Home / KEPRI / BINTAN / Pekerja Stadion Olahraga Busung Tagih Gaji
meizu

Pekerja Stadion Olahraga Busung Tagih Gaji

BINTAN, RMNEWS.CO.ID-Pembangunan Stadion Olahraga di Desa Busung, Kecamatan Serikuala Lobam, Bintan Kabupaten Bintan, yang menelan anggaran sebesar Rp10,7 miliar tahun 2017 lalu, meninggalkan catatan hitam yakni permasalahan dengan para pekerjanya. Sebab sudah lebih dari dua bulan hak pekerja yang harusnya dibayar belum kunjung diselesaikan oleh pihak kontraktor.

Pekerja tersebut menagih gaji yang tidak dibayar kontraktor. Salah satu pekerja mengatakan sebanyak 30 pekerja yang belum mendapatkan gaji dari kontraktor PT Surya Gemilang.

Lanjutnya, pekerjaan pembangunan stadion tersebut sudah selesai dikerjakan pada tanggal 27 Desember 2017 lalu, namun karena ada penambahan pekerjaan yang belum selesai maka dilanjutkan pada 28 Desember 2017 sampai 12 Januari 2018. “Dari pekerjaan tambahan itulah, kami belum mendapatkan gaji,” ucapnya.

Menurutnya, 30 orang pekerja yang belum menerima haknya terdiri dari 10 orang tukang dan 20 orang helper. Ia menjelaskan, gaji tukang Rp 100 Ribu per hari sedangkan gaji helper Rp 90 Ribu per hari. “Kalau ditotal sama lembur satu tukang mendapatkan gaji Rp 2,2 Juta, sedangkan helper mendapat gaji Rp 1,95 Juta,” ucapnya.

Dihari yang sama juga Jaka, menyampaikan, terkait penyelesaian hak para pekerja yang sudah banting tulang menyelesaikan pekerjaan di Stadion Olahraga tersebut, sudah beberapa kali dijanjikan oleh pihak kontraktor. Namun, hingga lebih dari dua bulan, apa yang dijanjikan, hingga pertengahan Februari 2018 tidak kunjung dibayarkan.

“Kita sudah beberapa kali dijanjikan, tapi karena sudah terlalu lama, maka kami menuntut agar permasalahan ini segera diselesaikan. Dengan memasang spanduk bertuliskan meminta Bupati Bintan untuk memperhatikan nasib kami,” ungkap Jaka.

Terpisah, Bupati Bintan Apri Sujadi saat dikonfirmasi wartawan perihal para pekerja belum menerima upah dari kontraktor atas proyek Pemerintah Stadion Olahraga di Lobam, mengatakan bahwa dirinya akan menindak dengan tegas setiap kontraktor yang mengerjakan pembangunan proyek pemerintah apabila tidak menyelesaikan kewajibannya kepada para pekerja.

“Apabila ditemukan pihak kontraktor yang mengerjakan proyek pemerintah namun melalaikan kewajibannya kepada para pekerja, tentu kita akan tindak tegas,” ucapnya, Sabtu (17/2) kemarin.

Sementara itu, Kabid Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kabupaten Bintan Bayu Wicaksono mengatakan, bahwa terkait permasalahan para pekerja yang belum menerima upah dari pihak kontraktor atas pembangunan Stadion Olahraga di Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam, pihak Dinas Perkim Bintan akan melakukan beberapa langkah terkini, diantaranya akan segera memanggil kontraktor guna memediasi masalah ini dengan para pekerja.

“Pada dasarnya kewajiban Pemerintah Kabupaten Bintan atas pembiayaan pelaksana pembangunan gedung stadion olahraga telah dilaksanakan serta masalah gaji para pekerja adalah tanggungjawab pelaksana. Namun, kita akan melakukan upaya mediasi antara pihak pekerja dan kontraktor pelaksana guna penyelesaian bisa terselesaikan secepatnya,” ujarnya. (rm/san)

Check Also

BP Batam Gelar Event Festival Budaya 2018 Berskala Internasional

BATAM, RAKYAT MEDIA-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Batam ke 189, Badan Pengusahaan …

Koran Rakyat Media Kembali Gelar Uji Kompetensi Wartawan di Batam

BATAM, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Koran Umum Rakyat Media kembali menggelar uji kompetensi wartawan (UKW). Kegiatan UKW ini untuk …