Home / KEPRI / KARIMUN / Diduga Sarat Korupsi Kejati dan Polda Kepri Diminta Mengusut Pembangunan Stadion di Kundur Mangkrak
meizu

Diduga Sarat Korupsi Kejati dan Polda Kepri Diminta Mengusut Pembangunan Stadion di Kundur Mangkrak

KUNDUR, RAKYATMEDIAPERS.CO.IDAroma dugaan korupsi terkait proyek pembangunan Stadion Sawang tahap satu terletak di kelurahan sawang, kecamatan Kundur Barat, Kabupaten Karimun yang ditangani Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Kepri tampaknya bakal terungkap. Aparat penegak hukum, seperti Kejaksaan Tinggi (Kejati) dan Direktorat Tindak Pidana Korupsi Polda Kepri, diminta mengusut dugaan penyelewengan terkait proyek tersebut.

Pasalnya, proyek pembangunan Stadion yang menelan anggaran sebesar Rp.9.790.984.000,00 bersumber dari APBD Provinsi Kepri tahun 2015, sudah hampir 3 tahun proyek tersebut berjalan hingga saat ini tak kunjung selesai alias mangkrak. Bahkan masyarakat Kundur Barat merasa kecewa karena stadion yang akan digunakan untuk fasilitas olahraga bagi masyaraakat tersebut belum bisa dimanfaatkan.

Progres pembangunan stadion yang ada saat ini diduga kuat tidak sesuai dengan anggaran yang sudah dihabiskan. Hal ini terlihat ketika wartawan Rakyat Media melakukan investigasi ke lokasi lapangan bola di Kundur Tanjungbatu, di lokasi stadion hanya nampak pekerjaan penimbunan tanah lebih kurang 1hektar, batu miring setinggi 1 meter dengan panjang kurang lebih 200 meter, Gawang besi 2 dan papan plang 1, bahkan lokasi stadion yang di timbun sudah berubah menjadi kubangan air dan semak ditumbuhi ilalang .

Dalam LPSE Provinsi Kepri Tahun 2015 sebagai pemenang lelang adalah PT.REKA KONSTRUKSI yang beralamat di Jalan Sultan M Mansyur Palembang Sumatera Selatan. Namun dalam pelaksanaan dilapangan, oleh kontraktor pemenang tender proyek tersebut di subkan kepada Indra salah seorang Kontraktor ternama di Tanjung Batu.

Kepada wartawan media ini, Indra mengatakan bahwa anggaran untuk pembangunan Stadion Sawang Tahap 1 tidak sepenuhnya dianggarkan dari hasil lelang di LPSE. ” itu sudah sesuai pembangunannya dengan anggaran yang ada di kontrak yang kita kerjakan” tuturnya.

Demikian juga halnya yang dikatakan Anggota DPRD PROV.KEPRI, Ery Suandi ” anggaran yang dipakai untuk pembangunan Stadion sawang itu tak sepenuhnya dicairkan, karna pada saat itu daerah kita Defisit anggaran, kalau tak salah hanya 5 Milyar yang dicair kan untuk kegitan itu” tutur Ery Suandi kepada wartawan Rakyat Media saat dikonfirmasi melalui hp selulernya.

Disisi lain beberapa orang warga sawang yang tinggal tak jauh dari lokasi stadion mengatakan , sangat merasa kecewa dengan pembangunan yang ada ” percuma aja dibangun stadion ini pak kalau tidak bisa digunakan, menurut masyarakat setempat ditaksir proyek itu hanya menghabiskan anggaran sekitar Rp 2 miliar, kalau seperti ini  bangunan yang dikerjakan bisa jadi sebagian anggarannya sudah di korupsi, makanya tak selesai juga stadion ini” tutur salah seorang warga.

Sampai berita ini diturunkan, PPTK Kegiatan tersebut dari Dinas PU Provinsi Kepri dan konsultan proyek belum dapat ditemui atau dikonfirmasi. Guna informasi yang  akurat berapa sebenarnya besaran anggaran yang digunakan untuk proyek pembangunan Stadion Sawang yang hingga saat ini masih mangkrak

Oleh karena itu masyarakat setempat, mendesak Polda dan Kejati Kepri segera mengusut penggunaan anggaran proyek tersebut. Karena  diduga kuat tidak sesuai anggaran yang dikucurkan dengan hasil pekerjaan yang dilaksanakan kontraktor. Ironisnya lagi, sampai saat ini proyek pembangunan stadion yang sudah menelaan anggaaran cukup besar itu tidak bisa dimanfatkan.(red/gabe)

Check Also

Diminta Kejaksaan Tinggi Kepri : Usut Proyek “ Fiktif “ Dinas Perkimtan Kota Batam

BATAM, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Proyek jalan semenisasi di lingkungan perumahan wilayah kota Batam yang setiap tahun dilaksanakan oleh …

Ketua LSM Kodat 86 Tain Komari : Penyelewengan APBD Bintan Rp 1,7 Miliar “Jelas Itu Korupsi “

BINTAN, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Kasus dugaan korupsi terkait penyelewengan anggaran belanja barang dan jasa makanan dan minum di …