Home / KEPRI / BATAM / Ahmad Dahlan dan Agussahiman Terlibat Kasus Korupsi Asuransi BAJ?
meizu

Ahmad Dahlan dan Agussahiman Terlibat Kasus Korupsi Asuransi BAJ?

BATAM CENTRE, RAKYAT MEDIA-Mantan Wali Kota Batam Ahmad Dahlan diperiksa Kejaksaan Tinggi Kepulauan Riau di Tanjungpinang. Tidak saja Dahlah, namun mantan Sekretaris Daerah Agussahiman ikut diperiksa.

Pemeriksaan keduanya terkait asuransi PT Bumi Asih Jaya (BAJ). Penyidik juga mengagendakan pemeriksaan dua tersangka dalam kasus ini, M Syafei dan M Nasihan. Pemeriksaan dilangsungkan di Kantor Kejati Kepri di Tanjungpinang, Kamis 28 September 2017.

Kasus ini melibatkan mantan Kasi Datun Kejari Batam, M Syafei dan pengacara PT BAJ, M Nasihan. Keduanya diduga bersekongkol mengenai dana asuransi PNS Pemko Batam sebesar Rp 55 miliar. Keduanya berperan memindahkan dana di rekening bersama itu ke rekening lain. Diduga kasus ini juga melibatkan Ahmad Dahlan dan Agussahiman.

Kedua tersangka kemudian melakukan penarikan sebanyak 31 kali dana kewajiban PT BAJ dari putusan pengadilan yang pertama kali berdasarkan surat kuasa masing-masing pihak. Menurut Kejati Kepri Yunan keduanya sudah menarik 31 kali uang senilai Rp 51 miliar ke rekening pribadi sejak tahun 2013 hingga 2015.“Sudah 31 kali,” kata dia kepada wartawan beberapa waktu lalu.

Dana tersebut diperuntukkan untuk klaim jaminan hari tua dan tunjangan honorer. Selain itu bisa juga digunakan untuk jaminan kesehatan. Kerja sama antara Pemko dan BAJ tertuang dalam perjanian kerja sama dengan BAJ dengan nomor 03/kontrak/lelang-Sekda/KPA/VII/2007.

Kemudian kerja sama itu terhenti pada tahun 2012 dengan alasan keterbatasan anggaran menyusul BAJ yang mulai mendapat sorotan tidak sehat dalam pengelolaan keuangan.

BAJ sempat digugat oleh OJK dan 2015 resmi dinyatakan pailit. Kemudian gonjang-ganjing dana BAJ ini terus berlanjut dan sempat mengendap. Diduga kasus ini melibatkan sejumlah pejabat di Batam termasuk Ahmad Dahlan dan Agussahiman.

Atas perbuatannya, terang Yunan, tersangka dijerat dengan pasal 3 Jo pasal 8 UU Nomor 21 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan UU Nomor 8 Tahun 2010 pasal 3 tentang Tindak Pidana Pencucian Uang.(rm/red)

Komentar

BERIKAN KOMENTAR ANDA

Check Also

Calo Merajalela dan Pungli Marak di Kantor Imigrasi Batam

JAKARTA, RMNEWS,CO.ID-Praktik pungutan liar (pungli) dan percaloan masih marak di Kantor Imigrasi Kelas I Khusus …

Polisi Gerebek Judi Gelper Terbesar di Batam

BATAM, RMNEWS.CO.ID-Penggerebekan lokasi perjudian di Batam, yang dilakukan aparat kepolisian kali ini boleh dikatakan cukup …