Home / KEPRI / KARIMUN / Puluhan Rumah Warga Kundur di Landa Banjir
meizu

Puluhan Rumah Warga Kundur di Landa Banjir

KARIMUN, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Kundur Kabupaten Karimun, dalam beberapa hari ini mengakibatkan satu Kelurahan dan dua Desa terendam banjir, Jum’at (2/11/2018) pekan lalu. Banjir yang paling parah berlokasi di Tanjungsari Kelurahan Gadingsari Kecamatan Kundur, ketinggian air yang sebelumnya hanya mencapai lutut  kemarin sudah setinggi pinggang orang dewasa. Akibatnya 45 sampai 60 rumah warga terendam. Sedangkan di Desa Sungai Sebesi dan Desa Sungai Ungar tidak terjadi terendam rumah-rumah warga. Sebab masih sebatas mata kaki sehingga tidak ada yang mengungsi.

Lurah Gading Sari, Bolkya Ayadi kepada wartawan mengatakan, banjir ini disebabkan hujan tak henti-hentinya mengguyur Kundur sejak dua hari ini. Intensitas hujan meningkat pada malam hingga pagi hari. Sehingga aktivitas warga yang menjadi korban banjir jadi terganggu karena rumahnya terendam banjir.

“Banjir kali ini cukup parah. Air hujan bahkan ada yang mencapai tinggi orang dewasa. Banjir paling parah melanda RW 04, Kampung Tanjung Sari Poyo, Kelurahan Gading Sari. Sekitar 45 sampai 60 rumah di daerah itu terendam air, bahkan ketinggian air makin meninggi ketika terjadinya air pasang,” ungkap Bolkya Ayadi.

Ketua Relawan Indonesia (Relindo) Cabang Kabupaten Karimun Zuriantias menjelaskan, pihaknya bersama masyarakat setempat terpaksa mengevakuasi dua keluarga yang rumahnya hampir tenggelam terendam air. Dua keluarga itu terpaksa menumpang di rumah saudara mereka yang kondisinya lebih baik.

“Hampir semua rumah warga terendam banjir. Ketinggian air bervariasi, bagi rumahnya betul-betul terendam banjir terpaksa diungsikan ke rumah keluarga mereka yang lain. Setidaknya, kami mengevakuasi dua keluarga. Sementara, keluarga yang lain masih bertahan di rumah masing-masing,” ungkap pria yang kerap disana Zuren ini.

Kata Zuren, diantara dua keluarga itu, ada satu orang perempuan paruh baya yang dalam keadaan sakit merasa enggan untuk meninggalkan rumahnya. Pihaknya beserta keluarga yang lain akhirnya berhasil membujuk ibu itu untuk pindah sementara waktu ke rumah keluarganya yang lain, sembari menunggu air surut.

Zuren menyebut, proses evakuasi warga hanya menggunakan peralatan seadanya. Pihaknya sudah meminjam perahu karet milik beberapa institusi pemerintah, TNI maupun swasta, namun semua perahu karet yang dimiliki institusi tersebut dalam keadaan rusak atau bocor. Pihaknya berharap, agar ada bantuan perahu karet untuk membantu warga disana.

Selain tak adanya perahu karet dan peralatan SAR lainnya, kata Zuren, hingga kini Pemkab Karimun, seperti Dinas Sosial. Padahal, banjir di daerah itu sudah berlangsung selama dua hari.  Hanya  pihak Kecamatan Kundur dan unsur Pimpinan Kecamatan di sana yang sudah meninjau lokasi.

Dijelaskan, unsur Pimpinan Kecamatan Kundur saat ini sudah mendirikan posko darurat di lokasi banjir. Warga saat ini sangat membutuhkan bantuan makanan, selimut dan kebutuhan mendasar lainnya. Dirinya berharap, agar bantuan dari Pemkab Karimun maupun instansi terkait lainnya segera turun, pintanya.

Penulis : Anggiat Panggabean

 

Check Also

BP Batam Gelar Event Festival Budaya 2018 Berskala Internasional

BATAM, RAKYAT MEDIA-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Batam ke 189, Badan Pengusahaan …

Koran Rakyat Media Kembali Gelar Uji Kompetensi Wartawan di Batam

BATAM, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Koran Umum Rakyat Media kembali menggelar uji kompetensi wartawan (UKW). Kegiatan UKW ini untuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *