Home / KEPRI / BATAM / Dinas Pendidikan Jadi Donatur Pelantikan LSM PMR Kota Batam
meizu

Dinas Pendidikan Jadi Donatur Pelantikan LSM PMR Kota Batam

BATAM, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Dinas Pendidikan dan Dinas Perhibungan Kota Batam, disebut sebut menjadi donator acara pelantikan LSM Penjaga Marwah Rudi (PMR) yang diwarnai pertunjukan tari erotis di lapangan Engku Putri Batam Centre beberapa hari lalu.

Hal ini terungkap dari pengakuan tersangka Aksa Halatu dan HM alias Bang Muliono saat diperiksa oleh Satuan Reserse dan Kriminal (Sat Reskrim) Polresta Barelang, Kamis (26/4/2018) pecan lalu. Kedua tersangka yang juga sebagai panitia acara mengaku mendapat bantuan dari sejumlah Dinas di Pemko Batam.

Dihadapan penyidik mereka mengaku mendapat dukungan pendanaan dari berbagai pihak, baik swasta maupun pemerintah. Menurut keterangan tersangka kepada penyidik, tersangka mengaku mendapat sumbangan dana (sponsor.red) dari Dinas Pendidikan sebesar Rp 2 Juta dan Dinas Perhubungan Rp 2,5 Juta.

Sementara itu, untuk pihak swasta yang turut membantu acara tersebut, diantaranya, Harbour Bay Rp 3 juta dan Money Change milik pengusaha terkemuka, AT, Rp 3 Juta. Kemudian ada beberapa sumbangan personal dari I sebesar Rp 5 Juta, NV Rp 2 Juta.

Terkait dengan kebenaran informasi tersebut, penasehat hukum tersangka HM, Bambang Yulianto SH, membenarkan. “Memang benar dalam pemeriksaan tersangka HM, ada dua dinas yang memberikan kontribusi, Dinas Pendidikan dan Dinas Perhubungan,” ujarnya.

Dijelaskan Bambang Yulianto, semua yang terlibat dalam agenda pelantikan PMR harus diperiksa, sehingga persoalan ini bisa terbuka Dan para tersangka terkesan hanya Korban. “Biar gamblang dan publik bisa mengetahui duduk persoalannya,” ujarnya.

Ketika disinggung apakah sumbangan itu atas nama institusi atau personal, Bambang Yulianto tidak memastikan. Hanya saja dalam pemeriksaan tersangka mengakui menerima dari keduanya.

“Soal itu atas nama pribadi belum jelas, yang pasti pengakuan tersangka begitu. Dinas Pendidikan dan Dinas Perhubungan yang disebut memberikan kontribusi, masing-masing Rp 2 juta dan Rp 2,5 Juta,” jelas Bambang.

Terpisah, Kepala Dinas Pendidikan dan Dinas Perhubungan hingga berita ini diturunkan, belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait informasi tersebut.

Seperti diberitakan sebelumnya, pelantikan ormas PMR, Sabtu 14 April 2018 lalu, diwarnai dengan pertunjukan tari erotis di Dataran Engku Putri.

Kejadian yang sempat viral di Medsos tersebut lantas mendapat kutukan dari berbagai pihak. Termasuk Majelis Ulama Indonesia (MUI) turut mengecam pertunjukan yang mencoreng nama Batam sebagai Bandar Dunia Madani.

Namun pengurus ormas sebagai penyelenggara, secara resmi sudah meminta maaf kepada publik. Dan menyatakan kegiatan tersebut kekhilafan, dan tidak ada kaitannya dengan nama Walikota Batam. (rm/uk)

Komentar

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Check Also

ATB Nunggak Pajak Air Rp39,9 Miliar, DPRD Kepri Desak Pemrov Tagih Utang PT. ATB

TANJUNGPINANG, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Polemik masalah tunggakan pajak PT Adya Tirta Batam (ATB) dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau …

Proyek Pengaspalan Jalan Parit Tegak Senilai Rp 1,8 Miliar Asal jadi

KUNDUR, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Minimnya pengawasan Konsultan pengawas dan TP4D,membuat para kontraktor leluasa mengerjakan proyek asal jadi. Hal …