Home / KEPRI / BINTAN / Pelabuhan Internasional Tanjung Berakit Bintan Terbengkalai, Puluhan Miliar Dana APBN Mubajir
meizu

Pelabuhan Internasional Tanjung Berakit Bintan Terbengkalai, Puluhan Miliar Dana APBN Mubajir

BINTAN, RMNEWS.CO.ID-Pemerintah Pusat telah mengucurkan anggaran puluhan miliar untuk Pelabuhan Internasional di Desa Tanjung Berakit Kecamatan Teluk Sebong Kabupaten Bintan. Celakanya pembangunan itu menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara yang menghabiskan dana Senilai puluhan miliar rupiah, kini terbengkalai begitu saja serta Pelabuhan tak kunjung beroperasi.

Anehnya, Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bintan justru meminta anggaran lagi dalam bentuk subsidi.

Kepala Dishub Bintan, Yandrisah membenarkan bahwa pihaknya sedang mengajukan anggaran lagi kepada Kementerian Perhubungan untuk memberikan subsidi bagi pembukaan pelayaran jurusan Berakit-Johor, pulang pergi (PP). Dia beralasan subsidi ini akan digunakan untuk meningkatkan kunjungan wisatawan mancanegara (wisman), khususnya dari Malaysia. Pasalnya, banyak perusahaan pelayaran yang tidak siap untuk melayari rute Berakit-Johor.

“Setidaknya subsidi pelayarannya dua kali sebulan PP agar wisatawan dari Malaysia yang berkunjung ke Bintan meningkat, khususnya ke kawasan pariwisata Pantai Trikora,” ujar Yandrisah kepada wartawan, Senin (29/1) lalu.

Yandrisah menjelaskan alasan perusahaan pelayaran tidak sanggup melayari rute Berakit-Johor, yakni takut merugi. Pelayaran tak berani berspekulasi, apalagi kalau tidak ada penumpang yang berangkat dari Johor menuju Berakit.

Terpisah, seorang warga bernama Edi mengatakan, pelabuhan itu sudah seperti rumah hantu, bangunan banyak yang hancur, berserakan tanpa ada petugas yang membersihkan. Ia pun menyayangkan bangunan itu menyerap anggaran miliaran itu hancur begitu saja.

Ia menilai Pemerintah daerah tutup mata dengan hancurnya sejumlah banguan pelabuhan itu.Ini aset puluhan miliar tidak ada yang jaga sehingga hancur begitu saja. Sayangnya, aparat penegak hukum di Kepulauan Riau terkesan acuh.

Jangankan penyidikan, penyelidikan hingga kini pun belum terdengar. Beberapa kali dikonfirmasi, jajaran Kejaksaan Tinggi Kepri bungkam.

Pelabuhan yang dibangun di Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong, Kabupaten Bintan Kepri hingga kini belum juga bisa beroperasi. Penyebabnya alur laut yang masih dangkal sehingga tak dapat kapal merapat ke ponton.

Tak ada kapal yang merapat di pelabuhan ini. Aktivitas seperti hilir mudik pegawai dan buruh pelabuhan pun tak terlihat. Beberapa warga hanya memanfaatkan kawasan ini untuk tempat memancing ikan, keluh warga.

EDITOR : MUHAMMAD IKHSAN

Check Also

BP Batam Gelar Event Festival Budaya 2018 Berskala Internasional

BATAM, RAKYAT MEDIA-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Batam ke 189, Badan Pengusahaan …

Koran Rakyat Media Kembali Gelar Uji Kompetensi Wartawan di Batam

BATAM, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Koran Umum Rakyat Media kembali menggelar uji kompetensi wartawan (UKW). Kegiatan UKW ini untuk …