Home / KEPRI / BATAM / Jalan Sei Tamiang Sekupang Rawan Aksi Begal
meizu

Jalan Sei Tamiang Sekupang Rawan Aksi Begal

SEKUPANG, RMNEWS.CO.ID-Aksi begal kembali menghantui pengguna jalan yang melintas di Jalan Pangeran Diponegoro, atau lebih dikenal dengan jalan Sei Tamiang, Sekupang. Bagaimana tidak, dalam sepekan dua aksi begal terjadi di jalan penghubung antara Kecamatan Sekupang dengan Batuaji tersebut.  Setelah dua pedagang seken Aviari, yakni Boy dan Ujang berhasil lolos dari aksi begal, kini giliran Andes, seorang jurnalis di Batam menjadi korban begal, pada Sabtu (17/2/2018) pekan lalu Saat melintas di dekat Hutan Wisata Mata Kucing, Sei Temiang.

Akibatnya, Andes mengalami luka robek diwajah serta luka lebam akibat pukulan benda tumpul di bagian kepala, setelah dianiaya oleh pelaku. Beruntung korban cepat tertolong dan dilarikan ke Rumah Sakit Badan Pengusaha (RSBP) Batam di Sekupang untuk perawatan medis.

Keterangan yang dihimpun, kejadian itu bermula saat Andes seorang diri mengendarai sepeda motor matic setelah dari rumah temannya di Tiban. Saat melintas di sekitar Hutan Mata Kucing, ia tiba-tiba dicegat oleh 7 orang kawanan pelaku yang menaiki tiga sepeda motor.

Tak bisa berkutik, Andes kemudian berjalan pelan karena dipepet pelaku, kemudian salah seorang pelaku langsung menendang korban hingga terjatuh dari sepeda motornya. Beruntung sesaat setelah itu ada pengendara lain yang melintas sehingga pelaku melarikan diri. “Waktu saya naik motor dengan pelan tiba-tiba ada 7 orang pria naik motor langsung menendang motor saya hingga jatuh. Saya pun langsung dikeroyok,” ujar Andes menceritakan belum lama ini.

Ketika dirinya terjatuh, korban pun masih dalam posisi terpojok dan tak bisa berbuat banyak, pasalnya saat itu jumlah kelompok pelaku lebih banyak. Dan korban pun berusaha bangkit untuk kabur. Dalam kondisi terpincang-pincang dan berlumpuran darah Andes berusaha lari sambil berteriak minta tolong kepada warga yang melintas.

“Untung masih ada warga yang peduli sama saya, kalau tidak mungkin saya sudah mati dikeroyok mereka,” ujarnya lagi. Mendengar teriakan Andes, warga pun berupaya menolong. Kemudian aksi kejar-kejaran terhadap kawanan begal pun sempat terjadi di jalan raya kawasan wisata Matakucing tersebut.

Pada saat terjadi aksi kejar-kejaran, dua dari tujuh pelaku yang mengendarai sepeda motor merek Yamaha Mio terpojok dan akhirnya mereka kabur ke Hutan Mata kucing dengan meninggalkan kendaraan mereka di pinggir jalan raya.

Setelah kejadian itu, korban pun langsung melapor ke Mapolsek Sekupang. “Saya berharap agar pelaku secepatnya ditangkap. Pasalnya aksi mereka itu sudah keterlaluan, karna sebelumnya sudah ada 2 orang korbannya,” katanya korban lagi.

Sementara itu, Kapolsek Sekupang, Kompol Oji Fahroji membenarkan bahwasannya ada laporan tersebut. Mendapat laporan dari korban, anggota Polsek Sekupang serta Batuaji langsung menyisir pelaku kejahatan sepanjang jalan itu.

Dalam penyisiran tersebut, anggota pun berhasil mengamankan salah satu sepeda motor Yamaha Mio milik pelaku di pinggir jalan tersebut dan dijadikan barang bukti. “Motor pelaku berhasil kami amankan dipinggir jalan. Dan kami jadikan barang buktinya. Sementara para pelakunya sudah kabur ke hutan saat kami kelokasi,” ujar Kapolsek saat itu.

EDITOR : MAWARDI

Komentar

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Check Also

ATB Nunggak Pajak Air Rp39,9 Miliar, DPRD Kepri Desak Pemrov Tagih Utang PT. ATB

TANJUNGPINANG, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Polemik masalah tunggakan pajak PT Adya Tirta Batam (ATB) dengan Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau …

Proyek Pengaspalan Jalan Parit Tegak Senilai Rp 1,8 Miliar Asal jadi

KUNDUR, RAKYATMEDIAPERS.CO.ID-Minimnya pengawasan Konsultan pengawas dan TP4D,membuat para kontraktor leluasa mengerjakan proyek asal jadi. Hal …