Home / KEPRI / BATAM / Sering Memalak dan Melakukan Pungli Kepada Nakhoda : Kapal Kepala Syahbandar Kabil Dibekuk Saber Pungli
meizu

Sering Memalak dan Melakukan Pungli Kepada Nakhoda : Kapal Kepala Syahbandar Kabil Dibekuk Saber Pungli

BATAM, RMNEWS.CO.ID-Tim Saber Pungli Polda Kepri kembali melakukan operasi tangkap tangan di Pelabuhan CPO Kabil, Batam, Jumat (13/4/2018) sore.

Tak tanggung-tanggung, orang yang ditangkap adalah pejabat Kepala Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Pelabuhan CPO Kabil Terino Palapa.

 

Terino dibekuk tim saber sekitar pukul 17.15 WIB, saat menerima setoran dari anak buah kapal yang mengurus dokumen di pelabuhan itu. Selain Terino Palapa, lima ABK yang belum diketahui namanya juga diboyong polisi ke Mapolda Kepri untuk menjalani pemeriksaan

 

Informasi yang dihimpun koran Rakyat Media di Polda Kepri menyebutkan, penangkapan ini berawal dari informasi bahwa kepala syahbandar tersebut sudah sering memalak pihak-pihak yang mengurus dokumen di kantornya.

 

Penangkapan Terino Palapa ini sangat mengagetkan karena ia baru beberapa bulan menjadi Kepala Syahbandar di pelabuhan itu. Mantan Kepala Syahbandar Pelabuhan Terminal CPO Kabil, Mesdi mengaku kaget mendengar penggantinya terjaring OTT pungli.

 

Maklum, selain sama-sama bertugas di KSOP, Mesdi mengatakan bahwa Terino Palapa itru juga sahabatnya.”Tadi saya dapat kabar, kaget. Saya nggak nyangka, bagaimanapun dia sahabat saya,” kata Mesdi kepada wartawan.

 

Operasi tangkap tangan (OTT) di Pelabuhan Terminal CPO Kabil Nongsa Batam, terkait maraknya pungutan liar di kantor tersebut. Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Terino Palapa diduga sering meminta uang kepada pemilik kapal yang akan mengurus dokumen kapal dan melakukan aktifitas di kawasan Pelabuhan Terminal CPO Kabil.

 

Dari tangan Terino, tim Saber Pungli berhasil menyita barang bukti uang tunai jutaan rupiah. Selain Terino, tim Saber Pungli Polda Kepri juga turut membawa lima anak buah kapal yang sedang mengurus dokumen di Kantor KSOP Pelabuhan Terminal CPO Kabil. Saat ini Terino dan 5 ABK tersebut sudah dibawa ke Mapolda Kepri untuk penyelidikan dan pengembangan lebih lanjut.

 

Tim OTT dipimpin AKBP Ponco Indro, Kasubdit Tipikor Direktorat Kriminal Khusus Polda Kepri. Tim yang berjumlah empat personil tersebut menangkap tangan Triono, karena sering meminta uang pelicin olah gerak kapal. Para pemilik kapal diminta sejumlah uang bervariasi antara Rp 5 juta hingga Rp 10 juta.***

EDITOR : MAWARDI

Komentar

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Check Also

ATB Nunggak Pajak Air Rp39,9 Miliar, DPRD Kepri Desak Pemrov Tagih Utang PT. ATB

TANJUNGPINANG, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Polemik masalah tunggakan pajak PT Adya Tirta Batam (ATB) dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau …

Proyek Pengaspalan Jalan Parit Tegak Senilai Rp 1,8 Miliar Asal jadi

KUNDUR, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Minimnya pengawasan Konsultan pengawas dan TP4D,membuat para kontraktor leluasa mengerjakan proyek asal jadi. Hal …