Home / KEPRI / BATAM / Masyarakat Jangan Salah Memilih Calon Wakil Rakyat 2019
meizu

Masyarakat Jangan Salah Memilih Calon Wakil Rakyat 2019

Tahun 2019 sudah di depan mata. Perhelatan besar segera digelar.  Pemilihan umum (Pemilu) anggota DPR, DPRD, DPD, dan Presiden jika tidak ada aral melintang akan dilaksanakan pada tanggal 17 April 2019. Maka tahapan demi tahapan telah, sedang dan akan dilaksanakan oleh para penyelenggara yang ditunjuk oleh negara.

Berbagai aturan main dan perundang-undangan pun sudah pula disiapkan sedemikian rupa agar semua berjalan degan baik. Ending-nya, publik berharap agar terpilih para calon wakil rakyat di perlemen yang berkualitas sehingga diharapkan dapat memperjuangan kepentingan rakyat.

Pelaksanaan Pemilu memang masih 9 bulan lagi, namun pemandangan di sekitar kita sudah mulai terlihat, berbagai spanduk, banner, baliho, para calon yang akan maju sudah mulai bertebaran di sudut-sudut kota untuk menarik simpati masyarakat. Meski spanduk, banner dan baliho yang dipasang masih sebatas berbagai ucapan selamat. Namun masyarakat sudah mengerti maksud dan tujuan pemasangan spanduk, banner dan baleho tersebut. Setiap calon memasang fotonya dengan background Pemimimpin Partainya masing-masing.

Dengan banyaknya pilihan tersebut, tentunya masyarakat dituntut untuk jeli, bijak dan berpikir matang dalam memilih calon wakil rakyat yang akan diamanahkan sebagai wakil rakyat. Mengapa demikian ? Karena pilihan masyarakat dalam Pemilu Legislatif adalah persoalan serius dalam menentukan nasib masyarakat itu sendiri setidaknya untuk jangka waktu 5 tahun kedepan.

Kita semua tahu bahwa perhelatan pemilu adalah merupakan bagian dari manipestasi kedaulatan rakyat yang diselenggarakan dengan menggunakan biaya yang cukup besar. Sangat disayangkan apabila hasil dari pelaksanaan Pemilu Legislatif hanya mampu menghasilkan wakil-wakil rakyat yang tidak bisa berbuat untuk kepentingan rakyatnya.

Salah memilih berarti kita telah menyia-nyiakan kesempatan untuk sebuah perbaikan kehidupan dimasa yang akan datang, kehidupan masyarakat sesuai dengan yang dicita-citakan. Oleh sebab itu, upaya mendorong masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya dalam Pemilu April 2019 mendatang perlu di dengungkan jauh jauh hari oleh berbagai kalangan, agar masyarakat tidak salah memilih.

Sudah jadi rahasia umum bahkan orang yang paling bodoh di negeri ini pun tahu bahwa duduk di kursi dewan menyenangkan. Siapa yang tidak tergiur dengan popularitas lebel sebagai wakil rakyat?. Siapa yang tidak terlena dengan tunjangan dan gaji yang tinggi?. Kita yang memilih mereka sebagai wakil rakyat, apakah sudah tahu persis siapa mereka?. Dan apakah mereka yang kita pilih juga tahu apa yang harus mereka lakukan setelah terpilih?.

Inilah salah satu jenis caleg paling umum yang sering kita temui di daerah kita. Tipe caleg seperti ini kebanyakan lahir dari kalangan pengusaha. Mereka adalah caleg yang mengandalkan uang sebagai modal dukungan untuk mencari simpati rakyat, tipe caleg seperti ini biasanya menghambur hamburkan uang di daerah pemilihannya.

Uang dimasukan ke dalam amplop lalu dibagi bagikan oleh tim suksesnya. Selain uang tentunya mereka juga hobby bagikan kaos, kain sarung dan sebagainya. Inilah calleg pencentus istilah “Serangan Pajar”.Disinilah masyarakat harus benar-benar cerdas dan jeli untuk mengetahui tujuan para caleg yang akan dipilih. Masyarakat harus bisa melihat calon wakilnya yang benar-benar mempunyai integritas dan moralitas yang teruji.

Ada tiga tujuan berbeda yang dibawa para caleg. Itu perlu dicermati oleh masyarakat untuk bekal sebagai pemilih. Pertama, para caleg menjadikan posisi wakil rakyat sebagai ladang untuk menambah pundi-pundi mata pencaharian. Kedua, para caleg menjadikan jabatan wakil rakyat demi mengejar gengsi. Ketiga, caleg yang mengedepankan kepentingan pribadi ketimbang kepentingan masyarakat.

Masyarakat harus jeli memilih calon wakil rakyat yang memiliki motivasi dan tujuan ingin cari kaya, punya puluhan rumah, mobil mewah, dan selingkuhan di mana-mana. Tentunya kita tidak menginginkan wakil rakyat yang memiliki motivasi dan tujuan seperti di atas? Oleh karena itu, masyarakat harus cerdas dan jeli dalam memilih calon wakil rakyat untuk mewujudkan wakil rakyat yang berkualitas.

Harapan masyarakat, siapapun yang terpilih menjadi anggota dewan nantinya, dari partai manapun asalnya, ia harus mampu mmenjalankan peran dan fungsi sebagai dewan dengan baik, harus adil, amanah, jujur, bermoral, berkualitas, mampu membela kepentingan masyarakat dan memperjuangkan hak masyarakat.***

Penulis : Mawardi (Pemimpin Redaksi Koran Rakyat Media)

 

 

Check Also

BP Batam Gelar Event Festival Budaya 2018 Berskala Internasional

BATAM, RAKYAT MEDIA-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Batam ke 189, Badan Pengusahaan …

Koran Rakyat Media Kembali Gelar Uji Kompetensi Wartawan di Batam

BATAM, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Koran Umum Rakyat Media kembali menggelar uji kompetensi wartawan (UKW). Kegiatan UKW ini untuk …