Home / KEPRI / BATAM / SMPN 47 Lakukan Pungli Pada Siswa Bangun Mushola
meizu

SMPN 47 Lakukan Pungli Pada Siswa Bangun Mushola

BATAM CENTER, RAKYAT MEDIA-Kepala Sekolah SMPN 47 Tanjungriau Kecamatan Sekupang diminta harus bertanggungjawab dalam pungutan uang kepada siswa untuk rencana pembangunan mushola di sekolahnya, sejak Tahun 2014 hingga saat ini. Demikian tegas Anggota Komisi IV DPRD Kota Batam, Udin P Sihaloho

 “Saya sebenarnya keberatan berkomentar terkait ini, karena mereka memiliki niat baik dalam pembangunan mushola. Tapi kalau sampai sejauh ini belum diwujudkan, sementara uang dipungut, kami minta pertanggungjawaban Kepala Sekolah. Tentunya mereka tahu siapa yang ditugaskan dalam pungutan ini,” ujar Udin P Sialoho, Rabu (04/10/2017) lalu.

Pungutan yang dilakukan pihak sekolah terhadap siswa tersebut yang rencananya untuk pembangunan mushola di lingkungan sekola, namun hingga kini pembangunan tersebut belum terwujud. Adapun nominalnya yang dipungut terhadap siswa SMPN 47 sejak tahun 2014 – 2017 itu berbeda-beda mulai dari Rp 500 ribu hingga Rp 1 juta per siswa.

“Ketika uang ini sudah dipungut tapi tidak dilakukan pembangunan, ini sudah terjadi pelanggaran. Kami minta aparat hukum bisa bertindak tegas, agar mendapat efek jera, termasuk sekolah-sekolah lainnya,” ujarnya.

Karena, kata Udin lagi, mudus ini sudah sering dilakukan pihak sekolah dan komite dalam pungutan liar di dunia pendidikan Batam. Sekolah harus trasparan dalam menampilkan anggaran belanja dan pendapatan sekolah.

Untuk menindaklanjuti kejadian itu, ia berharap wali murid agar melaporkan langsung ke Komisi IV DPRD Kota Batam, untuk dibahas lebih dalam melalui rapat dengar pendapat (RDP).

Komentar

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Check Also

Calo Merajalela dan Pungli Marak di Kantor Imigrasi Batam

JAKARTA, RMNEWS,CO.ID-Praktik pungutan liar (pungli) dan percaloan masih marak di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus …

Polisi Gerebek Judi Gelper Terbesar di Batam

BATAM, RMNEWS.CO.ID-Penggerebekan lokasi perjudian di Batam, yang dilakukan aparat kepolisian kali ini boleh dikatakan cukup …