATB Nunggak Pajak Air Rp39,9 Miliar, DPRD Kepri Desak Pemrov Tagih Utang PT. ATB

TANJUNGPINANG, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Polemik masalah tunggakan pajak PT Adya Tirta Batam (ATB) dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau …

Proyek Pengaspalan Jalan Parit Tegak Senilai Rp 1,8 Miliar Asal jadi

KUNDUR, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Minimnya pengawasan Konsultan pengawas dan TP4D,membuat para kontraktor leluasa mengerjakan proyek asal jadi. Hal …