Home / KEPRI / BATAM / Proyek Semenisasi Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertamanan Kota Batam Dikerjakan Asal Jadi
meizu

Proyek Semenisasi Dinas Perumahan, Permukiman dan Pertamanan Kota Batam Dikerjakan Asal Jadi

BATAM, RAKYATmediapers.co.id-Aroma adanya permainan kongkalikong terkait pelaksanaan proyek pada tahun 2018 di Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan Kota Batam bakal menguap. Pasalnya, instansi yang dipimpin Yudi sebagai Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan Kota Batam belakangan ini kerap menjadi sorotan publik.

Sedikitnya ada ratusan paket kegiatan pelaksanaan proyek pembangunan jalan semenisasi/Paving blok di komplek perumahan penduduk yang tersebar di setiap kelurahan, 12 Kecamatan Kota Batam baik proyek yang dilaksanakan melalui proses lelang maupun penunjukan langsung (PL) dengan dana bersumber dari anggaran APBD Kota Batam tahun 2018 diduga kuat sarat penyimpangan dan terindikasi Kolusi, Korupsi dan Nepotisme (KKN).

Sumber di internal Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan Kota Batam kepada Koran Rakyat media mengungkapkan, dugaan adanya permainan dan kongkalikong antara oknum Dinas perumahan rakyat, permukiman dan pertamanan dengan kontraktor pemenang lelang.

Dimana dalam pelaksaanaan proses lelang  paket proyek, berdasarkan informasi yang berkembang dilapangan, selain dugaan kongkalikong antara panitia lelang dan kontraktor tertentu yang menjadi sorotan publik, kontraktor yang memenangkan tender proyek di instansi ini disebut sebut wajib menyetorkan uang fee dimuka 10 hingga 12 persen dari nilai proyek.

Tak hanya itu, kontraktor yang mendapat proyek juga kontraktor yang punya hubungan dekat dengan oknum Kabid berinisial AG.“ Umumnya kontraktor pemenang tender punya hubungan baik dengan salah seorang oknum Kabid berinisial AG, semua yang ngatur soal proyek di dinas Perkimtan oknum  AG, semua proyek yang ngatur oknum AG, kontraktor yang dapat proyek setiap tahun itu itu juga, bahkan ada kontraktor yang mendapat proyek 3 sampai 4 paket, kontraktor ini tidak lain temannya oknum AG,”ungkap sumber yang minta tidak disebutkan namanya dalam berita ini.

Sumber itu mengungkapkan, oknum AG sudah cukup lama menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid), sebelumnya ketika dinas tersebut masih dibawah dinas Tata Kota, oknum AG sudah menangani berbagai proyek. Maka jangan heran, kalau kontraktor yang mendapat proyek di Dinas perkimtan Kota Batam umumnya adalah pemborong yang sudah kenal dekat dengan oknum AG, meskipun kontraktor tersebut kinerjanya sangat jelek dan bobrok, kata sumber itu lagi

selain isu KKN dan kongkalikong dalam pelaksanaan proyek pada tahun 2017 yang dialamatkan pada oknum AG, kualitas pekerjaan proyek dibawah pengawasan AG juga menjadi sorotan masyarakat. Terutama, kualitas matrial seperti besi beton yang dipakai kabarnya tidak sesuai ukuran, begitu juga kualitas campuran semen cor yang dipakai kabarnya dibawah standar lebih banyak pasir dari pada semen.

Akhirnya banyak pekerjaan proyek pembangunan jalan/paving blok yang sudah selesai dikerjakan disejumlah lokasi belum satu tahun proyek tersebut selesai sudah hancur. Bahkan parahnya lagi, ada pembangunan jalan semen/paving blok kondisinya bergelombang dan tidak rata ini disebabkan karena pekerjaan kontraktor dilakukan asal jadi, ujar sumber itu.

Informasi yang diterima media ini pekerjaan proyek yang kondisinya dinilai asal jadi, tak hanya pada kegiatan proyek tahun 2018 saja. Tapi pelaksanaan proyek tahun 2017 yang ditangani oknum AG banyak yang bermasalah dan dikerjakan secara asal asalan alias amburadul,ungkap sumber

Data diperoleh koran Rakyat Media menyebutkan, proyek yang dikerjakan asal jadi dan diduga kuat tidak sesuai spesifikasi teknik, pembangunan jalan/paving blok di Perumahan Pondok Pertiwi 1, Sungai Harapan, jalan semenisasi Perumahan Sungai Pelunggut 1 Sagulung senilai Rp535 juta, jalan semen/paving Lingkungan permukiman Kelurahan Sungai Lekop 2 senilai Rp436 juta dan jalan semen/paving Lingkungan Permukiman, Kelurahan Sungai langkai 4 Sagulung senilai Rp559 juta.

Selain itu, pembangunan jalan Perumahan Lingkungan Batu Selicin, Kecamatan Lubuk senilai Rp539 juta, pembangunan jalan semen/paving lingkungan perumahan Kelurahan Sungai Pelunggut 1 senilai Rp535 juta, pembangunan jalan semen/paving lingkungan Perumahan Sei Pelunggut 2, Kecamatan Sagulung senilai Rp531 Juta dan pembangunan jalan semen/paving lingkungan permukiman Kelurahan sei Pelunggut 2 RT.02.RW.011 dan RW.013 senilai Rp 436,7 juta.

Selain itu, proyek pembangunan jalan semen/paving dilingkungan permukiman Griya Permata RW.10, RW.13. RW.14 dan RW.15 Sei Langkai 2 Kecamatan Sagulung senilai Rp757,72 Juta, jalan semen/paving lingkungan permukiman Prum Anggara RW.12, Kel Sagulung Kota sebesar Rp661,55 Juta, jalan lingkungan Perumahan Taman Baloi Marchelia Blok A dan B mRT.01 dan RT.02, permukiman Perumahan Wisma Buana Indah RT.01.RW.10 dan Perumahan Cemara garden senilai Rp2 Miliar.

Kemudian pembangunan jalan semen/paving perumahan Sei. Panas 2 perumahan badar Sri Mas RT.01, RW.012 di Kecamatan batam Kota senilai Rp 387,63 Juta, jalan lingkungan perumahan Sei Pelunggut 3, Kecamatan Sagulung, RT.03/RW.10 Kavling mandiri, RW.11 Kavling Kamboja, Kav mandiri RW.12, Kav Kamboja RW.13, Kav Flamboyan RW.14 senilai Rp 373 Juta, jalan semen/paving blok Windsor Kelurahan Lubuk Baja sebesar Rp 929,77 juta.

Pembangunan jalan semen/paving lingkungan Perumahan Baloi Permai, Kecamatan batam Kota, Perumahan Legenda Malaka Blok I RW.05.RW.04 dan Perumahan Legenda Bali Jalan Masjid Al-Kaffah sepanjang 300 meter  senilai Rp 1,5 miliar dikerjakan oleh CV Hathan Mandiri Sejahtera, jalan semen/paving Bengkong Harapan senilai Rp 368 juta, jalan semen/paving Kavling Bida Kabil senilai Rp 388 juta dan jalan semen/paving blok

Selanjutnya pembangunan jalan semen/paving lingkungan Perumahan Kelurahan Sei Binti, Kecamatan Sagulung  senilai Rp 979,04 juta, jalan semen/paving Taman Raya Tahap 2 Blok CU Kel Belian, kecamatan Batam Kota senilai Rp 359,2 juta, jalan semen/paving lingkungan Perumahan Windsor Park RT.04 RW.09 Kel. Lubuk Baja senilai Rp 358,94 juta dan jalan semen/paving lingkungan Perumahan Taman Raya Tahap 4 RW.42, Kel. Belian, Kecamatan Batam Kota senilai Rp 54,8 juta.

Dari sejumlah proyek jalan semen/paving milik Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan di Kota Batam, yang ditangani oknum AG, dilokasi proyek tersebut sama sekali tidak menggunakan papan plang proyek. Diduga hal ini dilakukan untuk mengelabui masyarakat karena indintitas proyek yang dibangun pemerintah berapa nilai proyek, volume pekerjaan, siapa kontraktor pelaksana dan sumber dana yang digunakan tidak diketahui sehingga mudah untuk melakukan penyimpangan.

Kejanggalan lain, sejumlah proyek Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan yang saat ini dalam proses pengerjaan tiap tahun dimonopoli oknum anggota Dewan,”Saya tak bisa sebutkan nama oknumnya, tapi itu bukan rahasia umum lagi, memang serba susah, tak diakomodir mereka bisa berbuat apa saja karena fungsi anggota dewan adalah pembuat anggaran, legislasi dan pengawasan, mereka punya wewenang,’ungkap sumber

Plt Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Permukiman dan Pertamanan Kota Batam Yudi, ketika dikonfirmasi Jumat (3/8/2018) melalui ponselnya tak mau banyak komentar hanya mengatakan.”Nanti saya cek dulu, apa penyebabnya,”ujar Yudi singkat Demikian juga Sementara oknum AG selaku Kepala Bidang yang menangani proyek tersebut beberapa kali ketika hendak ditemui awak media ini untuk konfirmasi terkait  pelaksanaan proyek yang diduga kuat terindikasi kongkalikong dan sarat KKN, juga sampai berita ini naik cetak belum berhasil dikonfirmasi.

Editor : Mawardi

Komentar

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Check Also

Irjen Pol Andap Budhi Revianto Kapolda Kepri yang Baru

BATAM, RAKYAT MEDIA-Irjen Pol Andap Budhi Revianto, S.I.K bakal segera menggantikan Irjen Pol Didid Widjanardi …

Kadis Pariwisata Buralimar Apresiasi Pelaksanaan FPM

ANAMBAS, RAKYAT MEDIA-Dinas Pariwisata (Dispar) Provinsi Kepulauan Riau (Prov.Kepri), Buralimar menyampaikan apresiasinya  terhadap pelaksanaan Festival …