Home / KEPRI / BATAM / Anggaran Sudah Kucurkan Cukup Besar Bangun Drainase : SMP Negeri 28 Botania Masih Kebanjiran?
meizu

Anggaran Sudah Kucurkan Cukup Besar Bangun Drainase : SMP Negeri 28 Botania Masih Kebanjiran?

BOTANIA, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Akibat pembangunan drainasi yang disebut sebut dikerjakan asal jadi, lokasi Sekolah SMP Negeri 28 yang berlokasi di Botania jika hujan masih tergenang banjit. Padahal pemerintah sudah mengucurkan anggaran untuk pembangunan drainase di kawasan itu. Namun karena pembangunan proyek drainasi itu dinilai tidak sesuai ketentuan maka kkena hujan sebentar langsung banjir.

Seperti halnya, saat turun hujan pada Jum’at (9/11/2018) lalu. membuat SMP Negeri 28 tergenang air hampir sebatas betis orang dewasa, akibatnya sehingga kegiatan belajar mengajar terganggu. Untuk mengatasi banjir tersebut pihak Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Batam berencana mengambil inisiatip dan kembali menyiapkan anggaran untuk revitalisasi SMPN 28 Batam pada 2019 mendatang.

Untuk tahap awal, Disdik akan membangun tanggul penutup di depan sekolah. Ini dilakukan karena khawatir ujian semester yang akan berlangsung Desember terganggu.“Kami cemas karena sebentar lagi ujian semester. Makanya harus kita cari solusi dalam waktu singkat,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kota Batam, Hendri Arulan, Sabtu (10/11/2018).

Menurut Hendri, permasalahan banjir bukan hanya permasalahan Disdik. Semua harus terlibat untuk perbaikan lingkungan sekolah. Pasalnya, banjir yang terjadi kerap disebabkan oleh tumpukan sampah yang menyumbat drainase pembuangan air. Karena lokasi SMPN 28 berada di dataran cekung, maka sekolah sering jadi korban melubernya air hujan.

“Kami sudah koordinasi dengan sekolah dan kelurahan. Intinya bagaimana sampah itu bisa diangkat dulu. Kita juga akan turun ke lapangan, untuk mencari sumber sumbatan sampah. Mau kita laporkan ke Dinas Bina Marga supaya diangkat,” paparnya.

Hendri menjelaskan, permasalahan genangan yang terjadi pada Jumat lalu, tidak separah sebelum-sebelumnya. Saat hujan, sekolah mengaku lupa menutup lubang pembuangan air yang arahnya ke kelas. Di sanalah mulai genangan meluber sampai kelas.“Jika aliran lancar, maka yakin sekolah akan aman dari banjir. Apalagi jika intensitas hujan tidak terlalu deras,” jelasnya.

Disdik menghimbau, agar seluruh elemen bisa bergerak atau setidaknya menjaga lingkungan agar tidak membuang sampah sembarangan yang bisa menyebabkan banjir.

Terpisah, Kepala Dinas Binamarga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) kota Batam Yumasnur mengatakan kondisi sekolah memang rendah, sehingga saat debit air meningkat sekolah akan terdampak dari luapan air. Solusi yang bisa dilakukan hanya menormalisasi parit agar aliran air lancar saat hujan melanda Batam.“kami akan turunkan alat berat untuk menormalisasi parit serta mengantisipasi terjadi banjir,” kata Yumasnur, Sabtu (10/11/2018).

Kondisi sekolah yang rendah menjadi penyebab air dengan mudah masuk ke pekarangan sekolah. Kendati demikian normalisasi ini setidaknya bisa mengurangi dampak terhadap sekolah.“Ya, saat ini hanya itu solusinya. Dan saya juga meminta peran serta dari semua warga untuk ikut mencegah terjadinya banjir ini. Tolonglah jangan buang sampah ke drainase, itu akan menyumbat aliran air, yang menyebabkan banjir di sekolah itu,” imbuh Yumasnur.

Editor : Muhammad Ikhsan

Check Also

BP Batam Gelar Event Festival Budaya 2018 Berskala Internasional

BATAM, RAKYAT MEDIA-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Batam ke 189, Badan Pengusahaan …

Koran Rakyat Media Kembali Gelar Uji Kompetensi Wartawan di Batam

BATAM, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Koran Umum Rakyat Media kembali menggelar uji kompetensi wartawan (UKW). Kegiatan UKW ini untuk …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *