Home / KEPRI / BATAM / Intruksi Kapolda Berantas Judi Gelper Hanya Isapan Jempol Belaka
meizu

Intruksi Kapolda Berantas Judi Gelper Hanya Isapan Jempol Belaka

BATAM, RMNEWS.CO.ID-Masih terngiang diteliga bahwa Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Widjanardi, beberapa bulan lalu menegaskan Polisi tidak mentolerir apapun bentuk perjudian di Kota Batam. Dirinya akan menindak tegas segala bentuk perjudian. Hal itu disampaikan Kapolda saat menggelar ekspos pasca Satreskrim Polresta Barelang menggrebek tempat perjudian di dua tempat berbeda, Rabu (18/4/2018) silam.

Fakta yang kemudian terjadi dan terus berlangsung hingga kini. Ternyata perjudian dalam bentuk dan modus berbeda masih marak dipraktekan oleh pelaku usaha dunia hiburan dikota Batam. Sulit untuk menyangkal bahwa disejumlah hotel, tempat hiburan, KTV, billiard Center hingga ruko ruko. Perjudian masih eksis dengan wujud dan modus yang beragam.

Salah satunya billiard Centre, Pub & KTV  misalnya. Dalam penelusuran media ini. Dalam ragam jasa yang disediakan, tempat hiburan yang dulu dikenal sebagai diskotik itu kini telah berubah menjadi lokalisasi perjudian dalam bentuk permainan doraemon, buah-buahan serta rolet.

Salah seorang warga yang sedang main gelper dilokasi Billiard Center mengatakan, permainan yang berbentuk judi di sini, bukan hanya gelper saja. Sedangkan untuk permainan judi bola juga ada diatas, apalagi mainya didalam kamar (VIP).

“Main gelper dibawah ini mas, kalau judi bola diatas. Bila lebih aman mainya dalam kamar (VIP), nanti ada wasitnya yang antar kupon, baru kita pilih lah no yang mau keluar,”ujar sumber sambil memainkan mesin gelpernya.

untuk menyikapi hal tersebut beberapa tokoh masyarakat kota Batam, menyatakan  apapun bentuknya judi dilarang di negeri ini. “Judi dalam bentuk apapun harus ditutup maupun itu judi dalam bentuk gelper ataupun judi bola,  harus di tutup” tegasnya kepada media ini.

Lebih lanjut tokoh masyarakat mengkritik statement Kapolda yang mengatakan, menutup segala perjudian gelper dan judi bola. Menurutnya pernyataan itu hanyalah lips service, isapan jempol belaka.

“Kalau polisi mau menangkap ya tinggal bawa pasukan. Tinggal grebek kok,“ ucapnya dengan nada kesal. Ini ada apa dengan penegak hukum di Batam. Judi Biliard centre didepan mata, malah membiarkan perjudian terjadi, pungkasnya heran. (rm/san)

 

 

 

Check Also

BP Batam Gelar Event Festival Budaya 2018 Berskala Internasional

BATAM, RAKYAT MEDIA-Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Batam ke 189, Badan Pengusahaan …

Koran Rakyat Media Kembali Gelar Uji Kompetensi Wartawan di Batam

BATAM, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Koran Umum Rakyat Media kembali menggelar uji kompetensi wartawan (UKW). Kegiatan UKW ini untuk …